Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Berkelanjutan Kompleks Danau Malili Sulawesi Selatan dengan Menggunakan Pendekatan Multi Dimensional Scaling (MDS) Rahmawati Rahmawati; Jamaluddin Jompa; Budimawan Budimawan; Andi Adri Arief
Juvenil Vol 4, No 3: Agustus (2023)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v4i3.21235

Abstract

ABSTRAKPenurunan fungsi Kompleks Danau Malili merupakan masalah dalam pembangunan yang secara tidak langsung berpengaruh penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia pada masa mendatang, sehingga pengelolaan sumber daya air hendaknya memadukan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Keterpaduan antara dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan adalah wujud dari konsep pengelolaan sumber daya air berkelanjutan. Pengelolaan Kompleks Danau Malili Sulawesi Selatan dapat diukur berdasarkan parameter lingkungan, ekologi dan sosial-ekonomi, dimana masing-masing memiliki nilai indeks rata-rata parameter lingkungan yakni 94,53 dengan status sangat berkelanjutan dengan fokus utama adalah pengelolaan limbah yang sangat baik dari industri pertambangan agar tidak mencemari kawasan danau. Nilai indeks rata-rata untuk pamater ekologi 76,52 dengan status sangat berkelanjutan dan fokus utama adalah pelestarian ikan-ikan endemik yang menjadi ciri khas perairan danau serta nilai indeks rata-rata paraneter sosial-ekonomi yakni 71,55 dengan status cukup berkelanjutan, fokus utama adalah seringnya muncul konflik kepentingan antar stakeholder dalam pemanfaatan potensi danau. Lingkungan yang baik, akan mempengaruhi kelestarian ekologi dan kehidupan ekonomi yang menjamin kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Kompleks Danau Malili, FGD, MDS, lingkungan, ekologi dan sosial-ekonomi.ABSTRACTThe decline in the Complex of Lake Malili's functions poses an indirect yet significant challenge to Indonesia's future economic development. Consequently, the management of water resources should intricately blend economic, social, and environmental dimensions. The integration of these economic, social, and environmental dimensions embodies the essence of the sustainable water resource management concept. The management of the Complex of Lake Malili in South Sulawesi can be evaluated based on environmental, ecological, and socio-economic parameters. Each of these dimensions holds an average index value — environmental parameter stands at 94.53, signifying high sustainability. The primary focus lies in impeccable waste management from mining industries to prevent lake pollution. The average ecological parameter index, at 76.52, suggests highly sustainable status, with a central focus on preserving the endemic fish species that define the lake's waters. Meanwhile, the socio-economic parameter records an average index value of 71.55, indicating moderate sustainability. The main concern here is the frequent emergence of conflicting interests among stakeholders regarding the lake's potential utilization. A conducive environment will undoubtedly influence both ecological preservation and economic vitality, thereby ensuring the community's well-being.Keywords: Complex of Lake Malili, FGD, MDS, environment, ecology, and socio-economic
ANALISIS STRATEGI ADAPTASI PEREMPUAN DALAM KELUARGA MISKIN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PESISIR KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Fitrah Karunia Kitta; Mardiana Ethrawaty Fachry; Jamaluddin Jompa
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i1.421

Abstract

Menurunnya pendapatan nelayan yang disebabkan oleh terjadinya Pandemi Covid-19 menyebabkan terlibatnya istri nelayan dalam aktivitas produktif yang dapat membantu perekonomian keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas produktif keluarga nelayan miskin, strategi adaptasi perempuan dalam keluarga miskin, perubahan sosial yang terjadi dalam keluarga, serta bantuan pemerintah dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi sebagai metode pengumpulan datanya. Adapun teknik keabsahan datanya menggunakan teknik triangulasi dengan tahapan analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa aktivitas produktif rumah tangga nelayan miskin pada perempuan mengalami perubahan sebelum dan saat pandemi, dimana sebelum pandemi 80% informan hanya berfokus pada pekerjaan domestik rumah tangga, namun saat pandemi 80% informan terlibat dalam aktivitas produktif. Adapun strategi adaptasi penghidupan istri nelayan yang ditemui yaitu berdagang, bekerja (honorer), mengolah ikan, membantu berkebun, mengelola keuangan rumah tangga, meminta bantuan pihak lain, dan memanfaatkan bantuan pemerintah. Perubahan sosial dalam keluarga miskin yang terjadi adalah perubahan dalam personal, dimana perempuan yang sebelumnya hanya berfokus pada pekerjaan domestik mulai terlibat dalam aktivitas produktif, selain itu suami yang awalnya kurang terlibat dalam mendampingi anak belajar di rumah mulai terlibat dalam pendampingan belajar anak. Adapun persentase informan yang memperoleh bantuan dari pemerintah yaitu sebanyak 50%. Jenis bantuan tersebut yaitu, BST, PKH, Bantuan Honorer Guru, dan Sembako Vaksin.