Srie Rosmilawati
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU TOXIC DALAM KOMUNIKASI VIRTUAL DI GAME ONLINE MOBILE LEGENDS: BANG BANG PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKARAYA: Toxic Behavior in Virtual Communication Onmobile Legends: Bang Bang Online Game in Students of the Faculty of Social And Political Sciences at Muhammadiyah Palangkaraya University Regina Wynalda Abie; Srie Rosmilawati
Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2023): Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadgets has become everyone's daily needs, apart from being a communication tool and looking for an information, gadgets are also a tool for seeking entertainment, one of which is playing offline and online games. There are lots of people from children to adults who play online games, one of which is Mobile Legends: Bang Bang, a game that provides this chatting feature is often misused by many people to spread hate during the game, this is called to be toxic behavior. This study uses qualitative research which includes the process of observation, interviews, and documentation targeting students of the Faculty of Social and Political Sciences. This research proves that the phenomenon of toxic behavior occurs when a teammate plays badly and also when a teammate blames one another. This makes emotions unstable and performs toxic behavior in the form of speaking harsh words. In addition, based on the results of research, FISIP students have the characteristics of inconsistency and like to make conflicts during games.
Peran Kehumasan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seruyan dalam Meningkatkan Citra Positif pada Masyarakat Siti Rusitah; Srie Rosmilawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.941

Abstract

Peran kehumasan (hubungan masyarakat) menjadi sangat penting untuk membangun dan memelihara hubungan yang harmonis antara DPRD dan masyarakat. Peran kehumasan DPRD diatur dalam berbagai regulasi yang memberikan landasan hukum bagi pelaksanaan tugas-tugasnya. Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui peran kehumasan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seruyan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Penelitianiiinii dilaksanakan di Sekretariat DPRD Kabupaten Seruyan. Ada pun data primer adalah masyarakat Kabupaten Seruyan, kehumasan & staff Sekretariat DPRD. Sedangkan data sekunder seperti buku, jurnal dan beberapa sumber hasil penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian: Wawancara, Dokumentasi, dan Observasi. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan yakni peran kehumasan sangat berperan dalam menciptakan komunikasi yang positif untuk Masyarakat dan dari ke empat kerangka berfikir yang paling dominan adalah peran humas sebagai fasilitator komunikasi karena sebagai alat penghubung antara DPRD dan Masyarakat Hasil Penelitian ini adalah 1) Kehumasan di Sekretariat DPRD Kabupaten Seruyan sebagai penasehat ahli telah cukup menjalankan perannya. Dikarenakan mereka sudah dinilai dan dianggap memiliki pengalaman dan kemampuan yang tinggi untuk dapat membantu mencarikan solusi dalam penyelesaian masalah hubungan dengan publiknya serta sudah berperan baik dalam menampung ide-ide atau aspirasi yang ditemukan dari permasalahan-permasalahan yang muncul di masyarakat. 2) Kehumasan di Sekretariat DPRD Kabupaten Seruyan sebagai Communication Facilitator sudah cukup dalam peran membantu manajemen memahami apa yang diinginkan dan diharapkan publik dalam situasi apapum, menjadi mediator jika terjadi kesalahpahaman, serta sebagai penghubung antara pihak DPRD dengan masyarakatnya agar proses penyampaian informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pihak DPRD dapat berjalan dengan lancar dan baik maka humas Sekretariat DPRD Kabupaten Seruyan melaksanakan peran humas dengan menyampaikan informasi ke publik internal maupun publik eksternal. 3) Kehumasan di Sekretariat DPRD Kabupaten Seruyan, sebagai fasilitator proses pemecahan masalah telah menjalankan perannya dengan cukup. Tercantum dari hasil wanwacara bahwa humas di Sekretariat DPRD Kabuptaen Seruyan telah membantu pimpinan organisasi baik sebagai penasehat hingga mengambil tindakan eksekusi dalam mengatasi persoalan atau krisis yang tengah dihadapi secara rasional dan professional. 4) Kehumasan di Sekretariat DPRD Kabupaten Seruyan sebagai Teknisi Komunikasi sudah cukup secara efektif, dengan alur atau proses kegiatan apa atau media apa yang digunakan untuk mengkomunikasikan suatu informasi kepada masyarakat.