Prita Yuniarti Ramayani
Politeknik STIA LAN Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Pelaksanaan Anggaran Otorita Ibu Kota Nusantara Tahun Anggaran 2023-2025 Prita Yuniarti Ramayani; R. Luki Karunia; Neneng Sri Rahayu
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/0bvf9z08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor kurang optimalnya kinerja pelaksanaan anggaran di Otorita Ibu Kota Nusantara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus longitudinal selama tiga tahun anggaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian mengungkap enam faktor determinan yang secara sistemik memengaruhi kinerja pelaksanaan anggaran OIKN, yaitu: (1) kelemahan kualitas perencanaan dan penganggaran; (2) keterbatasan kompetensi SDM; (3) lemahnya SPIP dan ketiadaan regulasi internal yang komprehensif; (4) ketidakandalan sistem informasi; (5) rendahnya komitmen organisasi dan kepemimpinan; serta (6) faktor eksternal berupa kebijakan efisiensi anggaran. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian merumuskan enam klaster strategi terpadu dalam kerangka BSC: penguatan kapasitas SDM (perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan); peningkatan kualitas perencanaan berbasis data; penguatan koordinasi lintas unit; penyusunan regulasi dan SOP internal; penguatan monitoring dan evaluasi berbasis data OMSPAN; serta optimalisasi sistem informasi dan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rendahnya capaian IKPA OIKN bukan merupakan permasalahan teknis yang bersifat insidental, melainkan manifestasi dari defisit kapasitas kelembagaan yang bersifat sistemik pada tiga lapisan: fondasi (kompetensi SDM dan literasi sistem informasi), proses (perencanaan anggaran dan SPIP), serta strategik (komitmen organisasi dan regulasi internal). Strategi optimalisasi yang direkomendasikan harus diimplementasikan secara holistik dan bertahap berdasarkan roadmap yang jelas, dengan penguatan SDM dan penyusunan regulasi internal sebagai prioritas utama jangka pendek. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan penggunaan pendekatan mixed methods dan studi komparatif lintas lembaga untuk menghasilkan temuan yang lebih komprehensif dan dapat digeneralisasi.