Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING PADA UMKM DI JAWA TIMUR Rahmi Amalia; Sri Cahyaning Umi Salama
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10004

Abstract

Pemasaran digital dinilai penting untuk pengusaha saat ini terutama setelah pandemi yang menyebabkan banyak pengusaha yang harus bisa mempertahankan usahanya dengan melakukan penjualan secara online. Bagi sebagian orang, hal tersebut masih awam dan asing, terutama pelaku UMKM. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan pemasaran digital serta mendampingi UMKM anggota BMT Mandiri Ukhuwah Persada Jawa Timur dengan memanfaatkan media sosial TikTok untuk melakukan promosi dan branding. Metode yang digunakan adalah tahapan pendahuluan, observasi, analisis dan desain, implementasi dan eksekusi, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian adalah peserta pengabdian berhasil melakukan iklan atau promosi menggunakan media sosial TikTok. Hal ini sangat dibutuhkan oleh peserta untuk meningkatkan penjualan produknya.
Determinants of Digital Zakat Adoption Among Muslim Millennials in Indonesia Nisa Nurazizah; Rahmad Hakim; Sri Cahyaning Umi Salama; Ririn Noviyanti
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): IN PROGRESS
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/share.0044

Abstract

The increasing adoption of online donation platforms has transformed the collection and distribution of zakat, particularly among younger Muslim generations who are closely connected to digital technology. This study examines the factors influencing Muslim millennials’ decisions to distribute zakat through the “Kitabisa.com” platform in Indonesia. Specifically, it analyzes the roles of perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward use, behavioral intention to use, brand awareness, and zakat literacy in shaping decisions to utilize digital zakat platforms. The study employs a quantitative approach based on the Technology Acceptance Model (TAM), integrated with brand awareness and zakat literacy variables. Data were collected from 130 Muslim millennials in Indonesia using accidental sampling, and the analysis was conducted using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0. The findings indicate that perceived ease of use significantly influences perceived usefulness but does not have a significant effect on attitude toward use. Brand awareness and zakat literacy significantly influence the decision to use the platform. Perceived usefulness significantly affects both attitude toward use and behavioral intention to use, while attitude toward use also significantly influences behavioral intention. Furthermore, behavioral intention has a significant effect on the final decision to distribute zakat through the platform. These findings highlight the importance of strengthening digital literacy, enhancing platform usability, building public trust, and expanding brand visibility to encourage wider participation in digital zakat distribution among Muslim millennials in Indonesia. ABSTRAK - Determinan Adopsi Zakat Digital pada Muslim Milenial di Indonesia. Peningkatan penggunaan platform donasi daring telah membawa perubahan signifikan dalam mekanisme pengumpulan dan pendistribusian zakat, terutama di kalangan generasi milenial Muslim yang lekat dengan perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan milenial Muslim dalam menyalurkan zakat melalui platform "Kitabisa.com" di Indonesia. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, sikap terhadap penggunaan, niat berperilaku untuk menggunakan, kesadaran merek, serta literasi zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengadopsi Technology Acceptance Model (TAM) yang diintegrasikan dengan variabel kesadaran merek dan literasi zakat. Data penelitian diperoleh dari 130 responden milenial Muslim di Indonesia melalui teknik accidental sampling dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap penggunaan. Selain itu, kesadaran merek dan literasi zakat terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan platform. Persepsi kegunaan memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap terhadap penggunaan dan niat berperilaku, sedangkan sikap terhadap penggunaan juga berpengaruh signifikan terhadap niat berperilaku. Selanjutnya, niat berperilaku berpengaruh signifikan terhadap keputusan akhir dalam menyalurkan zakat melalui platform tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital dan literasi zakat, penguatan kemudahan dan kegunaan platform, pengembangan kepercayaan publik, serta peningkatan visibilitas merek guna mendorong partisipasi yang lebih luas dalam penyaluran zakat secara digital di kalangan milenial Muslim di Indonesia.
Analisis Komparasi Kinerja Perbankan Syariah Sebelum dan Pasca Covid-19 Samy Abiyyu; Sri Cahyaning Umi Salama; Fitrian Aprilianto
Syi`ar Iqtishadi : Journal of Islamic Economics, Finance and Banking Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jiec.v9i2.33392

Abstract

This study compares the performance of Bank Muamalat Indonesia and Bank Panin Dubai Syariah before and after the Covid-19 pandemic using the CAMEL analysis and Paired T-Test. The results show that Bank Muamalat experienced an increase in the CAR ratio during the pandemic, followed by a slight decline post-pandemic, while Panin Dubai Syariah showed more fluctuating CAR trends. In terms of NPF, Bank Muamalat showed asset quality improvement, whereas Panin Dubai Syariah faced a slight increase in credit risk. Other indicators such as BOPO and NPM also varied across both banks. These findings highlight the influence of internal and external factors on Islamic banks' performance and underscore the importance of adaptive strategies in responding to economic changes
Pemberdayaan UMKM melalui Legalitas, Digitalisasi, dan Keuangan Berbasis Syariah di Kota Malang Sri Cahyaning Umi Salama; Afifah Nur Millatina; Rahmad Hakim
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21346

Abstract

UMKM menjadi tonggak ekonomi negara. Peraturan di Indonesia saat ini mendorong agar UMKM lebih rapi secara administrasi, termasuk masalah legalitas seperti sertifikasi halal dan PIRT. Permasalahan utama UMKM mayoritas mencakup tiga hal, yaitu legalitas, pemasaran, dan keuangan. Dalam pengabdian ini difokuskan pada ketiga permasalahan tersebut melalui lima tahapan pengabdian, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pengabdian ini menjadikan BMT Mandiri Ukhuwah Persada sebagai mitra utama dengan target sasaran anggota BMT yang memiliki usaha di Kota Malang. Kegiatan pengabdian berjalan dengan sangat baik dan target capaian terpenuhi, yaitu adanya 27 UMKM di Kota Malang sudah memiliki sertifikasi halal self atau PIRT, serta adanya peningkatan pemahaman terhadap branding dan manajemen keuangan usaha. Sejumlah UMKM juga sudah melakukan branding produk dengan sangat baik melalui kemasan yang awalnya sangat sederhana menjadi kemasan yang disesuaikan dengan nilai produk. Selain itu, UMKM peserta pengabdian juga sudah mulai melakukan pencatatan keuangan usaha secara digital. Dalam kegiatan ini terdapat beberapa evaluasi, yaitu antusiasme peserta justru hadir dari peserta non anggota dibandingkan anggota mitra itu sendiri, dan anggota BMT di luar Kota Malang lebih antusias untuk bergabung dalam kegiatan. Hal ini menjadi bahan pertimbangan pada kegiatan berikutnya untuk melibatkan anggota BMT di luar Kota Malang, seperti di Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya.