Rohmalina Rohmalina
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN LITERASI SAINS ANAK USIA DINI MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN DARING Triana Octaviani; Sri Nurhayati; Rohmalina Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.17180

Abstract

Literasi sains adalah ilmu pengetahuan dan kecakapan ilmiah yang dapat menyelidiki berbagai pertanyaan dari informasi pengetahuan yang baru dan dapat menjelaskan permasalahan-permasalahan dari lingkungan sekitar serta memahami karakteristik pada pembelajaran sains dan dapat mengambil kesimpulan dar berbagai fakta yang ada. Adanya Pandemi Covid-19 yang saat ini sudah mewabah hingga ke Indonesia dengan tingkat penyebaran yang cepat. Maka pemerin- tah Indonesia memberlakukan kebijakan pembatasan mobilitas, sehingga kegiatan belajar dilakukan dengan sistem online learning atau sistem pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi meningkatkan literasi sains anak usia dini melalui pembelajaran daring dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan data yang dihasilkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapatkan dianalisis dengan cara reduksi data, display data dan penarikan kes- impulan. Subjek penelitian yaitu dengan jumlah peserta didik di TK gelatik berjumlah 21 anak terdiri dari 6 anak pada kelompok A dan 15 anak pada kelompok B. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa pengimplementasian metode eksperimen dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi sains anak usia memiliki pengaruh yang sangat baik. Dapat dilihat dari anak telah memenuhi aspek-aspek dalam literasi sains yang diharapkan, anak memenuhi tujuan dari penerapan metode eksperimen dalam kegiatan pembelajaran, dan peng- gunaan metode eksperimen memberikan hasil yang baik dalam upaya meningkatkan literasi sains pada anak usia dini.Science literacy is knowledge and scientific skills that can investigate various questions from new knowledge information and can explain problems from the surrounding environment and understand the characteristics of science learning and can draw conclusions from various existing facts. The existence of Covid-19 Pandemic has now spread to Indonesia at a rapid spread rate. So the Indonesian government imposes a mobility restriction policy so that learning activi- ties are carried out with an online learning system or distance learning system. This study aims to describe the implementation of improving early childhood science literacy through online learning with experimental methods. This research was conducted using the descriptive qualitative method with data generated through observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed by data reduction, data display, and conclusion drawing. The subject of the research is the number of students in Gelatik kindergarten totaling 21 children consisting of 6 children in group A and 15 children in group B. Thus it can be concluded that the implementa- tion of experimental methods in learning activities to improve children's science literacy skills has a very good influence. It can be seen from the child has fulfilled the aspects of science literacy that are expected, the child fulfills the purpose of applying experimental methods in learning activities, and the use of experimental methods provides good results in an effort to increase science literacy in early childhood.
MEDIA AUDIO VISUAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK ANAK KELOMPOK B Rodiana Rodiana; Rohmalina Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i3.16997

Abstract

Kecerdasan verbal linguistik memiliki peranan yang penting dalam mengembangkan kemampuan berbahasa atau berkomunikasi, dan dapat ditingkatkan dengan pembelajaran menggunakan media audio visual, karena pada usia 5-6 tahun anak belum banyak mengenal kata-kata baru serta memiliki pemahaman dan daya ingat yang rendah dari bahasa yang mereka dengar. Maka dari itu penggunaan media audio visual dalam kegiatan belajar untuk mengembangkan kecerdasan verbal linguistik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan pembelajaran untuk mengembangkan kecerdasan verbal linguistik dengan menggunakan media audio visual pada kelompok B di TK Idhata Sejahtera. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek kelompok B di TK Idhata Sejahtera yang berjumlah 11 orang anak. Teknik analisis menjelaskan kata reduksi data, display data, pengambil kesimpulan atau verifikasi, dan triangulasi. Hasil penelitian tentang pemanfaatan media untuk kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media audio visual dapat mengembangkan kecerdasan verbal linguistik, yaitu dapat mengenal kata-kata baru, berpikir kemudian mengungkapkannya dengan bahasa, kepekaannya terhadap kata-kata, kemampuan memahami apa yang disampaikan pada kegiatan pembelajaran dengan media audio visual.Linguistic verbal intelligence has an important role in developing language or communication skills, and can be improved by learning using audio-visual media because, at the age of 5-6 years, children do not know many new words and have low understanding and memory of the language they use. they heard. Therefore, the use of audio-visual media for learning activities to improve verbal-linguistic intelligence. In group B at Idhata Sejahtera Kindergarten, the aim of this study is to present an overview of the application of learning to enhance verbal-linguistic intelligence through audio-visual media. With a total of 11 students from Idhata Sejahtera Kindergarten, the researcher employed a qualitative descriptive research methodology. Data reduction, data visualization, conclusion or verification, and triangulation are analysis approaches. The results of the research show that using audio-visual media for learning activities can enhance verbal-linguistic intelligence, including the capacity to recognize new words, think about them, and then express them in language. It can also increase sensitivity to words and the capacity to comprehend what is being said when using audio-visual media for learning activities.