Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GENERATION Z INTEREST OF ENTREPRENEURSHIP IN PADANGSIDIMPUAN CITY Ricka Handayani; Agus Salim Lubis
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v13i1.486

Abstract

The purpose of this study was to measure the influence of self-actualization, family environment, social media, and the pandemic situation partially and simultaneously on the interest of Generation Z in entrepreneurship in the city of Padangsidimpuan. The research method used is quantitative research with a population of 555 people and a sample of 233 people obtained using the Taro Yamane formula.The results of this study are partially self-actualization variables have a positive and significant effect on the interest of Generation Z in entrepreneurship in Padangsidimpuan City with tcount 7.777 > ttable of 1.971 and a significant value of 0.000 <0.05. The family environment variable has a positive and significant effect on the interest of generation Z in entrepreneurship in Padangsidimpuan City with a tcount 2.077 > ttable of 1.971 and a significant value of 0.039 <0.05. Social media variables do not have a positive and significant effect on the interest of Generation Z in entrepreneurship in Padangsidimpuan City with a tcount -0.365 < ttable of 1.971 and a significant value of 0.716 > 0.05. The pandemic situation variable also has no significant effect on the interest of Generation Z in entrepreneurship in Padangsidimpuan City with a tcount 1.040 < ttable of 1.971 and a significant value of 0.299 > 0.05. Simultaneously, the variables of self-actualization, family environment, social media, and the pandemic situation affect the interest of Generation Z in entrepreneurship in Padangsidimpuan City, which can be seen from the results of fcount 44,436 > f table of 2.253 and a significance value of 0.000 < 0.05 significance level.
Dampak Pendistribusian Zakat Harta pada Masjid Raya Kotapinang terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat wahyudi; Agus Salim Lubis; Nurfitriani M Siregar; Sholeh Fikri
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i1.1793

Abstract

Latar belakang penelitian ini menyoroti bahwa program penyaluran zakat harta oleh Mesjid Raya Kotapinang belum mencapai tingkat efektivitas yang diharapkan, menyebabkan kurangnya penyaluran kepada masyarakat sebagaimana yang diharapkan. Rumusan masalah meliputi proses penyaluran zakat harta oleh Mesjid Raya Kotapinang, kondisi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya, dan dampak dari penyaluran zakat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, serta menganalisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran zakat harta oleh Mesjid Raya Kotapinang masih belum optimal, banyak masyarakat yang belum menerima zakat tersebut. Kondisi kesejahteraan masyarakat sekitar Mesjid Raya Kotapinang juga masih belum membaik, baik sebelum maupun setelah menerima zakat, yang disebabkan oleh kurangnya kompetensi sumber daya manusia. Namun, penyaluran zakat harta memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil analisis statistik. Hal ini diperkuat dengan nilai signifikansi yang rendah dari output SPSS statistic, serta koefisien determinasi yang menunjukkan bahwa 52.9% dari variasi dalam kesejahteraan masyarakat dapat dijelaskan oleh efektivitas penyaluran zakat harta, sementara 47.1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Dampak Pendistribusian Zakat Harta pada Masjid Raya Kotapinang terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat wahyudi; Agus Salim Lubis; Nurfitriani M Siregar; Sholeh Fikri
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i1.1793

Abstract

Latar belakang penelitian ini menyoroti bahwa program penyaluran zakat harta oleh Mesjid Raya Kotapinang belum mencapai tingkat efektivitas yang diharapkan, menyebabkan kurangnya penyaluran kepada masyarakat sebagaimana yang diharapkan. Rumusan masalah meliputi proses penyaluran zakat harta oleh Mesjid Raya Kotapinang, kondisi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya, dan dampak dari penyaluran zakat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, serta menganalisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran zakat harta oleh Mesjid Raya Kotapinang masih belum optimal, banyak masyarakat yang belum menerima zakat tersebut. Kondisi kesejahteraan masyarakat sekitar Mesjid Raya Kotapinang juga masih belum membaik, baik sebelum maupun setelah menerima zakat, yang disebabkan oleh kurangnya kompetensi sumber daya manusia. Namun, penyaluran zakat harta memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil analisis statistik. Hal ini diperkuat dengan nilai signifikansi yang rendah dari output SPSS statistic, serta koefisien determinasi yang menunjukkan bahwa 52.9% dari variasi dalam kesejahteraan masyarakat dapat dijelaskan oleh efektivitas penyaluran zakat harta, sementara 47.1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
SINERGI MANAJEMEN ZAKAT DAN DANA HAJI UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT Agus Salim Lubis
Dakwatul Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v10i1.1876

Abstract

Abstrak Pengelolaan zakat dan dana haji memiliki potensi strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia. Zakat sebagai instrumen distribusi kekayaan berperan dalam pengentasan kemiskinan, sedangkan dana haji sebagai dana umat yang dikelola negara memiliki potensi pengembangan ekonomi melalui investasi yang produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model sinergi antara manajemen zakat dan dana haji dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat melalui integrasi program pemberdayaan yang berkelanjutan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan kajian literatur, analisis regulasi, dan praktik implementasi pada lembaga terkait seperti BAZNAS dan BPKH. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi antara zakat dan dana haji dapat diwujudkan melalui kolaborasi program pemberdayaan ekonomi berbasis kewirausahaan, peningkatan kapasitas mustahik, serta investasi produktif yang sesuai prinsip syariah. Sinergi tersebut berpotensi meningkatkan efektivitas pendayagunaan dana umat, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, dan mendukung pembangunan ekonomi syariah nasional. Namun, optimalisasi sinergi memerlukan harmonisasi regulasi, tata kelola integratif, serta penguatan literasi ekonomi syariah di masyarakat. Kata Kunci: Zakat, Dana Haji, Sinergi, Pemberdayaan Ekonomi Umat Abstract The management of zakat and hajj funds holds strategic potential in supporting the economic empowerment of Muslim communities in Indonesia. Zakat, as a wealth redistribution instrument, plays a significant role in poverty alleviation, while hajj funds, managed by the state, serve as a productive investment source for the development of the Islamic economy. This study aims to analyze a synergy model between zakat and hajj fund management to enhance community welfare through sustainable empowerment programs. A qualitative approach was employed through literature reviews, regulatory analysis, and examination of implementation practices in relevant institutions such as BAZNAS and BPKH. The findings indicate that synergy between zakat and hajj funds can be realized through collaborative economic empowerment programs based on entrepreneurship, capacity building for mustahik, and sharia-compliant productive investments. This synergy has the potential to improve the effectiveness of Islamic social fund utilization, strengthen community economic independence, and support national Islamic economic development. However, optimizing the synergy requires regulatory harmonization, integrated governance, and strengthening Islamic economic literacy within society. Keywords: Zakat, Hajj Funds, Synergy, Economic Empowerment