Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Improving Handwashing Behavior of School-Age Children Through a Game-Based Educational Program Fradianto, Ikbal; Andriyanto, Arief; Akbar, Nur; Yulanda, Nita Arisanti; Bahtiar, Bahtiar
ASEAN Journal of Community Engagement Vol. 6, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Handwashing plays an essential role in overcoming health problems. Washing hands is a straightforward exercise but will not be done if not adequately informed and drilled on it. School-age children are a vulnerable group relative to health problems, but at the same time, is an excellent group to be given appropriate education. Educating school- age children on the importance of washing their hands is critical to improving health behavior. This community-based research aims to increase school-age children’s handwashing knowledge, attitudes, and practices using a game-based educational program. As a result, there are improvements in the handwashing behavior of around a hundred children in Curug Village, Cimanggis Depok, Indonesia, after a twelve- month-long program. This suggests that through appropriate approaches for promoting healthy living behavior to the children, such as a game board, the project can be successful and sustainable.
Infectious Disease and Health Care Utilization Among Under-Five Children in Indonesia: Evidence from the 2024 Indonesia Nutritional Status Survey Akbar, Nur; Kurniawan, Moh Heri
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 8, No 2 (2025): JKPBK Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v8i2.24761

Abstract

Latar Belakang: Penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, pneumonia dan tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di Indonesia dan berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas serta risiko gangguan tumbuh kembang. Pemanfaatan layanan kesehatan yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan komplikasi penyakit infeksi, di mana perawat memiliki peran strategis dalam deteksi dini, edukasi keluarga, dan penguatan layanan kesehatan primer. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kejadian penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita di Indonesia berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder SSGI 2024. Unit analisis adalah balita usia 0–59 bulan. Variabel independen adalah kejadian penyakit infeksi (ISPA, diare, pneumonia, TB paru), sedangkan variabel dependen adalah pemanfaatan layanan kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang mengalami penyakit infeksi memiliki kecenderungan lebih tinggi dalam memanfaatkan layanan kesehatan dibandingkan balita yang tidak mengalami penyakit infeksi. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kejadian penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita (p <0,05). Balita dengan ISPA dan diare lebih banyak memanfaatkan fasilitas kesehatan primer, sedangkan pneumonia dan TB paru lebih sering ditangani di fasilitas rujukan. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita di Indonesia. Temuan ini menegaskan pentingnya peran perawat, khususnya di layanan kesehatan primer dan komunitas, dalam melakukan deteksi dini penyakit infeksi, memberikan edukasi kepada keluarga, serta mendorong pemanfaatan layanan kesehatan yang tepat guna mendukung peningkatan derajat kesehatan balita
Sintesis Komposit Hidroksiapatit-Lantanum Oksida (HA-La2O3) dengan Metode Hidrotermal secara In-Situ dan Ex-Situ Hutabarat, Geofanny S; Qodir, Dzikri T; Setiawan, Hendri; Akbar, Nur; Noviyanti, Atiek Rostika
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 15, No 2 (2019): September
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.819 KB) | DOI: 10.20961/alchemy.15.2.32062.287-301

Abstract

Hidroksiapatit (HA) Ca10(PO4)6(OH)2 merupakan senyawa kalsium yang digunakan pada bidang ortopedi dan periodontal karena mineral ini merupakan penyusun utama dalam jaringan tulang dan gigi. Untuk dapat digunakan sebagai graft tulang dan tambal gigi, perlu dilakukan pengaturan kemurninan, kristalinitas dan ukurannya baik sebagai senyawa tunggal (HA) atau kompositnya. Pengaturan tersebut dapat dilakukan melalui proses sintesisnya. Pada penelitian ini HA disintesis dari CaO yang diisolasi dari cangkang telur ayam dengan metode kalsinasi pada suhu 1000 °C selama 5 jam, kemudian ditambahkan diammonium hidrogenfosfat. Sintesis komposit HA-La2O3 dilakukan dengan dua metode hidrotermal dengan dua cara berbeda, yaitu secara in-situ dan ex-situ. Pada sintesis HA dengan metode in-situ dilakukan pencampuran bahan dalam satu tahap yaitu CaO, diammonium hidrogenfosfat dan 5% b/b lantanum oksida dengan perbandingan mol Ca/P=1,67 secara hidrotermal pada 230 °C selama 48 jam. Sintesis HA dengan metode ex-situ dilakukan dengan dua tahap yaitu mencampur CaO dan diammonium hidrogenfosfat untuk membentuk HA. Setelah HA terbentuk kemudian dilakukan sintesis komposit dengan penambahan lantanum oksida. Komposisi bahan dan kondisi reaksi metode ex-situ dilakukan dengan cara yang sama seperti metode in-situ. Hasil XRD dan FTIR menunjukkan terbentuknya komposit HA-La2O3 dari kedua metode yang dilakukan. Namun kemurnian, kristalinitas dan ukuran komposit menunjukan hasil yang berbeda. Karakteristik komposit yang dihasilkan dari metode in-situ lebih baik dibandingkan dengan metode ex-situ.