Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nurses’ Experience using Electronic Health Record: A qualitative study Kurniawan, Moh Heri; Putri, Gusrina Komara
Faletehan Health Journal Vol 10 No 03 (2023): Faletehan Health Journal, November 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i03.498

Abstract

Background: Sharing information about nursing perception on the EHR is important. Nursing is a high utilizer of the EHR and without accurate and complete information in the EHR, patient safety risks increase. Aim: The objectives of this article was to explore nurses’ experience using Electronic Health Record (EHR). Method: Qualitative semi-structured interviews were conducted with 14 nurses in Jakarta hospital. Nurses were recruited from the inpatient room. The study was analyzed using Colaizzi's method of thematic analysis. Results: Nurses using EHRs in the inpatient room through the following items: 1) Data Processes; 2) barriers using EHR; and 3) nurse communication. Conclusion: Nurses are aware of the significance and standards of checking patient data, but their commitment is mitigated by some considerations including need or risk evaluation, the effect on their patient relationship, and hospital climate policies that protect the privacy of patients.
Pengaruh Pelaksanaan Discharge Planning Terstruktur Terhadap Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Natar Medika Neliwati; Elasari, Yunina; Wulandari, Rizki Yeni; Kurniawan, Moh Heri
Journal of Nursing Invention Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v5i2.681

Abstract

Background: Discharge Planning is a continuous process that must be started or implemented since the patient is admitted and hospitalized in the hospital with the aim of helping patients and families in improving or maintaining their health. Discharge planning for patients who are being treated has not been implemented optimally because the role of nurses is still limited to carrying out routine activities only, namely only in the form of information about the re-check schedule Objective: The purpose of this study is to optimize the implementation of Discharge planning at Natar Medika Hospital. Method: The research design used was quantitative research with a pre-experimental approach conducted on August 1-25, 2024. The sample in this study was 40 patients in the inpatient room of Natar Medika Hospital, with a purposive sampling technique. The statistical test in this study used the Wilcoxone test. Results: The results of the univariate analysis obtained results from 40 respondents before being given socialization of the implementation of discharge planning, the most was less than 30 people (75%), after being given socialization, the most was good with 35 people (85.5%), the results of the bivariate analysis showed a p-value of 0.000 <0.05 there was an effect of socialization on the implementation of structured discharge planning at Natar Medika Hospital in 2024, and the implementation of structured discharge planning at Natar Medika Hospital has been running optimally. Conclusion: The suggestion from this study for the management of Natar Medika Hospital is to carry out a supervision process related to the implementation of discharge planning for nurses so that structured discharge planning activities when patients are treated at the hospital until the patient is declared home can run optimally.
Infectious Disease and Health Care Utilization Among Under-Five Children in Indonesia: Evidence from the 2024 Indonesia Nutritional Status Survey Akbar, Nur; Kurniawan, Moh Heri
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 8, No 2 (2025): JKPBK Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v8i2.24761

Abstract

Latar Belakang: Penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, pneumonia dan tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di Indonesia dan berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas serta risiko gangguan tumbuh kembang. Pemanfaatan layanan kesehatan yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan komplikasi penyakit infeksi, di mana perawat memiliki peran strategis dalam deteksi dini, edukasi keluarga, dan penguatan layanan kesehatan primer. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kejadian penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita di Indonesia berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder SSGI 2024. Unit analisis adalah balita usia 0–59 bulan. Variabel independen adalah kejadian penyakit infeksi (ISPA, diare, pneumonia, TB paru), sedangkan variabel dependen adalah pemanfaatan layanan kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang mengalami penyakit infeksi memiliki kecenderungan lebih tinggi dalam memanfaatkan layanan kesehatan dibandingkan balita yang tidak mengalami penyakit infeksi. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kejadian penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita (p <0,05). Balita dengan ISPA dan diare lebih banyak memanfaatkan fasilitas kesehatan primer, sedangkan pneumonia dan TB paru lebih sering ditangani di fasilitas rujukan. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita di Indonesia. Temuan ini menegaskan pentingnya peran perawat, khususnya di layanan kesehatan primer dan komunitas, dalam melakukan deteksi dini penyakit infeksi, memberikan edukasi kepada keluarga, serta mendorong pemanfaatan layanan kesehatan yang tepat guna mendukung peningkatan derajat kesehatan balita