Proses mencapai pendidikan yang setinggi tingginya merupakan usaha dan upaya seseorang dalam meningkatkan kualitas diri untuk memperbaiki taraf hidup dan masa depannya. Kemampuan seseorang untuk mencapai tujuan akhir sebagai cita-citanya perlu mendapat dukungan, salah satunya adalah melalui Perguruan Tinggi. Kontribusi Perguruan Tinggi sangat besar dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di suatu Negara. Perguruan Tinggi sebagai penghasil produk jasa Pendidikan akan dicari dan dibeli oleh masyarakat sebagai konsumen, karena konsumen percaya bahwa dengan memasuki Perguruan Tinggi mereka akan memiliki pribadi yang tangguh dan matang dalam berpikir dan bertindak. Suatu Perguruan Tinggi akan menjadi sangat penting apabila Perguruan Tinggi memiliki citra yang baik berdasarkan hasil penilaian publik (masyarakat/konsumen) sebagai salah satu faktor pendukung konsumen akan memilihnya. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah biaya perkuliahan (Pendidikan) yang dianggap mahasiswa sebanding dengan yang akan didapatnya berupa fasilitas kenyamanan. Mahasiswa sebagai konsumen akan mencari dan memilih Perguruan Tinggi atau Universitas yang memberikan benefit bagi dirinya. Keputusan mahasiswa memilih UKRIDA untuk mencari ilmu karena mereka melihat dan menyakini faktor-faktor pendukung tersebut menjadi suatu benefit bagi mereka. Berdasarkan hasil pra survei, citra dan biaya Pendidikan menjadi pertimbangan peserta didik melakukan tindakan mengambil keputusan memilih UKRIDA setelah melewati tahap-tahap perilaku konsumen. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metodologi kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner secara daring melalui google form. Data yang didapat diolah dengan menggunakan program aplikasi smartPLS 4 untuk mendapatkan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji hipotesis. Hasil yang didapat citra berpengaruh signifikan terhadap keputusan, sedangkan biaya berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan responden memilih UKRIDA untuk melanjutkan pendidikan responden.