Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Efisiensi dan Laju Fitoremidiasi Tanaman Apu-Apu Dengan Parameter Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Pada Air Tercemar Bensin Witya Nur Yanti; Rena Jayana; Khoerun Nisa
Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Vol. 3 No. 1 (2021): JPPL, Maret 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/jppl.v3i1.633

Abstract

Apu-apu plants or commonly referred to as kiambang plants are a aquatic species that grow abundantly in wetlands. This abundance of aquatic plants can be used as a biofilter in addressing environmental problems particularly water pollution. This study is carried to test efficiency and fitoremidiation rate of apu-apu plants in lowering COD (Chemical Oxygen Demand) levels in gasoline contaminated water. A sample of apu-apu plant was taken from Karangkandri, Cilacap. After aclimatization, 15 apu-apu plant trees and 5 carp were placed in a container box that contained of contaminated water of 10 mL gasoline and then observed for pH, temperature and COD for six days. Temperature of contaminated water on 1st day is 28.5 oC and on 6th day is 27 oC. The value of the pH range of wastewater ranges is between 7.2-7.7. This suggests that wastewater is alkali mild. Phytoremediation ability of apu-apu plants in reducing COD levels has efficiency of 60%. This result indicates that the apu-apu plant is a good phytoremediator against contaminated water. The rate of phytoremediation or equal with COD decreasing at which apu-apu plants develop is 2.9 mg/L/day and goldfishes in contaminated water does not suffer death.
PENGARUH PENAMBAHAN KONSORSIUM BAKTERI AEROB TERHADAP KADAR PENCEMAR LIMBAH CAIR INDUSTRI OBAT TRADISIONAL Oto Prasadi; Witya Nur Yanti; Ayu Pramita
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v9i1.17061

Abstract

Industri Obat Tradisional menjadi salah satu industri yang menghasilkan limbah cair. Sebelum limbah cair dibuang ke lingkungan terlebih dahulu diolah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Hasil pengujian di IPAL Industri Obat Tradisional menunjukan efektivitas dalam menurunkan TSS 10,7%; BOD 12,97%; COD 5,4%; dan menurunkan pH 0,04. Dari efektivitas tersebut perlu dilakukan upaya optimalisasi pengolahan limbah cair agar lebih efektif. Optimalisasi dilakukan dengan mengolah limbah cair menggunakan teknologi bioremediasi berupa konsorsium bakteri aerob. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dan mencari konsorsium bakteri aerob yang paling efektif dalam menurunkan kadar pH, TSS, BOD, COD, dan Fenol. Penelitian dilakukan dengan mengkonsorsiumkan bakteri AB (Bacillus s. & Pseudomonas a.); AC (Bacillus s. & Klebsiella sp.); BC (Pseudomonas a. & Klebsiella sp.); dan ABC (Bacillus s., Pseudomonas a., & Klebsiella sp.). Hasil penelitian menunjukan konsorsium bakteri ABC mampu menurunkan semua parameter pencemar dan merupakan variasi yang paling efektif dalam menurunkan kadar pH, TSS, BOD, COD, Fenol sebesar 2; 60 ppm; 36 ppm; 78 ppm; 0,002 ppm dan telah memenuhi baku mutu. Kata kunci: bioremediasi, konsorsium bakteri aerob, limbah cair industri obat tradisional