Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) Rani Darma Sakti Tanjung; Nani Jahriani
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v7i1.2390

Abstract

Pregnant women need to provide adequate nutrition for the fetus. However, there are still many pregnant women who still prioritize the nutrition of their families rather than themselve. This study aims to determine the relationship between maternal behavior in meeting nutritional needs and the incidence of chronic energy deficiency (KEK) in pregnant women.This research is an analytic study with a cross sectional design. The study was conducted in the working area of ​​the Sigambal Health Center, Rantau Selatan District, Labuhanbatu Regency in January 2022. The population in this study was 221 people, and 36 people were taken which were divided into 18 case groups and 18 control groups. Data were analyzed by univariate and bivariate using Chi-Square test with 95% confidence level (a = 0.05). Showed that the variables related to the incidence of Chronic Energy Deficiency (KEK) in the work area of ​​the Sigambal Health Center, Rantau Selatan District, Labuhanbatu Regency, namely parity (p = 0.035), pregnancy distance (p = 0.018), knowledge (p = 0.041), attitude ( p=0.035), and action (p=0.18). The unrelated variable was age (p=0.140) income (p=1,000). It is recommended to the leadership of the Sigambal Health Center, Rantau Selatan District, Labuhanbatu Regency to instruct health workers, especially village midwives to provide nutritional counseling or counseling to pregnant women in their work areas so that the behavior of pregnant women in meeting nutritional needs becomes good and mothers do not experience Chronic Energy Deficiency. (SEZ).                                                                                                                                                  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN NORMAL DI KLINIK HARAPAN BUNDA KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA TAHUN 2021 Rani Darma Sakti Tanjung; Nani Jahriani
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekuatan fisiologis utama selama persalinan adalah kontraksi uterus. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kontraksi ibu bersalin adalah  Power (tenaga/kekuatan), passenger (janin dan plasenta), passage (jalan lahir), psikologi ibu, penolong (psycian). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan.       Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Klinik Harapan Bunda Kabupaten Padang Lawas Utara. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 orang, seluruhnya dijadikan sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.       Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan di Klinik Harapan Bunda Kabupaten Padang Lawas Utara yaitu Power (tenaga/kekuatan) (p= 0,000 < 0,05), passenger (janin dan plasenta) (p= 0,000 < 0,05), passage (jalan lahir) (p= 0,000 < 0,05), Psikologi ibu (p= 0,000 < 0,05), penolong (Psycian) (p= 0,000 < 0,05).       Disarankan kepada pemilik klinik dan bidan yang ada di klinik agar memberikan informasi atau penyuluhan kepada ibu bersalin tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kontraksi uterus meliputi power, passanger, passage, psikologis, dan psycian sehingga ibu mengerti dan memahami dengan baik dan ibu akan siap ketika terjadi kontraksi uterus. 
UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL DENGAN ASAM ASETAT (IVA) DI RSUD RANTAUPRAPAT Rani Darma Sakti Tanjung; Halimah Tusya Diah Harahap
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2020): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.961 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v5i2.129

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian tertiggi kedua pada wanita di negara berkembang setelah kanker payudara, diperkirakan sebesar 273.00 kematian setiap tahunnya. Tujuan: mengetahui gambaran upaya peningkatan cakupan pemeriksaan inspeksi visual dan asam asetat di RSUD Rantauprapat dan merumuskan alternative penyelesaian masalahnya. Metode : indentifikasi masalah dengan dua pendekatan yaitu pendekatan logis dan pendekatan polistis. Indentifikasi masalah kesehatan melalui pendekatan logis dilakukan dengan cara melihat dan menganilisis data-data yang ada. Hasil : masalah yang ditemukan dengan menggunakan metode USG adalah rendahnya cakupan pemeriksan IVA di RSUD Rantauprapat (19%). Hal ini disebabkan oleh bebrapa factor yaitu kurangnya motivasi wanita usia subur (WUS) untuk pemeriksaan IVA, tidak adanya kader khusus IVA, kurangnya sosialisasi/penyuluhan pada wnita usia Subur tentang pemerikksaan IVA, Kurangnya tersedia poster, brosur, dan pamphlet tentang IVA, serta kurangnya dukungan dari keluarga (suami) . program intervensi prioritas upaya peningkatan cakupan IVA yaitu : melakukan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dan tentang pemeriksaan IVA secara langsung melakukan IVA gratis dan membentuk kader-kader khusus IVA untuk melakukan promosi IVA kepada masyarakat. Dalam melaksanakan pelaksanaan kegiatan penyuluhan IVA dan pelaksanaan pemeriksaan IVA ini digunakan plan, Do, Check, dan Action (PDCA). Kesimpulan : data yang didapatkan sekitar 88% WUS tidak pernah memeriksakan diri ke Puskesmas . hal ini karena pengetahuan masyarakat yang cukup (58%)
ANALISIS PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PROGRAM GENERASI BERENCANA Rani Darma Sakti Tanjung; Fitriyani Nasution; Vepy Sri Ramadani
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 2 (2021): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.536 KB) | DOI: 10.52524/jurnalkebidananjambi.v6i2.71

Abstract

Remaja umumnya memang amat rentan terhadap pengaruh eksternal. Karena proses pencarian jati diri, mereka mudah sekali terombang-ambing, dan masih merasa sulit menentukan tokoh panutannya. Remaja juga mudah terpengaruh oleh gaya hidup masyarakat di sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang generasi berencana (GenRe). Penelitian ini adalah penelitian Analitik. Lokasi penelitian di SMU Negeri 1 Marbau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2021. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 746 orang, sedangkan sampel diperoleh sebanyak 88 orang. Data dianalisis secara Deskriptif (univariat) yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Marbau tentang program generasi berencana dalam kategori kurang (60,2%). Berdasarkan umur, siswa berumur 15 tahun dan 16 tahun berpengetahuan kurang, sedangkan siswa berumur 17 tahun dan 18 tahun berpengetahuan baik. Berdasarkan jenis kelamin, siswa laki-laki dan perempuan karena kedua-duanya berpengetahuan kurang. Berdasarkan sumber informasi, siswa yang mendapatkan banyak informasi (baik) cenderung memiliki pengetahuan baik sedangkan yang mendapatkan sedikit (kurang baik) cenderung memiliki pengetahuan kurang baik tentang program keluarga berencana.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP KONTRAKSI UTERUS IBU BERSALIN DI KLINIK RUGUN SIDABUKE AMD.KEB TAHUN 2020 Kika Nurjannah; Rani Darma Sakti Tanjung; Awaliyah Ropiah Tanjung
Jurnal Gentle Birth Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v3i2.102

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Early Initiation Breaxfreeding adalah proses bayi mulai menyusu sendiri segerasetelah dilahirkan. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttestdesign. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang memasuki trimester III yang bersedia menjadiresponden dengan jumlah 20 orang. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupawawancara dan lembar observasi. Pengolahan data uji statistic Wilcoxon.Hasil penelitian dimana kontraksiuterus ibu bersalin sebelum diberikan perlakuan IMD mayoritas dalam katagori buruk sebanyak 12 orang (60%)dan minoritas dalam katagori baik sebanyak 8 orang (40%). Sementara kontraksi uterus ibu bersalin sebelumdiberikan perlakuan IMD mayoritas dalam katagori baik sebanyak 17 orang (85%) dan minoritas dalamkatagori baik sebanyak 2 orang (15%). Uji Wilcoxon diperoleh hasil signifikan (0,003) jauh lebih rendah daristandart signifikan dari 0,05 yang artinya data Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh InisiasiMenyusui Dini Terhadap Kontraksi Uterus Pada Ibu Bersalin Di Kinik Rugun Sidabuke Amd.Keb Tahun 2021.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI DAN DURASI MENYUSU PADA BAYI USIA 1-6 BULAN DI KLINIK FINA SEMBIRING KELURAHAN SARI REJO KOTA MEDAN TAHUN 2022 Rani Darma Sakti Tanjung Sakti Tanjung; Sonia Ritonga; Desi Ramadayani
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.106

Abstract

Pemberian pijat bayi dapat memberikan stimulasi pada kulit bayi sehingga dapat menimbulkan stimuasi pada kulitnya sehingga terjadi potensial aksi pada sistem saraf, yaitu saraf simpatis dan saraf parasimpatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi dan durasi menyusu pada bayi. Penelitian ini merupakan penelitian analik dengan jenis penelitian quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 1-6 bulan yang berkunjung ke klinik Fina Sembiring pada bulan kunjungan Mei 2022 sebanyak 15 bayi. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian rata-rata frekuensi menyusu pada bayi sebelum di pijat dan sesudah dipijat mengalami kenaikan frekuensi meyusu (p-value 0,029) maka dari hasil uji statistik disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusu pada bayi usia 1-6 bulan di Klinik Fina Sembiring tahun 2022. Hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara durasi menyusu pada bayi sebelum dan sesudah dipijat dengan p-value 0,060. Berdasarkan hasil penelitian berikut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusu tetapi tidak ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan durasi menyusu pada bayi usia 1-6 bulan di Klinik Fina Sembiring Kelurahan Sari Rejo Kota Medan Tahun 2022.Kata kunci : Pijat Bayi, Frekuensi dan Durasi Menyusu
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DI KLINIK BIDAN Hj. NANI S.Keb KELURAHAN PADANG BULAN KECAMATAN RANTAU UTARA KABUPATEN KABUHANBATU Anggita Siregar; Rika Handayani; Rani Darma Sakti Tanjung
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.87

Abstract

Antenatal care adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau ke dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pelayanan antenatal ialah untuk mencegah adanya komplikasi obstetric bila mungkin dan memastikan bahwa komplikasi dideteksisedini mungkin serta di tangani secara memadai. Menurut WHO tahun2019 sekitar 140 juta kelahiran terjadi setiap tahun. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif,yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang Antenatal care (ANC)  penelitian ini menggunakan data primer dan skunder dari laporan Klinik Hj.Nani S,Keb kelurahan Padang Bulan Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 129 responden, tehnik pengampilan sampel menggunakan tehnik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Hasil penelitian yang diperoleh, pengetahuan responden tentang Antenatal Care (ANC) berdasarkan umur adalah mayoritas berpengetahuan baik yaitu sebanyak 7 responden (21,8%), pada kelompok umur 34-40, pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan pendidikan adalah mayoritas berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 10 responden (31,1%) pada responden perguruan tinggi, pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan pekerjaan adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 10 responden (31,1%), pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan gravida adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 6 responden (18,7%), pengetahuan responden tentang Antenatal Careberdasarkan sumber informasi adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 10 responden (31,1%). Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan dengan variabel umur, pendidikan, pekerjaan, gravida, dan sumber informasidapat di simpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang Antental Care berkategori cukup
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ASUPAN GIZI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK Halimah Tusya Diah Harahap; Rani Darma Sakti Tanjung; Fitriyani Nasution
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v6i1.3250

Abstract

The first thousand days of life is a golden period or what is known as Golden Age for a child to grow and develop optimally. Brain growth is very rapid during this period, which can determine the quality of life of children in the future. Nutritional behavior is very important because it is a direct cause of nutritional problems in Indonesia Indonesia. However, any interruption during this period will impact the continuity of life and development of children. To find out the relation of a mother's behavior about 1000 days of the first life with the nutritional status of a toddler at the Sigambal Health Center, Rantau Selatan District, Labuhanbatu Regency. This research is an analytic survey with a cross-sectional approach. The study’s population was all mothers with children aged 0-24 months, totaling 40 people. The sampling technique in this study used the total population technique. After the statistical test (Chi-Square) was carried out, it was found that there was a relationship between the mother's knowledge and a value of p = 0.010 (p <0.05) and there was a relationship between the mother's attitude and a value of p = 0.011 (p <0.05) about the first 1000 days of life and the growth and development of children at the Puskesmas. Sigambal. Exist The relationship between mother's knowledge and attitudes about the first 1000 days of life with child growth and development at the Sigambal Health Center, Rantau Selatan District, Labuhanbatu Regency. nutritional status.