Didin Muhafidin
Universitas Padjadjaran, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kebijakan Transportasi Indonesia: Studi Literatur Review Pembelajaran Dengan Korea Selatan Puji Arifin; Didin Muhafidin; Ramadhan Pancasilawan
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.322

Abstract

Transportasi publik mengacu pada seluruh alat transportasi saat penumpang tidak bepergian menggunakan kendaraan milik sendiri/kendaraan pribadi. sedangkan angkutan umum adalah suatu sarana untuk memindahkan orang dan barang dari suatu tempat ke tempat lain. Salah satu masalah kota-kota besar/metropolitan adalah kemacetan. Kota metropolitan sangat dianjurkan untuk memiliki mode transportasi publik yang memadai, mencukupi kebutuhan masyarakat dan terjangkau. Kajian literatur mengenai kebijakan transportasi dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan kebijakan transportasi di Indonesia dengan Korea Selatan. Hasilnya adalah penyelenggaraan transportasi publik di Indonesia khususnya di kota-kota besar dinilai masih sangat jauh dari harapan. Kendala-kendala yang dihadapi adalah kurangnya sarana transportasi publik, infrastruktur yang memadai, tata ruang kota yang buruk dan pelayanan dalam angkutan umum itu sendiri. Selain hal-hal tersebut, kurang terjangkaunya transportasi publik ke permukiman penduduk membuat masyarakat lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian. Kendala-kendala tersebut menjadi tantangan pemerintah ke depannya untuk memperbaiki sistem transportasi publik melalui kebijakan-kebijakan yang diambil agar sesuai dengan harapan masyarakat.
Evaluasi Kebijakan Transportasi Indonesia: Studi Literatur Review Pembelajaran Dengan Korea Selatan Puji Arifin; Didin Muhafidin; Ramadhan Pancasilawan
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.322

Abstract

Transportasi publik mengacu pada seluruh alat transportasi saat penumpang tidak bepergian menggunakan kendaraan milik sendiri/kendaraan pribadi. sedangkan angkutan umum adalah suatu sarana untuk memindahkan orang dan barang dari suatu tempat ke tempat lain. Salah satu masalah kota-kota besar/metropolitan adalah kemacetan. Kota metropolitan sangat dianjurkan untuk memiliki mode transportasi publik yang memadai, mencukupi kebutuhan masyarakat dan terjangkau. Kajian literatur mengenai kebijakan transportasi dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan kebijakan transportasi di Indonesia dengan Korea Selatan. Hasilnya adalah penyelenggaraan transportasi publik di Indonesia khususnya di kota-kota besar dinilai masih sangat jauh dari harapan. Kendala-kendala yang dihadapi adalah kurangnya sarana transportasi publik, infrastruktur yang memadai, tata ruang kota yang buruk dan pelayanan dalam angkutan umum itu sendiri. Selain hal-hal tersebut, kurang terjangkaunya transportasi publik ke permukiman penduduk membuat masyarakat lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian. Kendala-kendala tersebut menjadi tantangan pemerintah ke depannya untuk memperbaiki sistem transportasi publik melalui kebijakan-kebijakan yang diambil agar sesuai dengan harapan masyarakat.