Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi di Madrasah Ibtidaiyah Mardhiyati Ningrum; Maghfiroh; Rima Andriani
eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education Vol. 5 No. 1 (2023): el Bidayah, March 2023
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jiee.v5i1.3513

Abstract

The purpose of this study is to describe the concept and implementation of an independent curriculum based on differentiated learning in Madrasah Ibtidaiyah in the development of the 21st century. The research method used is library research or literature study by reviewing various literature that is relevant to the research theme. The results showed that the purpose of the independent learning curriculum is so that teachers, students and parents can have a pleasant atmosphere. Then the characteristics of independent learning are: 1) . Project-based learning strengthens the profile of pancasila learners who have the aim of developing soft skills and character according to their talents. 2) Focus on essential materials, so that there is time for deep learning for basic competencies such as literacy and numeracy. 3) The flexibility of teachers to carry out differentiated learning based on the learning styles and abilities of the students. The essence of differentiated learning is to make students a learning center, develop the learning process according to the student's learning style and abilities, so that students can feel comfortable, safe and enjoyable following the entire learning process. Thus students can be more creative, innovative and develop according to their interests and talents. [Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep dan implementasi kurikulum mandiri berbasis pembelajaran berdiferensiasi di Madrasah Ibtidaiyah dalam perkembangan abad 21. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau studi pustaka dengan meninjau berbagai literatur yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan dari kurikulum belajar mandiri adalah agar guru, siswa dan orang tua dapat memiliki suasana yang menyenangkan. Maka ciri-ciri belajar mandiri adalah: 1) Pembelajaran berbasis proyek memperkuat profil peserta didik Pancasila yang memiliki tujuan untuk mengembangkan soft skill dan karakter sesuai dengan bakatnya. 2) Fokus pada materi esensial, sehingga ada waktu untuk pembelajaran mendalam untuk kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi. 3) Keleluasaan guru untuk melaksanakan pembelajaran yang dibedakan berdasarkan gaya belajar dan kemampuan siswa. Inti dari pembelajaran berdiferensiasi adalah menjadikan siswa sebagai pusat pembelajaran, mengembangkan proses pembelajaran sesuai dengan gaya dan kemampuan belajar siswa, sehingga siswa dapat merasa nyaman, aman dan menyenangkan mengikuti keseluruhan proses pembelajaran. Dengan demikian siswa dapat lebih kreatif, inovatif dan berkembang sesuai dengan minat dan bakatnya]
Bazar Sekolah Sebagai Upaya Pembentukan Jiwa Enterpreneur Peserta Didik di Min 2 Kota Kediri Maghfiroh; Nasrul Syarif; Zaenal Arifin
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, November
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu lembaga masih banyak yang belum mengintegrasikan pembelajaran kewirausahaan dalam pendidikan. Cara mengajar guru dalam meningkatkan kepahaman dan upaya dalam pembentukan jiwa kewirausahaan pada peserta didik masih belum maksimal, karna tidak adanya pembelajaran atau kegiatan kewirausahaan yang secara nyata. Maka penting bagi kepala sekolah menggerakkan sekolah pada pembelajran praktik secara nyata untuk peserta didik. Peran pendidikan sangat berpengaruh dalam meningkatkan dan pembentukan jiwa enterpreneur sejak sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses praktik bazar sekolah dan konten strategi dalam pembentukan jiwa enterpreneur peserta didik di MIN 2 Kota Kediri. Metode penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara untuk teknik analisis data meliputi; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan implikasi penelitian ini terhadap pembentukan jiwa enterpreneur peserta didik di lembaga pendidikan. Dengan adanya kegiatan di sekolah yang berkaitan dengan enterpreneur. Maka peserta didik akan ada peningkatan dan pembentukan jiwa atau karakter berwirausaha. Pada proses praktik bazar sekolah sebagai upaya pembentukan jiwa enterpreneur peserta didik di MIN 2 Kota Kediri terdiri beberapa langkah yaitu : (1) Pendekatan pengajaran, (2) Desain Pengajaran, (3) Metode, yang mencangkup empat langkah yaitu (a) Planning, (b) Organizing, (c) Actuating, (d) Evaluating. (4) Strategi Pengajaran, (5) Strategi Instruksional, (6) Kemahiran. Sedangkan konten strategi dalam pembentukan jiwa enterpreneur peserta didik di MIN 2 Kota Kedir pada kegiatan bazar sekolah terbentuk karna adanya proses praktik yang dilakukan dan pada kegitan tersebut terbentuk beberapa jiwa enterpreneur yaitu Jiwa Risk talking, , innovatives, locus of control, need for achievement, self efficacy, tolerance of ambiguity. Pada kegiatan bazar ini masih banyak jiwa enterpreneur yang terbentuk seperti jujur, tegas, mandiri, bertanggung jawab. Terbentuknya jiwa enterpreneur pada peserta didik sejak tingkat dasar dapat memberikan mereka bekal mental untuk masa depan yang akan datang.