Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA GURU PADA SMA NEGERI 11 TIDORE KEPULAUAN Nurdaya Hamid; Ilfan Baharuddin; Abdul Wahid Kamma
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 11: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v3i11.2559

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu agar dapat mengetahui implementasi peran kepemimpinan kepala sekolah pada pengelolaan SMA Negeri 11 Tidore Kepulauan dan mengidentifikasi upaya kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru SMA Negeri 11 Tidore Kepulauan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer ialah informasi yang diakumulasikan sama peneliti sendiri yang didapatkan secara langsung dari informan. Sementara data sekunder ialah informasi yang diakumulasikan langsung pada catatan sekolah dan berbagai dokumen terkait seperti buku, skripsi, jurnal, arsip-arsip pendukung lainnya. Informan penelitian adalah orang atau pihak tertentu selain peneliti yang memiliki pengetahuan tentang masalah penelitian, informan sebanyak 7 orang termasuk kepala sekolah, ketua komite, kurikulum dan 4 guru. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan yaitu pengumpulan data, pemeriksaan data, pembagian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pelaksanaan peran kepemimpinan kepala sekolah pada pengelolaan SMA Negeri 11 Tidore Kepulauan belum begitu efektif, dikarenakan terdapat acara kerja yang belum terealisasi dengan baik. Seperti mengatur, melaksanakan supervisi pengawasan, dan mengatur administrasi, serta mengatur pelaksanaan tata tertib. Sebagaimana tertuang dalam tugas dan fungsi kepala sekolah. Sedangkan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru pada SMA Negeri 11 Tidore Kepulauan. Masih kurang efektif, sehingga perlu ditingkatkan lagi seperti memberikan bonus, memberikan fasilitas dan melengkapi sarana prasarana. Serta lebih memperhatikan kedisiplinan pendidik maupun tenaga kependidikan.