Taufik Ridwan
Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR DI SMPN 2 KLANGENAN CIREBON Taufik Ridwan; Sutandi Sutandi; M.Fajar Rirdaus; Miftah Maulana Anwarudin; Fajar Mulya Nugraha; Mohamad Fadlihan Syah; Syahrul Rizki; Mucholis Mucholis; Satya Waluyo
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/teacher.v3i2.1332

Abstract

Dalam pelaksanaan pembelajaran mandiri terdapat permasalahan bahwa guru belum mengimentasikan konsep merdeka belajar dalam prosespembelajaran. Pola pendidikan lama yang kurang efektif membuat guru dan siswa kurang eksploratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep-konsep pokok kemandirian belajar dan pelaksanaan merdeka belajar di SMPN 2 Klangenan Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini menggunakan pencarian literatur. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu buku atau jurnal yang memaparkan masalah yang diteliti, kajian teori tentang merdeka belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemandirian belajar yang digagas pemerintah mencakup 4 kebijakan, yakni ujian sekolah berstandar nasional yang diselenggarakan oleh sekolah, asesmen keterampilan minimal dan survei karakter, penyederhanaan RPP, dan sistem zonasi penerimaan siswa baru. Sebagai kebijakan, merdeka belajar bermakna bagi siswa dan guru yaitu kebebasan berpikir, kebebasan berinovasi, merdeka belajar dan kreatif, kebebasan mencari kebahagiaan. SMPN 2 Klangenan Cirebon telah menerapkan kurikulum merdeka belajar dengan menonjolkan peran guru dalam pelaksanaannya yang meliputi guru penggerak, fasilitator pembelajaran, guru inovatif, guru berkarakter sebagai guru, guru kreatif dan mandiri.
IMPLEMENTASI MODEL PROJEK BASED LEARNING DI SMPN 2 KLANGENAN CIREBON Taufik Ridwan; Sutandi Sutandi; M.Fajar Rirdaus; Miftah Maulana Anwarudin; Fajar Mulya Nugraha; Mohamad Fadlihan Syah; Syahrul Rizki; Mucholis Mucholis; Satya Waluyo
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/teacher.v3i2.1333

Abstract

Sebagian besar guru dalam mengajar masih kurang memperhatikan kemampuan berpikir siswa, metode yang digunakan kurang beragam, akibatnya motivasi belajar siswa menjadi sulit berkembang, dan model pembelajaran cenderung mekanis dan mekanis. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pembelajaran berbasis proyek dan teknis pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek di SMPN 2 Klangenan Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini menggunakan penelusuran literatur. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu buku atau jurnal yang memaparkan masalah yang diteliti, kajian teoritis tentang self-directed learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek memiliki karakteristik dimana guru berperan sebagai fasilitator. Pedoman dalam menentukan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek disebut dengan sintaks pembelajaran berbasis proyek. Beberapa sintaks yang digunakan adalah penugasan proyek, pengembangan rencana proyek, penjadwalan sebagai langkah-langkah proyek tertentu, pemantauan kegiatan dan kemajuan proyek. Penerapan model pembelajaran berbasis proyek di SMP N 2 Klangenan Cirebon dalam 6 langkah, antara lain mengidentifikasi pertanyaan kunci, mengembangkan rencana proyek, penjadwalan, memantau siswa dan kemajuan proyek, hasil tes, mengevaluasi pengalaman.
Learning Organization Practices in Islamic Boarding Schools: Transforming Educational Culture and Institutional Performance Taufik Ridwan; Agus Rohmat Hidayat; Amelia Amelia
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v7i2.731

Abstract

Background: Pesantren is an Islamic educational institution that has existed for a long time; however, in the era of globalization, it must be able to transform in order to survive. Objective: To analyze the practice of learning organization in Pesantren X Islamic Boarding School, Cirebon, and the factors that support the development of organizational learning and its relationship to institutional performance. Method: The study adopted a qualitative case study methodology complemented by quantitative operationalization through the Learning Organization Index (LOI) based on Peter Senge’s five disciplines. Data collection was conducted through 24 semi-structured interviews, 38 observations (187.5 hours), and analyses of 47 institutional documents. Results: The LOI results indicated a score of 3.76 (75.2%), identifying the Pesantren as a developed learning organization. The dimension with the highest score was shared vision (81.7%), whereas the lowest was mental models (55.8%). The Aggregate Performance Index (API) value was 61.6%, with mental models identified as the primary area for improvement. The assessment was highly reliable, with an ICC value of 0.87. Conclusion: The findings from Pesantren X Islamic Boarding School demonstrate a high potential for becoming a learning organization, particularly in the aspects of shared vision and team learning. However, the institution continues to face significant challenges related to transformative mindsets concerning digitalization, gender, and sustainability. The theoretical contributions of this research are situated within the context of Islamic education, while the practical implications are directed toward reforming the management of Indonesian Islamic boarding schools.