Ahyar Rosidi
STIKES Hamzar Memben Lombok Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI STIMULASI MOTORIK KASAR PADA IBU-IBU YANG MEMILIKI ANAK USIA 12-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KERUAK Ahyar Rosidi; Sasteri Yuliyanti; Apriani Susmita Sari; Hikmah Lia Basuni; Intan Azkia Paramitha; Moh Syukri
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 5 No. 2 (2023): Indonesian journal of Community Dedication
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KKemampuan motorik merupakan salah satu proses tumbuh kembang yang harus dilalui dalam kehidupan anak, baik motorik halus maupun motorik kasar. Pemberian edukasi melalui pengabdian masyarakat tentang stimulasi motorik kasar pada anak usia 12-24 bulan sangat penting bagi masyarakat sebagai upaya dalam mendukung pelaksanaan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) untuk mengetahui penyimpangan perkembangan anak dan skrining penyimpangan perkembangan anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada orang tua terkait bagaimana menstimulasi motorik kasar pada anak usia 12-24 bulan. Metode yang dilakukan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan terkait bagaimana cara menstimulasi dan mengukur motorik kasar pada anak dengan menggunakan DDST. Sasaran pada kegiatan ini adalah ibu-ibu yang memiliki anak usia 12-24 bulan yaitu sebanyak 52 orang. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu sebelum diberikan edukasi pengetahuan peserta pengabdian masyarakat sebagian besar berada pada kategori pengetahuan kurang yaitu sebanyak 27 orang (52,0%) dan setelah pemberian edukasi pengetahuan peserta meningkat, sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan baik yaitu sebanyak 35 orang (67,3%). Dari hasil ini dapat dilihat bahwa ada peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan, selain itu responden sudah mampu mengukur perkembangan anak secara sederhana menggunakan DDST.
A Case Study Of The Effectiveness Of Therapy Benson In Lowering Blood Pressure In The Elderly With Hypertension In Suntalangu Village: Studi Kasus Efektivitas Trapi Benson Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Suntalangu Irwansyah Irwansyah; Ahyar Rosidi
Journal of Health and Physical Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jhp.v1i3.2116

Abstract

Hypertension is one of the chronic health problems that are often experienced by the elderly and is known as the silent killer because it can cause serious complications such as stroke, heart disease, and kidney failure. Hypertension is treated not only through pharmacological therapy, but also through non-pharmacological interventions, one of which is with the Benson relaxation technique, which is proven to help lower blood pressure through the body's relaxation mechanism and stress reduction. This study aims to determine the effectiveness of Benson's relaxation therapy in lowering blood pressure in elderly people with hypertension. The research design uses case studies with a nursing process approach that includes assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The study was conducted on an elderly person with hypertension in Suntalangu Village, Suela District for 3 x 24 hours. The research instrument is a sphygmomanometer to measure blood pressure. The results of the initial assessment showed that the patient's blood pressure was 170/90 mmHg with complaints of headache, fatigue, and pain in the back of the head. After regular Benson relaxation therapy for 3 days, there was a decrease in blood pressure to 150/80 mmHg with reduced pain complaints and the patient appeared more relaxed. The evaluation showed that there was an improvement in the patient's physical and psychological condition as well as the patient's ability to relax independently. Benson relaxation therapy is effective in lowering blood pressure in the elderly with hypertension and can be used as a simple, safe, and independent non-pharmacological intervention to improve the quality of life of people with hypertension.