Elfina Saely
uin sunan kalijaga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Menghadapi Era Industri 4.0 Elfina Saely; Shaleh
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas sumber daya manusia merupakan bagian paling penting dari setiap inti pengembangan, karena hanya sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat mempercepat pembangunan nasional. Jumlah penduduk yang besar hanya akan menjadi beban pengembangan jika kualitasnya tidak memadai. Sumber daya manusia diharapkan mampun beradaptasi dengan paradigma revolusin industri. Pada era selanjutnya terdapat prioritas yang lebih tinggi akan diberikan pada pemberdayaan sumber daya manusia dengan kemampuan berpikir tingkat lanjut untuk beradaptasi dengan tantangan masa depan Penelitian ini menggunakan metoden penelitia deskriptif kualitatif. Serta literatur pendukung yang mungkin relevan dengan penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian deskriptif merupakan gambaran yang jelas tentang apa yang diteliti. Penelitian dengan metode penelitian kualitatif peneliti menggunakan wawancara mendalam dan penelusuran literatur sebagai alat bantu pengumpulan data. Data yang diperoleh selama investigasi dapat dibagi menjadi data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah Peningkatan mutu sumber daya manusia salah satunya tenaga pendidik merupakan perwujudan capacity building yang ditujukan untuk penguatan tenaga dosen melalui pengembangan keterampilan (kinerja) dan tanggung jawab yang berbeda, serta suasana yang sinergis dengan pemerintahh(kotamadya) dan guru. Upaya optimalisasi kinerja guru secara berkelanjutan merupakan factor kunci peningkatan mutu pendidikan dibandingkan faktor lainnya.
Analisis Kritis Perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka Elfina Saely; Sukiman
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan wadah yang menentukan arah pendidikan. Pendidikan di Indonesia telah mengalami berbagai kurikulum. Kurikulum 2013 saat ini sedang dikembangkan menjadi kurikulum dasar untuk sekolah. Pembelajaran kurikulum 2013 adalah pembelajaran kompetensi melalui penguatan pembelajaran dan penilaian autentik untuk memperoleh sikap, pengetahuan dan keterampilan. Proses pembelajaran disempurnakan melalui pendekatan saintifik, yaitu pembelajaran yang menawarkan kesempatan kepada siswa untuk mengamati, menanya, bereksperimen/mengumpulkan informasi, menghubungkan/mendekati dan mengkomunikasikan. Mewabahnya pandemi Covid-19 pada tahun 2020 mengakibatkan siswa terlambat masuk kelas dan menyebabkan kerugian belajar. Situasi ini mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek untuk mencoba memulihkan pembelajaran. Salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi permasalahan yang ada adalah pengenalan kurikulum mandiri. Kurikulum Mandiri merupakan terobosan baru dalam kurikulum Indonesia yang digagas oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim. Kurikulum Merdeka bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan fasilitas dan kesempatan yang paling lengkap bagi guru untuk melakukan perbaikan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Sehingga siswa dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Pelaksanaan kurikulum mandiri saat ini tidak wajib untuk semua satuan pendidikan dan juga akan dilaksanakan secara bertahap, dengan sekolah memilih salah satu dari tiga pilihan: belajar mandiri, perubahan mandiri dan berbagi mandiri. Sekolah dapat memilih sesuai dengan kesiapan masing-masing sekolah.