Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RESPON PUPUK ORGANIK-AGRODYKE DAN CARA PEMBERIAN BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) Andi Baso; Harli A. Karim; Iinnaninengseh Iinnaninengseh; Muh Amin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.983 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.679

Abstract

Bawang merah memiliki arti penting bagi seluruh kalangan masyarakat, baik dari segi nilai ekonomisnya dan gizinya. Penelitian ini dilaksnakan di Kel Lamungan Batu, Kec Malunda, dari bulan Juli 2019 - September 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangn Acak-kelompok (RAK) 2 (dua) faktor yaitu: Dosis pemberian pupuk agrodyke 3-taraf yaitu : A1, 3 gr/polybag, A2, 5gr/polybag, A3, 7gr/polybag. F2 berbagai cara pemberian terdiri dari tiga cara yaitu: C1, di tugal, C2, di taburi, C3, dikocor. simpulan sebgai berikut; Iinterksi antara pupuk agrodyke 3gr/polybag dengan pemberian pupuk dengan cara di tugal (A1C1)  berpengaruh baik pada peubah tinggi tanaman umur-14HST, begitupula dengan interkasi antara pupuk agrodyke 7gr/polybag dengan pemberian pupuk dengan cara di kocor (A3C3) berpengaruh baik pada peubah jumlah umbi, bobot umbi basah dan bobot umbi kering. Pemberian dosis pupuk Agrodyke 7gr/polybag (A3) berpengrauh baik pada peubah jumlah umbi, bobot umbi basah dan bobot umbi kering. Pemberian pupuk dengan cara di kocor (C3) berpengruh baik pada peubah tinggi tanaman umur 28 hst, jumlah umbi, bobotumbi basah dan bobot umbi kering. 
UJI EFEKTIFITAS CENDAWA TRICHODERMA SP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KUNYIT (Curcuma longa). Dahlia Nurdin; Muhlis Yamin; Iinnaninengseh Iinnaninengseh
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3167

Abstract

Kunyit merupakan tanaman obat yang banyak diminati melalui sarana industri obat konvensional . Kunyit adalah tanaman dari organisasi Zingiberaceae berbentuk semak dan bersifat abadi yang tumbuh di daerah tropis. Rendahnya produksi kunyit menyebabkan berkurangnya kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang terus menerus dapat menjelaskan lingkungan termasuk meninggalkan residu . di tanah Penelitian ini akan dilaksanakan di Btn Lino Maloga Kelurahan Darma, kabupaten polewali mandar provinsi Sulawesi barat dari bulan april 2021 sampai juli 2021.bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian dosis Trichodema sp Tentang pertumbuhan dan produksi tanaman kunyit. Metode survey yang digunakan dalam survey ini adalah design acak kelompok (RAK) yaitu pemberian dosis Trichoderma sp terdiri dari 6 perlakuan T0 :0 gram/tanaman (Kontrol) T1 : 20 gram / tanaman T2 : 40 gram / tanaman T3 : 60 gram / tanaman T4 : 80 gram/ tanaman T5 : 100 gram/ tanaman. dengan demikian dalam penelitian ini terdapat 6 perlakuan dan setiap perlakuan masing-masing diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit penelitian dan setiap perlakuan terdapat 4 tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah 96 tanaman. hasil pengamatan dan analisis data statistic menunjukkan bahwa terjadi efektivitas pemberian dosis jamur Trichoderma sp, pada semua prameter. namun pada Parameter Tinggi tanaman dan jumlah daun menunjukkan pengaruh yang lebih besar terhadap perlakuan Trichodema sp dengan dosis 100 gram pertanaman (5).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis cendawan Trichoderma sp memberikan pengaruh terbaik terhadap semua parameter yang diamati Kata Kunci : Bahan Organik, pertumbuhan, produksi kunyit.  
PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI BONGGOL BATANG PISANG DAN ARANG SEKAM PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA HIJAU (Lactuca sativa L.) Alfrida Alfrida; Hasanuddin Kandatong; Adnan Arruan Langga; Iinnaninengseh Iinnaninengseh; Satriani Satriani
Jurnal Agroterpadu Vol 5, No 2 (2026): Jurnal Agroterpadu Volume 5, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v5i2.6312

Abstract

Selada hijau (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang menjanjikan. Sayuran ini kaya akan vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B, C, kalsium, dan fosfor, yang berperan dalam menjaga sistem imun, merawat kesehatan kulit, serta membantu mencegah penuaan dini. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sepakuan, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, selama periode Desember 2024 hingga Januari 2025.Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK).Perlakuan   pertama  pemberian   bonggol  batang   pisang   yang terdiri dari 3 taraf yaitu: B0=Tanpa    pemberian   bokashi   ( hanya  tanah), B1=100 gr / polybag, B2=200 gr / polybag. Perlakuan   kedua   pemberian   arang  sekam  padi   yang   terdiri   dari 3   taraf  yaitu: A0= Tanpa   Arang   sekam  (hanya  tanah), A1=100 gr / polybag, A2=200 gr / polybag. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada hijau (Lactuca sativa L.) Penggunaan bokashi bonggol batang pisang dengan dosis B2 (200 gram per polibag) memberikan pengaruh yang paling optimal dan menunjukkan perbedaan yang sangat nyata dibandingkan dengan perlakuan lainnya, Perlakuan ini terbukti meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada hijau secara signifikan. Penggunaan arang sekam padi pada dosis A1 (100 gram per polibag) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap panjang daun pada umur 14 hari setelah tanam (HST). Kombinasi antara bokashi bonggol batang pisang (B2) dan arang sekam padi (A1 100 gr / polibag)  memberikan pengaruh nyata pada Panjang daun 14 HST.