Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dampak Program Gernas Kakao Terhadap Pendapatan Petani Di Desa Manyamba Kecamatan Tammerodo Sendana Kabupaten Majene Nasruddin Nasruddin; Ishak Manggabarani; Andi Baso
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.824 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.917

Abstract

Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan Mei 2019 sampai dengan Agustus 2019 pada Desa Manyamab Kecamatan Tammerodo Sendana Kabupaten Majene, Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Dampak Program Gernas Terhadap Pendapatan Petani terkhusus pada Desa Manyamba yang ada di Kecamatan Tammerodo Sendan. Adapun Cara yang digunakan dalam penelitian yaknikualitatif dan kuantitatif , dimana jumlah petani yang ada di Desa Manyamba sebanyak 244 namun yang diambil hanya 15% sebanyak 36 (Suharsimi,2010). Dan untuk menentukan pendapatan menggunakan rumus π= TR – TC, sehingga Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata – rata penerimaan petani setelah gernas Rp. 28.116.000dibanding sebelum gernas Rp. Rp. 18.625.000, sehingga dapat diketahui bahwa peningkatan pendapatan juga terjadi dimana sebelum gernas rata – rata pendapatan yang diperoleh Rp 12.173. dan setelah gernas Rp. 27.705.922.
PERAN DAN MOTIVASI KELOMPOK NELAYAN DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PERIKANAN DI DESA TONYAMAN KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR Gunawan Arifandi; Haeruddin Haeruddin; Andi Baso
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.179 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Kelompok Nelayan dalam pelestarian dan budidaya, Pendidikan dan pengetahuan, wahana kerja sama dan unit produksi serta motivasi kelompok nelayan terhadap hasil tangkap, pendapatan, dan pemenuhan kebutuhan. Penelitian ini dilaksanakan pada 10 Kelompok Nelayan yang terdapat di Desa Tonyaman Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar dari bulan Juni 2019 sampai selesai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kuisioner, studi pustaka dan observasi. Dalam penentuan responden dilakukan secara purposive sampling jumlah responden sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpukan bahwa secara umum kelompok nelayan telah menjalankan perannya sebagai pelestarian dan budidaya dengan kategori mempengaruhi, peran sebagai pendidikan dan pengetahuan dengan kategori mempengaruhi, dan peran sebagai wahana kerja sama dan unit produksi dengan kategori sangat mempengaruhi. Sedangkan motivasi nelayan terhadap hasil tangkap,pendapatan, dan pemenuhan kebutuhan dengan kategori memotivasi. Keberadaan kelompok berimplikasi pada meningkatnya pengetahuan-keterampilan, akses terhadap sumber-sumber informasi terkait dengan modal, pasar, teknologi ataupun jaringan bagi anggota.
RESPON PUPUK ORGANIK-AGRODYKE DAN CARA PEMBERIAN BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) Andi Baso; Harli A. Karim; Iinnaninengseh Iinnaninengseh; Muh Amin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.983 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.679

Abstract

Bawang merah memiliki arti penting bagi seluruh kalangan masyarakat, baik dari segi nilai ekonomisnya dan gizinya. Penelitian ini dilaksnakan di Kel Lamungan Batu, Kec Malunda, dari bulan Juli 2019 - September 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangn Acak-kelompok (RAK) 2 (dua) faktor yaitu: Dosis pemberian pupuk agrodyke 3-taraf yaitu : A1, 3 gr/polybag, A2, 5gr/polybag, A3, 7gr/polybag. F2 berbagai cara pemberian terdiri dari tiga cara yaitu: C1, di tugal, C2, di taburi, C3, dikocor. simpulan sebgai berikut; Iinterksi antara pupuk agrodyke 3gr/polybag dengan pemberian pupuk dengan cara di tugal (A1C1)  berpengaruh baik pada peubah tinggi tanaman umur-14HST, begitupula dengan interkasi antara pupuk agrodyke 7gr/polybag dengan pemberian pupuk dengan cara di kocor (A3C3) berpengaruh baik pada peubah jumlah umbi, bobot umbi basah dan bobot umbi kering. Pemberian dosis pupuk Agrodyke 7gr/polybag (A3) berpengrauh baik pada peubah jumlah umbi, bobot umbi basah dan bobot umbi kering. Pemberian pupuk dengan cara di kocor (C3) berpengruh baik pada peubah tinggi tanaman umur 28 hst, jumlah umbi, bobotumbi basah dan bobot umbi kering. 
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK UBI JALAR UNGU (Ipomoea Batatas L) PADA USAHA MAKMUR SUMARORONG DI DESA RANTE KAMASE KECAMATAN SUMARORONG KABUPATEN MAMASA Andi Baso; Haeruddin Haeruddin; Devi Lestari
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.1246

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yakni pada bulan Februari 2020 sampai dengan Mei 2020 di Desa Rante Kamase Kecamatan Sumarorong Kabupaten Mamasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor Internal dan faktor Eksternal strategi Pengembangan Usaha Keripik Ubi Jalar Ungu dengan studi kasus pada “Usaha Makmur Sumarorong” di Desa Rante Kamase. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu populasi dengan asumsi bahwa Usaha Makmur Sumarorong ini telah memenuhi kriteria karakter penelitian. Untuk menganalisis strategi pengembangan menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha keripik ubi jalar ungu pada Usaha Makmur Sumarorong yaitu faktor kekuatan dengan nilai total 1,91 lebih besar dibandingkan faktor kelemahan dengan nilai total yaitu 0,96 hal ini menunjukkan bahwa kekuatan dapat mendukung pengembangan usaha Keripik Ubi Jalar Ungu Pada Usaha Makmur Sumarorong. Sedangkan faktor eksternal memiliki faktor peluang dengan nilai total yaitu 1,50 lebih besar dari faktor ancaman dengan nilai total yaitu 1,15 hal ini menunjukkan bahwa usaha keripik ubi jalar ungu pada usaha Makmur Sumarorong ini memiliki potensi peluang yang sangat besar. Posisi Strategi usaha keripik ubi jalar ungu pada usaha Makmur Sumarorong di Desa Rante Kamasemenggunakan strategi SO (Strength-Opportunity) dimana menggunakan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Kata kunci : ubi jalar ungu, pengembangan, strategi, analisisSWOT.
Penerapan Modal Sosial Dalam Peningkatan Produktivitas Kelompok Tani Rantai Bersama Di Desa Kurma Kecamatan Mapilli ISHAK MANGGABARANI; Andi Baso; YENNI IRWANDA LORINANTO
Jurnal Agroterpadu Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Agroterpadu Volume 5, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v5i1.6359

Abstract

Produktivitas kelompok tani dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah modal sosial yang mencakup kepercayaan, interaksi sosial, dan kemitraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial dalam mendukung kerja sama dan produktivitas Kelompok Tani "Rantai Bersama" serta mengidentifikasi strategi yang efektif dalam meminimalisir kendala dan memaksimalkan pemanfaatan modal sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 20 responden anggota kelompok tani, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif (persentase dan mean) serta koefisien hubungan sederhana. Hasil menunjukkan bahwa modal sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas dengan rata-rata 88%, dan hubungan yang sangat erat dengan produktivitas kelompok (K = 0.9987). Strategi efektif meliputi pelatihan dan penyuluhan, peningkatan kerja sama, serta pemanfaatan teknologi dan akses pasar dengan capaian rata-rata 79,5%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan modal sosial melalui strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas kelompok tani