p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Wa Ode Sri Kamba Wuna
STIKes Pelita Ibu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INTRA UTERINE FETAL DEATH (IUFD) PADA IBU BERSALIN DI RSUD KOTA KENDARI Wa Ode Sri Kamba Wuna; Sulfianti A Yusuf
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13771

Abstract

Intra Uterine Fetal Death (IUFD) atau kematian janin dalam kandungan adalah tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dan belum dikeluarkannya janin dari uterus ibunya. Intra Uterine Fetal Death (IUFD) merupakan salah satu penyebab kematian perinatal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 62 orang terbagi atas Kasus IUFD 31 orang dan Kontrol (Tidak IUFD) berjumlah 31 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar check list. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan uji Mann Whitney U. Hasil Uji Chi Square hubungan umur ibu dengan kejadian IUFD didapatkan nilai p=0,27 (p>0,05) artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan kejadian IUFD. Hasil Uji Chi Square hubungan paritas dengan kejadian IUFD didapatkan nilai p=0,00 (p<0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian IUFD. Hasil Uji Mann Whitney U hubungan umur kehamilan dengan kejadian IUFD diperoleh hasil p=0,01 (p<0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara umur kehamilan dengan kejadian IUFD. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian IUFD, ada hubungan antara paritas dan umur kehamilan dengan kejadian IUFD.   Kata Kunci: Umur Ibu, Paritas, Umur Kehamilan, IUFD.
Faktor Risiko Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari Sukmawati Sukmawati; Wa Ode Sri Kamba Wuna; Harni Harni; Via Zakiah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47768

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei tahun 2024 di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang tercatat di rekam medik atau buku register ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari tahun 2023 sebanyak 57 dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Hasil uji statistik regresi logistik didapatkan bahwa omnibus test of model coefissien menunjukkan bahwa 0,001<0,05 maka disimpulkan bahwa variabel independent berpengaruh secara bersama sama atau secara simultan terhadap variabel dependent dan nilai nagelkerke R square sebesar 0,427 maka berkesimpulan sumbangan pengaruh independent terhadap variabel dependen secara bersama-sama atau secara simultan sebesar 42,7% yang berarti bahwa umur ibu dengan risiko tinggi, paritas multipara, dan preeklamsia memiliki risiko 42,7 kali lipat bayi mengalami berat badan lahir rendah. Kata Kunci: Berat Badan Lahir Rendah, Paritas, Preeklamsia, Umur. Abstract This study aims to determine the risk factors for the incidence of low birth weight (LBW) at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The research instrument used was an observation sheet. This research was conducted in May 2024 at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City. The population and sample of this study were all babies with low birth weight (LBW) recorded in the medical records or maternity register books at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City in 2023, totaling 57 with a total sampling technique. The results of the logistic regression statistical test obtained that the omnibus test of model coefficient showed that 0.001 <0.05, it was concluded that the independent variables had a joint or simultaneous effect on the dependent variable and the Nagelkerke R square value of 0.427 concluded that it contributed an independent effect on the dependent variable together or simultaneously by 42.7%, which means that the age of mothers with high risk, multiparous parity, and preeclampsia has a 42.7-fold risk of low birth weight babies. Keywords: Low Birth Weight, Parity, Preeclampsia, Age.