Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Risiko Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari Sukmawati Sukmawati; Wa Ode Sri Kamba Wuna; Harni Harni; Via Zakiah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47768

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei tahun 2024 di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang tercatat di rekam medik atau buku register ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari tahun 2023 sebanyak 57 dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Hasil uji statistik regresi logistik didapatkan bahwa omnibus test of model coefissien menunjukkan bahwa 0,001<0,05 maka disimpulkan bahwa variabel independent berpengaruh secara bersama sama atau secara simultan terhadap variabel dependent dan nilai nagelkerke R square sebesar 0,427 maka berkesimpulan sumbangan pengaruh independent terhadap variabel dependen secara bersama-sama atau secara simultan sebesar 42,7% yang berarti bahwa umur ibu dengan risiko tinggi, paritas multipara, dan preeklamsia memiliki risiko 42,7 kali lipat bayi mengalami berat badan lahir rendah. Kata Kunci: Berat Badan Lahir Rendah, Paritas, Preeklamsia, Umur. Abstract This study aims to determine the risk factors for the incidence of low birth weight (LBW) at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The research instrument used was an observation sheet. This research was conducted in May 2024 at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City. The population and sample of this study were all babies with low birth weight (LBW) recorded in the medical records or maternity register books at Dewi Sartika General Hospital, Kendari City in 2023, totaling 57 with a total sampling technique. The results of the logistic regression statistical test obtained that the omnibus test of model coefficient showed that 0.001 <0.05, it was concluded that the independent variables had a joint or simultaneous effect on the dependent variable and the Nagelkerke R square value of 0.427 concluded that it contributed an independent effect on the dependent variable together or simultaneously by 42.7%, which means that the age of mothers with high risk, multiparous parity, and preeclampsia has a 42.7-fold risk of low birth weight babies. Keywords: Low Birth Weight, Parity, Preeclampsia, Age.
PENGABDIAN MASYATAKAT TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS MELALUI EDUKASI PEMERIKSAAN IVA DAN PAP SMEAR DI WILAYAH KERJA KELURAHAN MATA KOTA KENDARI Sukmawati; Julian Jingsung; Via Zakiah; Dwi Ayu Rahmawati; Kelya Nasrum
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v4i2.1146

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah agar terjadinya peningkatan pemahaman Masyarakat terhadap skrining kanker Serviks Metode Iva Test Dalam Menurunkan Faktor Resiko kejadian Kanker leher rahim. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2024 bertempat di Balai Kelurahan Mata Kota Kendari. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah berupa kegiatan pemberian pendidikan Kesehatan atau penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi atau tanya jawab tentang kanker serviks dengan tahap persiapan, pelaksanaan, penutup. Hasil pengabdian Masyarakat meliputi bahwa karakteristik responden berdasarkan pendidikan ibu adalah mayoritas pendidikan dasar yaitu 15 responden (50%). Pre test pengetahuan WUS menunjukkan bahwa pengetahuan responden terkait fungsi dari pemeriksaan dengan metode iva test, pengertian defenisi kanker serviks, tanda dan gejala, penyebab, factor resiko kanker serviks, dan kategori temuan IVA Test serta SOP pemeriksaan IVA masih dalam kategori kurang yaitu sebanyak 20 responden (66,6%) dan setelah dilakukan postest rata-rata pengetahuan responden dalam kategori yang baik 15 responden (50%) dan cukup yaitu 15 responden (50%). Pelaksanaan penyuluhan ini mendapat respon yang baik, terbukti dari antusiasme dan kesediaan para peserta yang datang di lokasi untuk mengikuti kegiatan tepat waktu.