This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Farah Amalia Firdausya
Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN UJI GLEJSER DAN UJI PARK DALAM MENDETEKSI HETEROSKEDASTISITAS PADA ANGKA KEMATIAN IBU DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2020 Farah Amalia Firdausya; Rachmah Indawati
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.14069

Abstract

Heteroskedastisitas keadaan ketika varian dari error bersifat tidak konstan. Keberadaan heteroskedastisitas dapat menyebabkan model regresi yang dihasilkan tidak tepat sehingga menimbulkan kesalahan dalam interpretasi hasil. Uji glejser dan uji park merupakan dua uji heteroskedastisitas yang sering digunakan oleh para peneliti. Heteroskedastisitas lebih rentan terjadi pada data cross section. Data Angka Kematian Ibu (AKI) di Provinsi Jawa Timur tahun 2020 merupakan salah satu data cross section. Penelitian ini bertujuan membandingkan sensitivitas uji glejser dan uji park dalam mendeteksi heteroskedastisitas pada Angka Kematian Ibu di Provinsi Jawa Timur tahun 2020 dan faktor yang mempengaruhinya. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dan merupakan data sekunder. AKI dan faktor pengaruhnya di 38 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur menjadi sumber data yang digunakan pada tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji glejser mendeteksi tiga variabel yang mengandung heteroskedastisitas dengan signifikansi <0.05, yaitu penanganan komplikasi kebidanan (X1), persalinan oleh tenaga kesehatan (X3), dan persentase penduduk miskin (X6). Sedangkan uji park mendeteksi satu variabel yang mengandung heteroskedastisitas yaitu penanganan komplikasi kebidanan (X1). Uji glejser memiliki sensitivitas yang lebih baik dalam mendeteksi heteroskedastisitas karena variabel yang terdeteksi heteroskedastisitas lebih banyak dibandingkan dengan uji park.