Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Workshop Pembuatan Buku Digital menggunakan Aplikasi Articulate Storyline bagi Guru SMPN 3 Tebat Karai Dewi Handayani; Muzanip Alperi; Salastri Rohiat; Rini Indriani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.7653

Abstract

SMPN 3 Tebat Karai merupakan salah satu sekolah yang ada di Desa Tapak Gedung, Kabupaten Kepahiang yang memiliki sarana laboratorium komputer di sekolah.  Akan tetapi pemanfaatan laboratorium komputer di sekolah masih belum maksimal, oleh karena itu perlu diadakan workshop yaitu berupa pelatihan dan pendampingan tentang pembuatan media berbasis informasi dan Teknologi (IT). Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan motivasi dan pengetahuan guru dalam membuat dan merancang media pembelajaran khususnya bahan ajar digital berbasis android menggunakan aplikasi articulate storyline serta mengetahui respon guru-guru SMPN 3 Tebat Karai terhadap kegiatan workshop bahan ajar digital berbasis android menggunakan aplikasi articulate storyline. Metode yang digunakan untuk kegiatan pengabdian ini adalah pembekalan/workshop, praktik terbimbing dan evaluasi.  Peserta kegiatan adalah guru SMPN 3 Tebat Karai yang berjumlah 15 orang. Kegiatan pengabdian berlangsung dengan lancar, peserta sangat antusias terhadap materi yang disajikan tim. Sebanyak 75% peserta telah berhasil membuat bahan ajar menggunakan aplikasi articulate storyline. Dari angket yang disebarkan 100% guru sangat tertarik dengan materi pengabdian. 80% peserta memahami materi yang disampaikan tim pengabdian. Peserta berkomitmen untuk mencoba menerapkan bahan ajar yang telah dibuat kepada siswa di kelas setelah selesai kegiatan pengabdian berlangsung.SMPN 3 Tebat Karai is one of the schools in Tapak Gedung Village, Kepahiang Regency, which has computer laboratory facilities at the school. However, the utilization of computer laboratories in schools is still not optimal; therefore, it is necessary to hold workshops in the form of training and mentoring on creating Information and Technology (IT)-based media. This service aims to increase teacher motivation and knowledge in making and designing learning media, especially android-based digital teaching materials using the articulate storyline application, and to know the responses of SMPN 3 Tebat Karai teachers to Android-based digital teaching materials workshops using the articulate storyline application. The method used for this service activity is debriefing/workshop, guided practice and evaluation. The activity participants were 15 Tebat Karai SMPN 3 teachers. The service activities went smoothly; the participants were very enthusiastic about the material presented by the team. As many as 75% of participants have succeeded in making teaching materials using the articulate storyline application. From the questionnaires distributed, 100% of the teachers were very interested in the service material. 80% of participants understood the material presented by the service team. Participants are committed to applying the teaching materials made to students in class after the community service activities are finished.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS STEM BAGI GURU SDN 6 DESA TAPAK GEDUNG Dewi Handayani; Muzanip Alperi; Salastri Rohiat; Sura Menda Ginting
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 3 No. 02 (2023): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v3i02.301

Abstract

The challenge in 4.0 era requires teachers as part of the society to have certain qualities such as able to prepare knowledgeable and skillful students in science, technology, engineering, and mathematics (STEM) subjects as STEM based learning is align with 2013 curriculum in Indonesia. At SDN 6 Tebat Karai, teachers' ability to develop STEM-based learning tools is still lacking, so training in making and developing learning tools is needed. This activity is a community service activity aimed at elementary teachers so that they can design, prepare, and produce a set of STEM-based teaching instruments and able to perform those instruments in a classroom. The community service activity was done in SDN 06 (state elementary school) of Tebat Karai Region, Kepahiang on 28-29th of July 2023. This activity was a training program followed by 15 elementary teachers of Tebat Karai. The training method used was technical assistance method in a workshop that consisted of training, guided practice, monitoring, and evaluation processes. The output of this activity was STEM-based lesson plan using project-based learning model that consist of 6 major learning activities which are: (1) introductory by giving essential questions; (2) project planning; (3) scheduling; (4) project progress monitoring; (5) student assessment; (6) learning experience evaluation. From the activities that have been carried out, the results obtained are an increase in teacher understanding of STEM-based learning tools with a difference in N-Gain value of 0.87 in the high category.
Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Android Bagi Guru Kimia Se-Kota Bengkulu Dewi Handayani; Muzanip Alperi; Nurhamidah Nurhamidah; Emilia Candrawati
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i2.5489

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang bahan ajar digital berbasis android menggunakan Microsoft Office PowerPoint (PPT) dengan bantuan iSpring Suite 10 dan Website 2 Apk Builder. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop dan pelatihan yang diikuti oleh 20 orang guru kimia perwakilan dari SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Bengkulu. Pada pelaksanaan, peserta diberikan materi tentang pembuatan media berbasis android, praktik dan pembimbingan secara langsung. Pembuatan media ini sangat menarik dan mudah dibuat sehingga guru sangat antusias dalam membuat produk media pembelajaran yang akan mereka rancang. Dari 20 peserta yang mengikuti kegiatan, 80% peserta yaitu 16 orang telah berhasil membuat bahan ajar berbasis android. Dari angket respon yang disebarkan 100% peserta sangat tertarik untuk membuat bahan ajar, pemahaman tentang pembuatan media sebanyak 85%, kemampuan dalam mengembangkan materi ajar yang dibuat sebesar 85% serta keinginan untuk menerapkan bahan ajar yang dibuat sebanyak 90%. Pemahaman peserta terhadap bahan ajar digital menjadi meningkat dan peserta termotivasi untuk mengimplementasikan bahan ajar yang dibuat di kelas sehingga mendukung era industri 4.0.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran menggunakan Aplikasi Screencast-O-Matic bagi Guru di SDN 59 Bengkulu Tengah Dewi Handayani; Wiwit Wiwit; Sura Menda Ginting; Muzanip Alperi
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 3 No. 1 (2023): ANDROMEDA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v3i1.27644

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian diantaranya adalah guru SDN 59 Bengkulu Tengah memiliki bekal ilmu khusus tentang media pembelajaran khususnya tentang pembuatan video pembelajaran menggunakan aplikasi Screencast -O-Matic. Selanjutnya diharapkan guru dapat membuat dan mengembangkan media pembelajaran yang tepat untuk di sajikan kepada peserta didik. Metode pengabdian yang digunakan pada kegiatan ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik pembuatan media pembelajaran secara langsung. Pada tahap akhir juga dilakukan kegiatan monitoring dan evaluasi untuk melihat keberhasilan program yang telah dilakukan. Dari kegiatan yang telah dilakukan, respon para peserta sangat bagus. Hal ini dikarenakan aplikasi pembuatan video presentasi Screencast-O-Matic ini masih baru dan belum dikembangkan di sekolah. Keingintahuan peserta sangat besar. Untuk penerapan langsung ke materi pelajaran dan dimasukkan kedalam aplikasinya sebagian dikerjakan pada saat praktek penggunaan aplikasi, sebagian lagi dikerjakan di rumah. Secara umum, berdasarkan instrumen hasil yang diperoleh peserta mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai pasca produksi hasilnya Baik.