Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Pendirian Koperasi Syariah Bagi Kelompok Usaha Bersama Masyarakat di Desa Meninting Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat Alamsyah Abu Bakar; Lalu Hamdani Husnan
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Juli-Desember 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan neraca awal koperasi, calon pengurus koperaasi syariah, yang akan melanjutkan/mengurus sampai terbentuknya koperasi syariah yang berbadan hukum, disamping memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai tatacara dan prosedur mendirikan koperasi, serta mempraktekkannya. Kehadiran kelompok usaha bersama sebagai cikalbakal terbentuknya koperasi dapat menopang dan mendukung aktivitas ekonomi sangat dirasakan manfaatnya, karena didasarkan atas kepentingan dan kemaslahatan bersama para anggotanya. Oleh karenya, pemerintah harus memberikan perhatian dan kemudahan terhadapa upaya-upaya dari berbagai pihak yang ingin mendirikan sebuah koperasi. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat melakukan aktivitas ekonomi sekaligus dapat memecahkan setiap permasalahan yang dihapadi secara mudah dan dalam waktu yang relative cepat, tidak memerlukan adanya persyaratan-persyaratan yang berat dan sulit. Kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat saat ini adalah melakukan usaha bersama yang salah satu kegiatannya adalah melakukan simpan pinjam. Kegiatan simpan pinjam tersebut yang sekarang akan ditingkatkan menjadi koperasi, dan telah terbentuk necara dan calon pengurus. Koperasi adalah usaha simpan-pinjam uang, yang biasanya memberlakukan system bunga sebesar presentase terhadap besaran uang yang disimpan atau yang disimpan oleh anggota. Penggunaan system bunga oleh koperasi, mengikuti cara yang dilajkukan oleh lembaga-lembaga baik bank maupun non bank. Dari hasil usaha ini, koperasi memperoleh Laba (Profit) dari sisa hasil usaha tersebut diberikan kepada para anggotanya sesuai dengan peran dan konstribusinya terhadapa usaha koperasi. Harapan akhirnya nanti adalah dengan terbentuknya tim persiapan pembentukan koperasi dan jalannya usaha kelompok bersama nantinya akan dilanjutkan dengan pembentukan koperasi simpan pinjam syariah di wilayah dusun Montong Desa Meninting Kecamatan Batulayar Lombok Barat.
POTENSI SEKTOR UNGGULAN SERTA KONTRIBUSINYA DALAM MENCIPTAKAN KESEMPATAN KERJA DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Hailudin; Akung Daeng; Mahyuddin Nasir; Alamsyah Abu Bakar; Irwan Suriadi
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2023): Elastisitas, Maret 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai potensi ekonomi yang menjadi dominasi serta memiliki keunggulan terutama dalam penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder time series. Selanjutnya data dianalisis dengan memakai Tipologi Klassen, Location Quotient (LQ); Model Rasio Pertumbuhan (MRP); dan analisis kesempatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan analisis Location Quotient (LQ), Kabupaten Lombok Barat memiliki 12 sektor yang masuk katageri sektor basis (unggulan). Sedangkan berdasar analisis Model Rasio Pertumbuhan (MRP), terdapat 6 sektor ekonomi yang menonjol dengan ratio pertumbuhan (RPs) yang posistif dan lebih besar dari 1. Dengan dasar 2 analisis tersebut dan mengacu pada kajian tipologi Klassen, Lombok Barat termasuk dalam klasifikasi Tipe II yaitu ‘daerah tertinggal dan dalam proses membangun’. Ini terjadi karena sektor-sektor pendukung pertumbuhannya masih didominasi oleh sektor sekunder yang mulai mengarah ke sektor tersier, seperti sektor penyediaan akomodasi makan minum, Industri pengolahan, Pengadaan air & pengelolaan sampah, Konstruksi, Jasa pendidikan dan jasa lainnya, Perdagangan besar dan eceran, serta sektor Transportasi dan pergudangan. Selanjutnya dari aspek kesempatan kerja didominasi oleh 5 sektor ekonomi utama yaitu sektor Pertanian, kehutanan, dan perikanan; Industri pengolahan; Perdagangan besar dan eceran; Transportasi dan pergudangan serta Jasa keuangan dan asuransi perusahaan, dan sosial. Sedangkan sektor lain relative masih kecil kontribusinya. Karenanya eksistensi sektor-sektor potensial yang ada harus tetap dijaga, dengan melakukan pemetaan potensi yang dimiliki yang diekspos secara luas. Promosi dan inovasi periodik terhadap hasil produksi/industri dan jasa di tingkat lokal/nasional maupun internasional, mesti terus digalakkan dan dikembangkan.