Kinerja kreatif merupakan suatu hal yang sangat diharapkan oleh setiap pimpinan, baik di instansi pemerintah maupun non pemerintah ataupun di bidang jenis usaha lainnya. Setiap organisasi atau perusahaan, tentunya tidak luput dari masalah operasional, maka hal ini, perlu diupayakan untuk menuntaskan masalah dengan meningkatkan kinerja kreatif dari para karyawan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja kreatif karyawan dengan teamwork dan komitmen kerja sebagai variabel mediasi. Obyek penelitian ini adalah Rumah Makan Nusantara Sentani Papua, dengan jumlah populasi 106 karyawan, penentuan sampel menggunakan sampel jenuh. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data, sedangkan analisis data menggunakan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengoptimalkan kinerja kreatif karyawan lebih banyak dipengaruhi oleh komitmen kerja, artinya ketika karyawan memiliki komitmen kerja yang baik maka akan memberikan pengaruh yang baik dalam bekerja sehingga setiap karyawan memungkinkan dapat menghasilkan kinerka yang kreatif, ada keyakinan dan loyalitas yang dianut sehingga mendorong dirinya dalam memaksimalkan kemampuan bekerja. Disamping itu, kontribusi variabel teamwork dan pelatihan juga terlihat efektif meningkatkan kinerja kreatif karyawan, kejelasan tujuan dalam bekerja menjadi harapan karyawan bisa bekerjasama dengan baik dalam tim, dan juga pelaksanaan pelatihan yang memperhatikan metode, keterampilan instruktur dan lama waktu. Secara tidak langsung menunjukkan hasil bahwa teamwork dan komitmen kerja dapat memediasi yang cukup baik dalam hubungan pelatihan dan kinerja kreatif karyawan, meskipun kontribusinya masih lebih rendah dibandingkan dengan pengaruh langsungnya.