Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Program Pengembangan Bimbingan Belajar Masyarakat (Studi Kasus Desa Waruk, Kec Karangbinangun Lamongan) Isna Ayu Safitri Kusuma Dewi; Fibia Sentauri Cahyaningrum; Dina Maysaroh; Presti Belinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i4.168

Abstract

One of the problems in the Waruk Village community, Karangbinangun District, Lamongan Regency, is the lack of awareness of the potential around them that they might be able to use as additional resources that might be useful for the education of the Waruk Village community. With this potential, the people of Waruk Village can be more able to build and develop a more advanced learning system in Waruk Village and can help people who are less educated in Waruk Village.
OPTIMASI DIGITAL MARKETING DAN PROGRAM JUAL BELI DI DESA WAJIK Muad Muad; Isna Ayu Safitri Kusuma Dewi; Fibia Sentauri Cahya Ningrum; Muhammad Sulthon; Abdul Rozaq Al Farizi; Andrean Febri Wicaksono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.13544

Abstract

Program Optimalisasi Digital Marketing dan Jual Beli di Desa Wajik kecamatan Lamongan kabupaten Lamongan merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan terdiri dari kegiatan pokok (Desa), dan kegiatan penunjang. penelitian ini membahas kegiatan pokok (Desa) yang bertujuan untuk memberi pengalaman dan sebagai proses pembelajaran bagi masyarakat untuk menggali potensi-potensi Desa yang dapat dikembangkan. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dari survey, dan perencanaan kegiatan tambahan selain kegiatan inti yang telah direncanakan. Kegiatan tambahan yaitu adanya dukungan dari pemerintah setempat dan masyarakat Desa. Hal tersebut ditunjukkan dalam kegiatan yang banyak melibatkan masyarakat dari berbagai golonga dari Pemerintah Desa beserta aparatnya. Kegiatan-kegiatan Desa seperti sosialisasi marketing dan pengelolaan jual beli serta kegiatan agustusan. Kegiatan Porgram Optimalisasi Digital Marketing dan Jual Beli diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa khususnya yang bertujuan untuk menciptakan peningkatan ekonomi masyarakat Desa.
RISIKO MENINGGAL KELOMPOK CONFIRM COVID-19, PDP, DAN ODP DI JAWA TIMUR Fibia Sentauri Cahyaningrum; Nola Riwibowo; Isna Ayu Saftri K D; Abdun Nafi Kurniawan; Taruna Firlian Tama
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v4i2.353

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a disease caused by a new type of virus called Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Based on data up to April 9th 2020, confirmed cases of COVID-19 in East Java are 6.78% of the total confirmed cases in Indonesia. Meanwhile, cases of death due to COVID-19 are 6.07% of the total cases of death in Indonesia. In handling it, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia classifies COVID-19 patients into 3 status levels, namely ODP, PDP and Confirmed. The results of the meta-analysis using the risk ratio with the Mantel-Haenszel fixed effect model obtained a pooled risk ratio for the PDP and ODP groups (RR = 33.66, 95% CI: 20.88-54.27), the confirmed and ODP groups (RR = 56.31, 95% CI: 32.07-98.87), and the confirmed and PDP groups (RR = 1.75, 95% CI: 1.2-2.53). The order of the group with the highest risk of death is Confirmed > PDP > ODP.
Evaluation of Distance Measurement Using Complete Linkage Method Fibia Sentauri Cahyaningrum; Isna Ayu Safitri Kusuma Dewi; Nola Riwibowo; Taruna Firlian Tama
bit-Tech Vol. 6 No. 2 (2023): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v6i2.1045

Abstract

Cluster analysis is the process of grouping a number of objects based on information obtained from data that explains the relationship between objects with the principle of maximizing similarities between members of one cluster and minimizing similarities between clusters. Cluster analysis is useful for identifying objects (recognition), supporting decision-making systems, and data mining. Cluster analysis consists of hierarchical (Average Linkage, Single Linkage, Complete Linkage, Ward's, and Centroid) and non-hierarchical (K-Means) methods. Each method generally has advantages and disadvantages. Apart from that, there are several distance measures that are commonly used in the grouping process, such as Euclidean, Canberra Metric, Czekanowski Coefficient, and others. In general, researchers will choose one or several cluster analysis methods as a comparison and a certain distance measure to be applied to the data in order to group objects based on certain criteria. In this research, a study and evaluation of Euclidean distance measures, Canberra Metric, and Czekanowski Coefficient were carried out using the Complete Linkage method based on simulated data. The conclusion obtained from evaluating measures of object similarity, namely Euclidean distance, Canberra Metric, and Czekanowski Coefficient by applying the Complete Linkage method, concluded that Euclidean distance is better used as a measure of object similarity in grouping cases compared to Canberra Metric and Czekanowski Coefficient.
THE FACTORS THAT INFLUENCE TIKTOK POPULARITY AS A DIGITAL MARKETING TECHNIQUE TO GROW CUSTOMER ENGAGEMENT Isna Ayu Safitri Kusuma Dewi; Fibia Sentauri Cahyaningrum; Yusuf Darmawan; Vicky Indarto Setyono
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 2 No. 02 (2023): March, International Journal of Economics, Business and Innovation Research (I
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The more widespread use of the internet among the public, a lot of research or surveys have been conducted to understand people's behavior regarding how they interact with the internet. One of the application that is currently widely used is TikTok. TikTok is a social media that is loved by young people as a means of expressing themselves through singing or dancing. The popularity of the TikTok application has grown rapidly since its release because it has very diverse features and can be reached by various age groups. This study aims to determine the effect of informativeness, unique, entertainment, co-creation on the popularity of TikTok using multiple linear regression analysis. The results of the analysis show that these four variables have a significant effect on the popularity of TikTok with a coefficient of determination of 86.2%.
Pengaruh Efisiensi Alat Berat pada Pekerjaan Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Sidomulyo Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan Wahyu Tri Prambudi; N Riwibowo; Menik Ariyanti; Fibia Sentauri Cahyaningrum
Jurnal Sains Bangunan Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2025
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/alsaba.v2i2.229

Abstract

Penggunaan alat berat dalam pekerjaan peningkatan jalan lingkungan desa memiliki peran krusial dalam menunjang efisiensi pelaksanaan proyek, baik dari segi waktu maupun biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi penggunaan alat berat terhadap keberhasilan pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan lingkungan di Desa Sidomulyo. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi lapangan, pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara, serta analisis kuantitatif terhadap produktivitas alat berat dan korelasinya dengan durasi serta biaya pelaksanaan proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi alat berat, khususnya pada pekerjaan pemadatan dan pengangkutan material, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap percepatan waktu penyelesaian dan pengurangan biaya operasional proyek. Penggunaan alat berat terbukti mampu mempersingkat waktu pelaksanaan pekerjaan menjadi 14 hari dari waktu rencana yang dijadwalkan semula yang memakan waktu 90 hari. Efisiensi waktu pelaksanaan proyek tersebut berdampak pada biaya operasional proyek yang dikeluarkan. Semakin cepat pelaksanaan suatu proyek maka semakin kecil pula biaya operasional yang akan dikeluarkan. Selain itu, ditemukan bahwa pemilihan jenis alat berat yang tepat serta pengelolaan waktu operasional yang optimal menjadi faktor utama dalam meningkatkan efisiensi kerja di lapangan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem manajemen alat berat yang lebih terstruktur pada proyek infrastruktur berskala desa untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan dan keberlanjutan pembangunan.
LINEAR HIERARCHY REGRESSION USING SLICE SAMPLING MARKOV CHAIN MONTE CARLO Fibia Sentauri Cahyaningrum; Nola Riwibowo; Wahyu Tri Prambudi; Menik Ariyanti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6700

Abstract

Abstract: Multilevel regression analysis is a regression analysis that assumes there is data that has a hierarchical structure with one response variable measured at the lowest level and predictor variables at various levels. The simplest multilevel linear regression model consists of 2 hierarchical levels, where level 1 is the lowest level data, and level 2 is the data that has a higher level. The Human Development Inde HDI is one indicator that can be used to measure the success of a particular country or region in efforts to improve the quality of life of its population. This study aims to determine the factors that influence the HDI in East Java, Central Java, and West Java. The data used in this study are the HDI, per capita expenditure adjusted at the district or city level categorized at level 1, while the growth rate of Gross Regional Domestic Product GRDP at the provincial level categorized at level 2. The results of the multilevel linear regression analysis indicate that the variables of per capita expenditure and GRDP growth rate significantly influence the HDI in East Java, Central Java, and West Java. Keywords: GDRP, HDI, MCMC, Multilevel Regression, Per Capita Expenditure, Slice Sampling.   Abstrak: Analisis regresi multilevel adalah analisis regresi yang mengasumsikan adanya data dengan struktur hierarkis, di mana satu variabel respons diukur pada tingkat terendah dan variabel prediktor berada pada berbagai tingkat. Model regresi linear multilevel yang paling sederhana terdiri dari dua tingkat hierarkis: tingkat 1 merupakan data pada tingkat terendah, sedangkan tingkat 2 merupakan data pada tingkat yang lebih tinggi. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan suatu negara atau wilayah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup penduduknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi IPM di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi IPM serta pengeluaran per kapita yang disesuaikan pada tingkat kabupaten/kota (dikategorikan sebagai tingkat 1), sedangkan laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tingkat provinsi dikategorikan sebagai tingkat 2. Hasil analisis regresi linear multilevel menunjukkan bahwa variabel pengeluaran per kapita dan laju pertumbuhan PDRB berpengaruh signifikan terhadap IPM di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Kata kunci: GDPR, HDI, MCMC, Regresi Multilevel, Pengeluaran Per Kapita, Pengambilan Sampel Irisan.
Identifikasi Kebutuhan Infrastruktur Transportasi Berbasis Analisis Sentimen Media Sosial di Kabupaten Lamongan N Riwibowo; Fibia Sentauri Cahyaningrum; Wahyu Tri Prambudi; Menik Ariyanti
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/alsaba.v3i2.448

Abstract

Perencanaan infrastruktur transportasi membutuhkan data teknis sekaligus persepsi masyarakat sebagai pengguna. Media sosial kini menjadi sumber data alternatif yang kaya akan opini dan keluhan publik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan serta menentukan tingkat dan lokasi prioritas penanganan infrastruktur transportasi di Kabupaten Lamongan berdasarkan sentimen masyarakat di media sosial. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode text mining, machine learning, topic modeling, dan analisis spasial berbasis GIS. Data media sosial dikumpulkan berdasarkan kata kunci terkait transportasi lalu melalui tahapan preprocessing (cleansing, case folding, tokenizing, normalization, stopword removal, dan stemming). Analisis sentimen dilakukan menggunakan pembobotan TF-IDF dan algoritma Support Vector Machine (SVM). Identifikasi isu utama memanfaatkan Latent Dirichlet Allocation (LDA), yang kemudian dikombinasikan dengan data teknis melalui skoring berbobot dan divisualisasikan dengan GIS. Hasil analisis dari 1.500 sampel data menunjukkan distribusi sentimen negatif sebesar 58%, netral 27%, dan positif 15%. Lima topik permasalahan utama yang teridentifikasi meliputi kerusakan jalan, kemacetan, keselamatan transportasi, penerangan serta rambu/marka, dan fasilitas pejalan kaki. Model klasifikasi SVM menghasilkan akurasi 87%, precision 86%, recall 85%, dan F1-score 85,5%. Temuan ini membuktikan bahwa pengolahan data media sosial yang dipadukan dengan pemetaan GIS mampu memberikan indikasi awal serta memetakan prioritas penanganan masalah transportasi secara efektif. Dengan demikian, pendekatan ini dapat menjadi instrumen pendukung perencanaan infrastruktur di Kabupaten Lamongan, meski tetap memerlukan verifikasi lapangan sebelum keputusan akhir diambil.