Nur Shanti Retno Pembayun
Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Event Olahraga Bagi Siswa SMAN 1 Wonoayu Erta Erta; Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi; Nur Shanti Retno Pembayun; Anggara Cahya Nugraha; Ela Nur Fadilah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1214

Abstract

Kompetensi utama yang harus dikuasai, perlu juga kompetensi pendukung. Era digital yang terjadi saat ini mulai merubah kegiatan dalam masyarakat. Salah satunya adalah memanfaatkan platform digital untuk membuat kegiatan berbasis digital. Event Organizer atau EO adalah istilah untuk penyedia jasa professional penyelenggara acara. Tugas dari EO adalah membantu kliennya untuk dapat menyelenggarakan acara yang diinginkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada siswa tentang bagaimana memahami strategi manajemen event khususnya olahraga dan melatih keterampilan siswa dalam membuat sebuah proposal event. Metode pelaksanaannya ini meliputi 5 tahapan, yakni (1) analisis kebutuhan pelatihan, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa-siswi SMAN 1 wonoayu mampu membuat proposal event Olahraga dan siswa-siswi memilki semangat yang tinggi untuk mengeksplorasi kemampuan mereka terkait peneyelenggaraan sebuah event olahraga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Siswa dalam mengelola suatu manajemen event olahraga. Sports Event Management Training for Students of SMAN 1 Wonoayu Abstract The main competencies that must be mastered, also need supporting competencies. The digital era that is happening now is starting to change activities in society. One of them is utilizing digital platforms to create digital-based activities. Event Organizer or EO is a term for professional event organizer service providers. The EO's job is to help its clients to be able to organize the desired event. The purpose of this community service activity is to provide knowledge to students about how to understand event management strategies, especially sports and to train students' skills in making an event proposal. The implementation method includes 5 stages, namely (1) training needs analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. The results of this community service activity are that SMAN 1 Wonoayu students are able to make sports event proposals and students have high enthusiasm to explore their abilities related to organizing a sports event. This community service activity aims to increase students' knowledge and skills in managing a sports event management.
Sosialisasi Manajemen Hidup Sehat bagi Guru dan Siswa SMKN 1 Wonoayu melalui Pelatihan Olahraga Pickleball Erta Erta; Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi; Nur Shanti Retno Pembayun
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1231

Abstract

Indeks Prestasi Manusia (IPM) yang dimiliki suatu Negara menjadi salah satu alat ukur apakah negeri tersebut telah berhasil dalam upaya meningkatkan kualitas hidup manuasi di Negara tersebut. Status kesehatan menjadi salah satu indicator pengungukuran IPM. Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan motivasi masyarakat dalam mempertahankan pola hidup sehat pasca pandemic Covid-19 melalui sosialisai manajemen hidup sehat bagi siswa di SMAN 1 Wonoayu. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan sosilaisasi kesehatan secara interakif, agar materi serta tujuan yang diharapkan dapat sampai secara langsung kepada masyakarat tersebut. Untuk menciptakan manajemen hidup sehat di kolaborasikan dengan pengenalan permaianan olahraga baru Pickleball supaya siswa sekolah dapat melakukan olahrga sederhana dan menyenangkan. Secara umum, hasil kegiatan menunjukkan ketercapaian target materi yang telah direncakan dinilai baik (90%). Semua materi teori dan praktek cabang olahraga pickleball yang telah di rencanakan dapat disampaikan pada mitra, meskipun karna keterbatasan waktu ada beberapa materi yang hanya disampaikan secara garis besar. Kesimpulan yang didapat dari kegiatan ini adalah sebagai berikut, secara keseluruhan baik guru dan siswa SMAN 1 wonoayu merasakan manfaat dari kegiatan edukasi pola hidup sehat yang disampaikan, meskipun masih ada sedikit hambatan terkait sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Healthy Life Management Socialization for Teachers and Students of SMKN 1 Wonoayu through Pickleball Sports Training Abstract The Human Achievement Index owned by a country is a measure of whether the country has been successful in efforts to improve the quality of human life in that country. Health status is one of the indicators for measuring HDI. This community service has the aim of increasing people's motivation in maintaining a healthy lifestyle after the Covid-19 pandemic through the socialization of healthy life management for students at SMAN 1 Wonoayu. The method used in this community service activity is to carry out interactive health outreach, so that the expected material and objectives can reach the community directly. To create healthy living management in collaboration with the introduction of the new sports game Pickleball so that school students can do simple and fun sports. In general, the results of the activity showed that the target material that had been planned was achieved, which was considered good (90%). All theoretical and practical materials for pickleball sports that have been planned can be delivered to partners, although due to time constraints some material is only presented in outline. The conclusions drawn from this activity are as follows, overall both teachers and students of SMAN 1 Wonoayu feel the benefits of the healthy lifestyle education activities delivered, although there are still some obstacles regarding the facilities and infrastructure in schools.
Pelatihan Social Media Marketing pada Pelaku UMKM di Desa Semanding Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi; Herma Retno Prabayanti; Nur Shanti Retno Pembayun; Erta Erta
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1325

Abstract

UMKM memiliki peran yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Tingginya jumlah UMKM di Indonesia tidak terlepas dari berbagai tantangan serta kondisi pandemi Covid-19 yang mendorong perubahan pada pola konsumsi barang dan jasa menjadi momentum untuk mengakselerasi transformasi digital. Globalisasi dan pasar bebas menjadi tantangan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk terus bertahan. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan adalah potensi teknologi informasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM tentang bagaimana memasarkan produk melalui social media. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari empat tahapan yaitu persiapan, survey, pelaksanaan, dan evaluasi. Data hasil kegiatan dianalisis secara deskriptif berdasarkan hasil penilaian langsung oleh tim pelaksana setelah sesi pelatihan/penyampaian materi dilaksanakan pada 20 pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan pelaku UMKM mampu membuat akun social media memasarkan produknya lebih luas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM melalui pemanfaatan e-commerce dan social media dengan memperluas akses pasar. Social Media Marketing Training for SMEs in Semanding Village Abstract SMEs play a significant role in the country's economic growth. The high number of SMEs in Indonesia is attributed to various challenges and the Covid-19 pandemic situation, which has driven changes in the consumption patterns of goods and services, becoming an opportunity to accelerate digital transformation. Globalization and free markets present challenges for Small and Medium Enterprises (SMEs) to sustain themselves. One potential aspect that can be utilized is information technology. The objective of this community service activity is to provide training to SME practitioners on marketing products through social media. The implementation method of this activity consists of four stages: preparation, survey, implementation, and evaluation. Data from the activity were analyzed descriptively based on direct assessments by the implementation team after the training/material delivery sessions, involving 20 SME practitioners participating in this activity. The results of this community service activity indicate that SME practitioners were able to create social media accounts to market their products more extensively. This community service activity is expected to enhance the knowledge and skills of SME practitioners in utilizing e-commerce and social media to expand market access.