Abdullah Abdullah
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bahasa ‘Ngapak’ sebagai Sarana Konstruksi Budaya Jawa Abdullah Abdullah
Buletin Al-Turas Vol 25, No 2 (2019): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.644 KB) | DOI: 10.15408/bat.v25i2.12736

Abstract

Data kebahasaan sering merekam nilai budaya. Hanya saja, data kebahasaan masih belum mendapat perhatian untuk kepentingan analisis terhadap dinamikasosial masyarakat yang bersumber pada nilai-nilai budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis cerita humor bahasa Jawa Ngapak yang mengandung nilai-nilai budaya dan cara budaya dikonstruksi melalui melalui bahasa humor. Objek kajian tulisan ini adalah wacana humor. Oleh karena wacana humor menggunakan media teks dan tuturan, pendekatan yang digunakan adalah linguistik-antropologi. Adapun metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan, tulisan, atau perilaku yang diamati, dengan menggunakan tehnik simak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sehat, ajaran agama, dan budaya berbagi terhadap sesama ditemukan dalam humor bahasa Jawa Ngapak itu. Budaya-budaya itu dikontruksi melalui bahasa Jawa Ngapak dalam suasana humor menampilkan realitas masyarakat penutur Ngapak. Ini berarti nilai-nilai budaya ditemukan dalam humor, berupa percakapan manusia maupun percakapan tokoh cerita fable, yang dikonstruksi melalui bahasa Jawa Ngapak untuk merefleksikan realitas. Linguistic data that embody cultural values have not been taken into consideration in analyzing social dynamics. The study aimed at investigating Ngapak Javanese humor story which contained cultural values, and how culture was constructed through the language of humor. Therefore, the humonrous discourses became the main object of the research. The method used in this research is a qualitative which produced descriptive data in the form of speech, written, or observed behavior, and supported with listening technique. As humorous discourses used speech and text media, the study utilized a linguistic-anthropology approach. Healthy life culture, religious teachings, and the culture of sharing were found in the Ngapak Javanese humor stories. These cultures were constructed through the language of humor by the Javanese Ngapak community. In addition, the culture constructed through the Ngapak Javanese language in a humorous atmosphere displayed the reality of the Ngapak-speaking community. This can be concluded that cultural values found in humor, in the form of human speech and fable character conversations constructed through the Ngapak Javanese language displayed the reality of social dynamics.
Satu Abad Nahdlatul Ulama dalam sebuah Qasidah Karya KH. Afifuddin Muhajir (Analisis Semiotika Riffaterre) Mukhammad Lutfi; Abdullah Abdullah; Darsita Suparno
Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 9 No 1 (2023): KAJIAN BAHASA DAN SASTRA ARAB
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/diwan.v9i1.36179

Abstract

The goal of this research is to uncover the true meaning of a Qasidah that employs symbols and indirect expression. The material object studied is Qasidah Nahdliyah Satu Abad Nahdlatul Ulama by KH. Afifuddin Muhajir, also known as Qasidah NSANU, which is a qasidah written to commemorate the centennial of Nahdlatul Ulama (NU) on 16 Rajab 1444 H (7 February 2023 AD) according to the Hijri calendar. The descriptive qualitative method with Riffaterre's semiotic approach was used in this study. Riffaterre provides stages for understanding a poem's full meaning, including heuristic reading, hermeneutic reading, determining models, variants, and matrices, and determining hyprograms. The study's findings indicate that the Qasidah NSANU as a whole contains content about the history of NU's founding, its role in maintaining Indonesian unity, and the figures who played a role in NU's founding. This matrix was discovered after obtaining models in the form of words, phrases, and sentences. It is titled "a century of NU: the figure behind its founding and its attitude in maintaining Indonesian unity." The potential hypogram of the Qasidah's creation is a response from the Qasidah's creator's gratitude for the hundred years of NU, which is then poured into the Qasidah's text. Meanwhile, the actual hypogram was inspired by Hadlratus Shaykh Hasyim Asy'ari's jargon "Hubbul Wathan minal iman," as well as the song "Subbanul Wathan," or more colloquially "ya lal Wathan," composed by KH. Abdul Wahab Chasbullah. مستلخص الهدف من هذا البحث هو الكشف عن المعنى الشامل للقصيدة التي تستخدم الرموز وعدم مباشرة التعبير. الموضوع المادي الذي تمت دراسته هو قصيدة نهضية في قرن واحد بنهضة العلماء (Qasidah Nahdliyah Satu Abad Nahdlatul Ulama) بقلم كياهي الهاج عفيف الدين مهاجر⸻المشار إليه فيما بعد باسم Qasidah NSANU، هي قصيدة تم تكوينها خصيصًا للترحيب بالذكرى المئوية لنهضة العلماء (NU) في 16 رجب 1444 هـ (7 فبراير 2023 م) والتي يتم حسابها على أساس التقويم الهجري. الطريقة المستخدمة في هذا البحث هي الطريقة الوصفية النوعية مع منهج ريفاتير السيميائي. يقدم ريفاتير مراحل لفهم المعنى الشامل للقصيدة أوالشعر، أي من خلال القراءة الاستكشافية، والقراءة التأويلية، وتحديد النماذج (model)، والنوع (varian) والمصفوف (matriks) ، وتحديد الهيبوجرام. تظهر نتائج الدراسة أن Qasidah NSANU أساسا لها معنى عن تاريخ تأسيس NU، ودورها في الحفاظ على الوحدة الإندونيسية ، وكذلك الشخصيات التي لها دور في تأسيس NU. والمصفوفة التي تم الحصول عليها هي " في قرن واحد بنهضة العلماء: الشخصيات وراء تأسيسها وموقفها في الحفاظ على الوحدة الإندونيسية"، تم العثور على هذه المصفوفة بعد الحصول على نماذج في شكل كلمات وعبارات وجمل. الهيبوجرام المحتمل لإنشاء هذه القصيدة هو استجابة من امتنان مؤلف القصيدة لمئات السنين من NU ، والتي يتم سكبها بعد ذلك في نص القصيدة. في هذه الأثناء، تم استلهام الهيبوجرام الفعلي من المصطلح "hubbul wathan minal iman" لحضرة الشيخ هاشم أشعاري، وكذلك أغنية "syubbanul wathan" أو الأكثر شهرة “ya lal wathan”من ألحان كياهي الحاج عبد الوهاب حسب الله. الكلمات المفتاحية: قصيدة؛ عفيف الدين مهاجر؛ نهضة العلماء؛ السيميائي
Pendampingan Pembelajaran Al-Qur’an di TPA Ummul Qura’ Tangerang Selatan annisa rizkia; Muhammad Zacky Mubarak; Abdullah Abdullah; Muhammad Anas; Darsita Suparno
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v7i1.7047

Abstract

This community service activity focuses on mentoring Quran learning at Ummul Qura Quranic Education Center in South Tangerang in response to the low quality of students’ Quran reading skills. The main issues identified include limited accuracy in pronouncing Arabic letters, inadequate application of basic recitation rules, and low reading fluency caused by limited learning time and insufficient individual guidance. The purpose of this activity is to improve students’ Quran reading ability through a structured and participatory learning assistance program. The method applied is participatory mentoring based on direct practice, emphasizing guided reading, repeated practice, and immediate correction. The activity was implemented through several stages, including initial assessment of students’ reading abilities, continuous mentoring sessions, and regular evaluation of learning progress. The results of the community service indicate a positive improvement in students’ Quran reading skills, particularly in pronunciation accuracy, application of basic recitation rules, and reading fluency. In addition to technical improvements, students showed increased confidence and motivation in learning the Quran. The mentoring process also strengthened the role of teachers in providing individual guidance and fostering a more active and supportive learning environment. Overall, this mentoring program contributes to improving the quality of Quran learning in nonformal religious education institutions and has the potential to be replicated in similar educational settings. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pendampingan pembelajaran Al-Qur’an di TPA Ummul Qura Tangerang Selatan sebagai respons terhadap rendahnya kualitas kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Permasalahan yang dihadapi meliputi ketidaktepatan pelafalan huruf hijaiyah, lemahnya penerapan kaidah bacaan dasar, serta rendahnya kelancaran membaca akibat keterbatasan waktu pembelajaran dan pendampingan individual. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri melalui program pendampingan pembelajaran yang terstruktur dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis praktik langsung dengan menekankan latihan membaca terbimbing, pengulangan bacaan, dan koreksi secara berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan asesmen awal kemampuan membaca, pendampingan pembelajaran secara intensif, serta evaluasi perkembangan santri secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an santri, khususnya pada aspek ketepatan pelafalan huruf, penerapan kaidah bacaan dasar, dan kelancaran membaca. Selain itu, pendampingan juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri dan motivasi belajar santri serta menguatnya peran pengajar dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pendampingan pembelajaran Al-Qur’an ini berkontribusi dalam meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur’an pada lembaga pendidikan nonformal dan berpotensi untuk diterapkan pada TPA lain dengan karakteristik serupa.