Joyce Angela Yunica, Joyce Angela
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN STUNGTING BERBASIS KOMUNITAS DI KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA WAHYUNINGSIH, SRI; Yunica, Joyce Angela
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49526

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada Kabupaten Mura Tara, Sumatera Selatan, karena daerah ini memiliki angka stunting yang signifikan di wilayah tersebut dan Kabupaten Mura Tara termasuk pada pelaksanaan kebijakan percepatan penurunan stunting yang dilakukan sesuai dengan kebijakan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang terkait dengan kebijakan penanggulangan stunting pada balita di Kabupaten Mura Tara. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran evaluasi kebijakan yang lebih jelas tentang upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Mura Tara dan implikasinya bagi kebijakan kesehatan masyarakat Penelitian ini melakukan evaluasi berdasarkan lima aspek utama: efektivitas, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun ada upaya serius dalam implementasi kebijakan, target penurunan stunting belum tercapai sepenuhnya. Komunikasi antara petugas dan masyarakat masih perlu ditingkatkan, dan terdapat keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran. Akses layanan kesehatan juga belum merata. Meskipun kebijakan telah membentuk kerangka kerja yang jelas, masyarakat masih kurang mendapatkan informasi tentang program yang ada. Asumsi dasar kebijakan cukup kuat dan dampak positif mulai terlihat, namun masih ada tantangan seperti kurangnya pelatihan bagi petugas. Secara keseluruhan, meskipun ada kemajuan, masih banyak hal yang perlu diperbaiki untuk mencapai tujuan penurunan stunting secara efektif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP ANC DI BPM ZUNIAWATI PALEMBANG TAHUN 2021 Yunica, Joyce Angela; Heryanti, Heryanti; Putri, Ellen Utami
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v15i1.133

Abstract

Pemeriksaan kehamilan adalah asuhan yang diberikan kepada ibu hamil secara berkala untuk menjaga kesehatan ibu dan janinnya. Berdasarkan Data Cakupan di Indonesia, Cakupan antenatal care untuk Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018, Cakupan K1 sebesar 100% dan K4 sebesar 94,08%. Tujuan penelitian ini untuk diketahuinya hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap kunjungan antenatal care (K6) di BPM Zuniawati Palembang tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang usia kehamilannya ≥ 36 minggu yang datang ke BPM Zuniawati Palembang dari 2021 sampai November 2021. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan metode accedental sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Dari hasil penelitian analisa univariat didapatkan responden yang memiliki pengetahuan baik tentang kunjungan antenatal care yaitu sebanyak 23 responden (76,7%) lebih banyak dari pada ibu yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 7 responden (23,3%). Suami yang mendukung yaitu sebanyak 18 responden (60,0%) lebih banyak dari pada suami yang tidak mendukung yaitu sebanyak 12 responden (40,0%), dan ibu yang patuh yaitu sebanyak 19 responden (63,3%), lebih banyak dari pada ibu yang tidak patuh yaitu sebanyak 11 responden (36,7%). Dari hasil analisa bivariat didapatkan ada pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap kunjungan antenatal care (K6) di BPM Zuniawati Palembang tahun 2021 (p value = 0,00).Saran dari peneliti hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi BPM Zuniawati Palembang sehingga dapat meningkatkan pelayanan antenatal care, dapat lebih meningkatkan perhatian kepada masyarakat terutama ibu hamil dalam pemberian pelayanan sesuai standar asuhan kehamilan. Kata Kunci : Pengetahuan, Dukungan Suami, Pemeriksaan Kehamilan
Penguatan Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas melalui Workshop Kebijakan Mini dan Penyuluhan Terarah bagi Kader Serta Pengelola Program di Kabupaten Musi Rawas Utara Wahyuningsih, Sri; Yunica, Joyce Angela
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24717

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Tingginya prevalensi stunting di wilayah ini menunjukkan perlunya penguatan implementasi kebijakan pencegahan stunting yang tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga terintegrasi hingga tingkat komunitas. Pemerintah telah menetapkan kebijakan percepatan penurunan stunting melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, namun efektivitas implementasinya di tingkat lokal masih memerlukan penguatan dan evaluasi berkelanjutan. Penyuluhan di berikan  di Kabupaten Mura Tara dengan Penguatan Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas Melalui Workshop Kebijakan Mini Dan Penyuluhan Terarah Bagi Kader Serta Pengelola Program, bertujuan untuk Meningkatkan efektivitas pencegahan stunting di Kabupaten Musi Rawas Utara melalui sinkronisasi kebijakan daerah dengan implementasi di tingkat komunitas guna mempercepat pencapaian target penurunan prevalensi stunting nasional melalui workshop kebijakan mini dan penyuluhan.  Kegiatan ini dilakukan pada 30 April 2025. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis evaluasi kebijakan dengan sasaran ibu balita, kader kesehatan, dan pengelola program. Kegiatan dilaksanakan melalui diseminasi hasil penelitian evaluasi kebijakan pencegahan stunting, diskusi kelompok terarah, simulasi perencanaan program, serta evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test yang didukung oleh observasi partisipatif selama proses pengabdian berlangsung. Evaluasi Kegiatan ini berlangsung lancar dan mendapatkan respon positif dari peserta, menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan implementasi kebijakan pencegahan stunting yang lebih kontekstual, efektif, dan berkelanjutan melalui pendekatan berbasis komunitas dalam meningkatkan kapasitas evaluatif dan rekomendatif terhadap kebijakan stunting. Kata Kunci: Stunting, Kebijakan Kesehatan, Berbasis Komunitas, Workshop Kebijakan Mini.  ABSTRACT Stunting is a public health problem that remains a serious challenge in Indonesia, including in North Musi Rawas Regency, South Sumatra Province. The high prevalence of stunting in this region demonstrates the need to strengthen the implementation of stunting prevention policies that are not only top-down, but also integrated down to the community level. The government has established a policy to accelerate stunting reduction through Presidential Regulation Number 72 of 2021, but the effectiveness of its implementation at the local level still requires continuous strengthening and evaluation. Counseling was provided in Mura Tara Regency with Strengthening the Implementation of Community-Based Stunting Prevention Policies Through Mini-Policy Workshops and Targeted Counseling for Cadres and Program Managers, aiming to increase the effectiveness of stunting prevention in North Musi Rawas Regency by synchronizing regional policies with implementation at the community level to accelerate the achievement of the national stunting prevalence reduction target through mini-policy workshops and counseling. This activity was carried out on April 30, 2025. The implementation method used a participatory approach based on policy evaluation, targeting mothers of toddlers, health cadres, and program managers. The activity was carried out through dissemination of the results of the evaluation research on stunting prevention policies, focus group discussions, program planning simulations, and activity evaluation using pre-tests and post-tests supported by participatory observation during the community service process. The evaluation of this activity went smoothly and received a positive response from the participants, indicating that the extension method applied was effective. This community service activity is expected to contribute to strengthening the implementation of more contextual, effective, and sustainable stunting prevention policies through a community-based approach in increasing evaluative and recommendatory capacity for stunting policies. Keywords: Stunting, Health Policy, Community-Based, Mini Policy Workshop