Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Pengaruh Lingkungan Kerja, Pelatihan Kerja, dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Guru Swasta dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Moderasi Evien; Agustinus Priyowidodo
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.2199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, pelatihan kerja, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru swasta di Kota Tangerang dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 310 guru swasta di Kota Tangerang. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh lingkungan kerja, pelatihan kerja, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru serta peran motivasi kerja dalam memoderasi hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan kerja, pelatihan kerja, dan kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, yang berarti peningkatan kualitas lingkungan kerja, pelatihan yang relevan, dan kecerdasan emosional yang baik dapat meningkatkan kinerja guru. Namun, motivasi kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja guru, di mana motivasi yang terlalu tinggi dapat menurunkan efektivitas kerja guru karena menyebabkan stres. Selain itu, motivasi kerja juga memoderasi hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kinerja guru. Motivasi kerja yang berlebihan dapat melemahkan pengaruh positif lingkungan kerja terhadap kinerja guru, tetapi memperkuat hubungan antara pelatihan kerja dan kinerja guru. Penelitian ini menyarankan pihak sekolah meningkatkan kualitas lingkungan kerja, memberikan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan, dan mengelola motivasi kerja dengan baik agar dapat memaksimalkan kinerja guru, menghindari stres, serta menjaga kesejahteraan guru secara keseluruhan.
Organizational Culture, Religiosity, and Work Environment on Employee Performance at Yayasan Tunas Karya Ganggali; Agustinus Priyowidodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3168

Abstract

This study explores how organizational culture, religiosity, and the work environment, mediated by job satisfaction, influence employee performance. The research was conducted among employees of schools under the Yayasan Tunas Karya (YTK), foundation in the Bangka Belitung Province, Indonesia. This study used a quantitative method by gathering data from 171 respondents. The findings reveal that the organizational culture and the work environment both positively and significantly increase employees’ job satisfaction, which improves their overall performance as a whole. In contrast, religiosity does not have a noticeable impact on job satisfaction, but it directly contributes to performance by fostering ethical behaviour, discipline, and a sense of responsibility. The study also shows how job satisfaction is vital in connecting organizational culture and work environment with employee performance, emphasizing that satisfied employees are inclined to perform more effectively and contribute positively to their organizations. These findings demonstrate how crucial it is to build a supportive workplace culture, strengthening teamwork, and maintaining a healthy work environment to boost satisfaction and performance. At the same time, nurturing employees’ personal values and spirituality can further enhance their motivation and commitment.
Pengaruh Motivasi, Disiplin, dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Pada Karyawan Generasi Z di Tangerang Anestasya Desilie; Agustinus Priyowidodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3057

Abstract

Perbedaan antara generasi di tempat kerja kerap menjadi subjek yang signifikan dalam evolusi manajemen sumber daya manusia. Setiap generasi menunjukkan karakteristik unik. Di masa mendatang generasi milenial dan generasi Z diproyeksikan menjadi sumber daya manusia utama menggantikan peran generasi Boomer dan generasi X yang telah menempati dunia kerja selama ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan generasi Z di Kota Tangerang dengan kepuasan kerja sebagai variabel pemediasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan secara daring. Populasi penelitian mencakup individu dari kelompok Generasi Z di Kota Tangerang dengan status karyawan swasta, dengan melibatkan 151 responden sebagai sampel. Penelitian ini menerapkan metode Structural Equation Model-Partial Least Squares yang dianalisis dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi tiga. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja, pengembangan karir dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, motivasi kerja, disiplin kerja, pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja, sebagai variabel mediasi terbukti berpengaruh positif dalam meningkatkan kinerja karyawan.