Heri Maria Zulfiati
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analysis of HOT Content in the Integrated Thematic Students’ and Teachers’ Handbook of the 2013 Curriculum Tiyas Arifin; Ali Mustadi; Heri Maria Zulfiati; Anang Fathoni
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 6 No. 1: April 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijerr.v6i1.54325

Abstract

Higher-order thinking skills (HOTs) are becoming an important skill in today's era.  Students’ and teachers’ handbook should have HOT content. This study aims to analyze HOT content in the analysis aspect, evaluation aspect, and creating aspect in the students' and teachers' handbook of the 2013 curriculum on the fifth theme of the third grade. This research used a qualitative approach and content analysis methods. The object was HOT content. Data collection techniques used documentation by reading and taking notes carefully. Validity used semantic validity and reliability used stability and reproducibility. Data analysis techniques consisted of unitizing, sampling, recording/coding, reducing, inferring, and narrating. The findings showed that HOT content has already appeared, but the distribution was not equal. The analysis aspect mostly appears through various questions that can stimulate students' thinking. In evaluation aspect, mostly appears through activities at the end of the lesson. In the creation aspect, most students are commanded to be creative to solve the problem. The result of this study can be used as information for teachers in preparing learning activities by focusing on students' higher-order thinking skills.
Innovation of Differentiated Flipsains Integrated with STEAM and Tri-N in Increasing Creativity of Elementary School Students Endah Krisnajati; Ana Fitrotun Nisa; Heri Maria Zulfiati
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v8i2.69931

Abstract

Creativity is one of the skills that a person must have in order to survive in this era of uncertainty. Creativity needs to be developed from an early age, including in elementary school learning. This research aims to develop science flipbook media (flipsains) based on differentiated learning integrated with STEAM and Tri-N approaches in increasing elementary school students' creativity. This research uses a development research method with ADDIE stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects studied in this research were fourth grade elementary school students, totalling 17 students in the limited trial and 56 students in extensive trial. Data collection techniques in this research were carried out using observation, interviews and questionnaires. The analysis technique for this research was carried out using qualitative and quantitative descriptive methods. The results of this research show that flipsains media was produced with characteristics based on differentiated learning which was designed with an initial assessment, equipped with various kinds of videos and various projects. Flipsains was also developed according to elements of the STEAM approach and the Tri-N Method. The validation results show that the flipsains developed is said to be valid with validation results of 90.2% with very feasible criteria. The developed flipsains has also proven to be effective in increasing elementary school students' creativity as evidenced by the increase in observation scores of students' creativity skills in limited trials and extensive trials.
Penguatan Keterampilan 6C Terintegrasi Ajaran Tamansiswa Tri N pada Proyek Diorama Bentang Alam Elfridha Joise Wahyuningtyas; Heri Maria Zulfiati; Ana Fitrotun Nisa; Insanul Qisti Barriyah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5081

Abstract

Pembelajaran IPAS merupakan tantangan bagi guru. Banyak siswa mengalami kesulitan belajar IPAS yang disebabkan oleh beberapa faktor yakni minat belajar IPAS yang rendah, pemahaman materi yang lama, keterbatasan sumber belajar serta kurang variasi guru dalam mengajarkan IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan keterampilan 6C (critical thinking, collaboration, creativity, communication, character dan citizenship) yang terintegrasi dengan ajaran luhur Tamansiswa Tri N. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif desktiptif untuk menggali penguatan keterampilan 6C yang diintegrasikan dengan ajaran Tamansiswa Tri N dalam proyek pembuatan diorama bentang alam. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metodologis. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Perencanaan meliputi penyusunan modul ajar, persiapan alat dan bahan dalam pembelajaran, dan pembentukan kelompok berdasarkan kebutuhan belajar siswa, 2) Implementasi meliputi kegiatan awal pembelajaran, inti dan penutup, 3) Evaluasi mencakup keterampilan critical thinking, collaboration, creativity, communication, character dan citizenship pada projek pembuatan diorama bentang alam. Ajaran Tamansiswa Tri N terintegrasi dalam penguatan kreativitas yang meliputi kegiatan Niteni, Nirokake dan Nambahi. Penguatan keterampilan 6C terintegrasi ajaran Tamansiswa Tri N dapat terlaksana melalui projek pembuatan diorama bentang alam.
Training on recycling waste into marketable products at the “Taman Resik Lestari central waste bank and Sanggar Pawuhan” Bantul Trio Ardhian; Heri Maria Zulfiati; Azfa Mutiara Ahmad Pabulo; Elyas Djufri
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2025): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v21i2.14278

Abstract

[Bahasa]: Sampah merupakan salah satu persoalan lingkungan mendesak di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bantul, yang hingga kini masih didominasi praktik pengumpulan dan pemilahan sederhana tanpa memberikan nilai tambah ekonomi. Program pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keterampilan dan kreativitas mitra dalam mendaur ulang sampah menjadi produk inovatif bernilai jual tinggi, (2) memberikan akses pada teknologi sederhana untuk mendukung efisiensi produksi, dan (3) meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi secara partisipatif. Mitra kegiatan, yaitu Bank Sampah Induk “Taman Resik Lestari” dan Sanggar Pawuhan Kelola Sampah Jadi Berkah, terlibat aktif sejak tahap identifikasi permasalahan dan kebutuhan pelatihan, pelaksanaan pelatihan daur ulang, penggunaan teknologi sederhana, hingga evaluasi hasil dan perumusan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan mitra, khususnya keterampilan teknis dan kreativitas dalam mengolah plastik bekas menjadi produk kalung dengan variasi desain, anyaman, dan warna yang lebih estetik. Akses terhadap teknologi sederhana seperti mesin pencacah plastik dan alat cetak manik-manik berhasil meningkatkan efisiensi produksi, ditandai dengan waktu pengerjaan yang lebih singkat, kualitas produk yang lebih baik, dan kapasitas produksi yang meningkat dua kali lipat. Temuan utama dari program ini adalah terbentuknya ekosistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang tidak hanya menekankan pada aspek teknis produksi, tetapi juga mencakup pemberdayaan sosial, dukungan kelembagaan, dan strategi pemasaran digital. Implikasi dari kegiatan ini adalah perlunya replikasi model pelatihan dan pemberdayaan ini di komunitas lain sebagai upaya memperkuat ekonomi sirkular berbasis masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian SDG 12 tentang konsumsi dan produksi berkelanjutan serta SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Kata Kunci: pelatihan daur ulang, bank sampah, kreativitas, teknologi sederhana, kesadaran masyarakat [English]: Waste is a major environmental challenge in Indonesia, including Bantul Regency, where waste management remains dominated by basic collection and sorting with limited economic value. This community service programme aims to (1) improve partners’ skills and creativity in recycling waste into marketable products, (2) provide access to simple technologies to enhance production efficiency, and (3) increase public awareness of sustainable waste management. The programme applied a Participatory Action Research (PAR) approach through iterative stages of planning, action, observation, and reflection. Partners, namely the “Taman Resik Lestari” Central Waste Bank and Sanggar Pawuhan Kelola Sampah Jadi Berkah, were actively involved from problem identification and training design to implementation and evaluation. The results show significant improvements in partners’ technical skills and creativity in producing recycled plastic necklaces with better designs and colour variations. The use of simple technologies, including plastic shredders and bead-moulding tools, reduced production time, improved product quality, and doubled production capacity. Overall, the programme contributed to the development of a community-based waste management ecosystem that integrates technical, social, and economic empowerment, supporting SDG 12 and SDG 8. Keywords: recycling training, waste banks, creativity, simple technology, public awareness