Andik Riyanto
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kompetensi Sumberdaya Manusia dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Publik LPP Radio Republik Indonesia Samarinda Andik Riyanto
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(2), Juni 2022
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i2.6356

Abstract

Berbicara tentang birokrasi bahwa masyarakat begitu peka dengan istilah birokrasi dan hampir semua lapisan sosial mengenal sebutan birokrasi, terutama di kalangan terdidik. Untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk pengembangan kompetensi sumber daya manusia, kesulitan pelayan dan faktor pendukung dan penghambat yang dilakukan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Samarinda dalam upaya meningkatkan efektivitas kerja pegawai. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dan akan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pengembangan kompetensi sumber daya manusia di lingkuan LPP RRI Samarinda belum sepenuhnya dapat meningkatkan kompetensi apartur, 2) Kurang optimalnya pengembangan kompetensi aparatur di lingkungan (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Lembaga Penyiaran Publik marinda dapat diidentifikasi dari keterlibatan pegawai yang mengikuti dikan formal dan jenis pelatihan, 3) pengembangan kompetensi dalam bentuk diklatpim ternyata membawa pengembangan kompeten ensi terhadap peningkatan kemampuan manajeriil bagi pegawai, 4) mutasi pegawai karena adanya kebijakan subjektif, 5) pemerian kewenangan di LPP RRI cukup baik, dan 6) efektifitas kerja di LPP RRI belum menunjukkan optimal.
From Mandate to Acceptance: The Role of Principals and Policy Communication in Islamic School Digitalization Andik Riyanto; Saputranur Saputranur; Miftahul Huda
JURNAL AL-TANZIM Vol 10, No 3 (2026)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v10i3.14786

Abstract

This study aims to analyze policy communication and acceptance in the implementation of school digitalization in Islamic educational institutions (madrasas). This study used a qualitative case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. The results indicate that the acceptance of digitalization policies is significantly influenced by how policy messages are communicated, understood, and interpreted by implementers at the school level. Policy communication is more effective when principals provide clear directions, practical explanations, and ongoing support throughout the implementation process. However, policy acceptance still faces several obstacles, such as limited training, unstable digital infrastructure, and disparities in digital competency among policy implementers. Furthermore, this study found that educational actors in madrasas assess digitalization not only from a technical and efficiency perspective, but also from the perspective of its alignment with Islamic values and school culture. These considerations influence policy acceptance and implementation in the field. The implementation of digitalization in madrasas requires dialogic policy communication, institutional readiness, and leadership capable of bridging policy with contextual educational practices. These findings contribute to the development of digitalization policies in Islamic educational units that are more adaptive and sensitive to local values.