Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

VALUASI EKONOMI KAWASAN WISATA AIR TERJUN BENANG STOKEL DAN BENANG KELAMBU DUSUN PEMOTOH DESA AIK BERIG BATUKLIANG LOMBOK TENGAH Hadi Mahmudi; Abdul Manan; Taufan Handika Putra; Rahman
Journal of Economics and Business Vol 9 No 1 (2023): Ekonobis, Maret 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v9i1.131

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kawasan wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu yang terletak di Dusun Pemotoh Tengah, Desa Ai9k Beriq, Kecamatan Butukliang Lombok Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ekonomi di kawasan wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu dan untuk mengetahui pengaruh Umur, Lama pendidikan, Penghasilan, Jarak tempuh, Waktu tempuh, Waktu di lokasi, Biaya perjalanan, Lama mengetahui lokasi terhadap jumlah kali kunjungan ke kawasan wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu. Populasi penelitian ini adalah pengunjung yang berkunjung ke kawasan wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu, dalam beberapa tahun terakhir yang datang ke kawasan wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu pada tahun 2020 adalah sebanyak 540.068 orang. Hal ini sebagai gambaran dan dasar untuk menentukan jumlah sampel. Accidental sampling digunakan dalam penelitian ini, artinya siapapun tidak sengaja bertemu saat penulis mengumpulkan data disana. Ada 107 orang sebagai sampel. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dan kuantitatif pengumpulan data. Analisis kuantitatif menggunakan regresi linier berganda yang didasarkan pada kuesioner. Dengan menggunakan pendekatan biaya perjalanan, Hasil penelitian menunjukkan nilai ekonomi lingkungan kawasan wisata Air Terjun Benang Stokel dan Air Terjun Benang Kelambu sebesar Rp. 7.484.046.320/tahun. Uji Signifikansi serentak bahwa secara bersama – sama atau simultan variabel independen yaitu Umur (X1), Lama pendidikan (X2), Penghasilan (X3), Jarak tempuh (X4), Waktu tempuh (X5), Waktu di lokasi (X6), Biaya perjalanan (X7), Lama mengetahui lokasi (X8) berpengaruh siginifikan terhadap jumlah kali kunjungan yang berarti menerima hipotesa yang diajukan.Uji Signifikansi secara parsial untuk Variabel lama pendidikan (X2), Variabel penghasilan (X3), Variabel Waktu tempuh (X5) dan Variabel Biaya perjalanan (X7) tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah kali kunjungan yang berarti variabel-variabel tersebut menolak hipotesa yang diajukan. Sedangkan Variabel umur (X1), Variabel Jarak tempuh (X4), Variabel Waktu di lokasi (X6),Variabel Lama mengetahui (X8) berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah kali kunjungan ke Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu berarti variabel independent tersebut menerima hipotesa yang diajukan atau hipotesa sudah terbukti. Penilaian responden terhadap kondisi jalan menuju ke Obyek Wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu baik. Pendapat responden tentang keindahan Obyek Wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu sangat indah. Pendapat para responden terhadap penambahan fasilitas di Obyek Wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu sangat perlu.
Penyusunan Paket Wisata Pedesaan di Kabupaten Lombok Utara Rahman; Taufan Handika Putra; Satarudin; Jumhur
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2524

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat khususnya pelaku wisata pedesaan dalam mengelola dan memasarkan daya Tarik wisata melalui pelatihan penyusunan paket wisata pedesaan yang menarik di Kabupaten Lombok Utara. Kondisi Desawisata di Kabupaten Lombok Utara terus berkembang dari waktu ke waktu dengan keragaman daya tarik wisata berupa keindahan alam, budaya lokal, dan wisata minat khusus yang autentik, berbasis Masyarakat, dan berkelanjutan. Metode Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan local. Pelatihan penyusunan paket wisata pedesaan ini menyasar anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemuda desa, dan pelaku usaha pariwisata local dari 17 desawisata yang tertarik untuk dilatih di Kabupaten Lombok Utara. Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan adalah Menyusun jadwal perjalanan wisata (itinerary), menghitung harga paket wisata pedesaan, melatih penggunaan media sosial, platform digital, dan kerja sama dengan agen perjalanan untuk promosi, memberikan pengetahuan tentang tugas dan tanggung jawab pemandu wisata. Hasil kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari 17 desawisata perwakilan 5 kecamatan di kabupaten Lombok Utara. Kegiatan pelatihan dilaksanakan lancar dan penuh semangat dari peserta yang mengikuti pelatihan. Hasil akhir yang didapatkan oleh peserta adalah peserta mampu menyusun paket wisata pedesaan yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan pasar, mampu menjelaskan daya tarik wisata yang menjadi keunggulan di Desawisata serta memanfaatkan teknologi digital sebagai media pemasaran
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemandu Wisata Guna Mengembangkan Potensi Desa Wisata di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat Taufan Handika Putra; Didy Ika Supriadi; Himawan Sutanto; Rahman; Kertajadi; Ade Paranata
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2558

Abstract

Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang signifikan. Terdiri atas lima kecamatan, yaitu Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan, dan Bayan, daerah ini dikenal dengan keindahan alam serta kekayaan budaya dansejarahnya. Keberagaman seni tradisional Sasak, adat istiadat, dan kerajinan tangan menjadi daya tarik tersendiri yang memperkuat posisi Kabupaten Lombok Utara sebagai destinasi wisata unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema“Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemandu Wisata” bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Kabupaten Lombok Utara. Program ini mencakup pelatihan keterampilan pemanduan, penguatan kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi. Tahapannya meliputi survei potensi, penyusunan kurikulum, pelatihan teori dan praktik, hingga strategi pengemasan paket wisata. Dengan memberikan pelatihan pemandu wisata, bertujuan diharapkan masyarakat mampu meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola wisata berbasis komunitas, mengoptimalkan potensi lokal, dan menciptakan layanan wisata berkualitas dan berkelanjutan dengan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi dan praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pemanduan, kesadaran pentingnya kelembagaan, serta kemampuan awal promosi digital. Dampaknya, masyarakat lebih termotivasi mengembangkan potensi lokal, menjalin kerjasama, dan memperkuat identitas desawisata. Kegiatan ini diharapkan mendorong kemandirian, keberlanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat