Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analysis of the Influence of Service Performance, Customer Relationship Marketing and Product Innovation on Customer Loyalty of Sharia Bank Syahribulan Syahribulan; Syamsinar; Esti Nur Wakhidah; Prety Diawati; Sukriyadi
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i2.1061

Abstract

This research aims to analyze customer relationship marketing's impact, service performance, and product innovation on customer loyalty. The sample for this study is Bank Muamalat Indonesia. The findings show simultaneously that customer relationship marketing, service performance, and product innovation together affect customer loyalty. The findings partially show that there is no significant influence of customer relationship marketing and service performance on customer loyalty. Although consumer loyalty is significantly influenced by product innovation.
Analysis Of The Influence Of Behavioral Intention, Perceived Ease Of Use And Perceived Usefulness On Actual Usage Of Digital Wallet Customers Bahtiar Efendi; Silvia Ekasari; Indra Sani; Esti Nur Wakhidah; Musran Munizu
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 10 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v10i1.1897

Abstract

This study aims to ascertain whether perceived utility, perceived ease of use, and behavioral intentions affect actual use. The study's subjects were e-wallet users from Indonesia. This study employed objective observation as a non-probability sampling method. Users of e-wallets who had completed at least one transaction made up the study sample. The researchers selected a sample of one hundred people. Questionnaires are used to collect research data. Information from a questionnaire that was given to participants as part of the descriptive data analysis procedure was used in this study. The researchers employed multiple regression analysis techniques in this investigation. The study's findings and the discussion that follows lead to the following conclusions: Different real-world adjustments have a minor impact on the idea of attitude change. The ease-of-use change has some bearing on behavioral goal change. Perceived value and ease of use have a simultaneous effect on intentions to modify behavior. Perceived value changes have no bearing whatsoever on changes in real usage. Recalling the ease of the change in use makes the change feel somewhat realistic. The intention to change one's behavior has some bearing on the actual usage. Perceived utility, perceived ease of use, and behavioral intentions all have an impact on how effectively change is used. Changes in perceived value have an impact on changes in actual consumption because they alter behavioral intentions. Changes in perceived ease of use have an impact on real changes in use when behavioral intentions are variable.
Peran Artificial Intelligence Dalam Transformasi Sumber Daya Manusia Pendidikan: Peningkatan Kualitas Vs Penggantian: Meningkatkan Kualitas atau Penggantian? Esti Nur Wakhidah; Maman Sulaeman; Diksi Metris; Aji Priambodo; Riyan Dwi Yulian Prakoso
Jurnal Development Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v12i1.383

Abstract

Artificial Intelligence (AI) sangat penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi perubahan yang cepat dan dinamis di dunia kerja. AI adalah teknologi yang semakin berkembang dan digunakan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi AI dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pendidikan di era AI apakah dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau menggantikannya. Metode penelitian yang diguanakan pada penelitian ini adalah literatur review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun teknologi AI dapat membantu dalam mengoptimalkan pembelajaran, sumber daya manusia dalam bidang pendidikan tetap sangat diperlukan. Keterampilan manusia dalam kreativitas, empati, komunikasi, dan pemecahan masalah masih sangat penting dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi siswa.
Transformasi Customer Relationship Management (CRM) Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Efektivitas Hubungan Pelanggan Esti Nur Wakhidah; Didik Adi Sabara; Ridhwan Sinatria
INVESTASI : Inovasi Jurnal Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Soratekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/investasi.v4i2.251

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi berbagai aspek bisnis, termasuk pengelolaan hubungan pelanggan melalui Customer Relationship Management (CRM). Integrasi AI dalam sistem CRM memungkinkan perusahaan untuk mengolah data pelanggan secara lebih cepat, akurat, dan adaptif sehingga mampu meningkatkan kualitas interaksi serta kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transformasi CRM berbasis AI dalam meningkatkan efektivitas hubungan pelanggan pada era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-eksplanatori. Data diperoleh melalui survei terhadap pelanggan dan pengelola CRM pada berbagai sektor bisnis yang telah menerapkan teknologi AI dalam aktivitas layanan pelanggan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis regresi untuk mengukur pengaruh implementasi AI terhadap efektivitas hubungan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI pada CRM memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan personalisasi layanan, kecepatan respons, akurasi prediksi kebutuhan pelanggan, serta efisiensi pengelolaan komunikasi pelanggan. Selain itu, penggunaan chatbot cerdas, analitik prediktif, dan sistem rekomendasi berbasis AI terbukti mampu meningkatkan tingkat kepuasan, loyalitas, dan retensi pelanggan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa transformasi CRM berbasis AI menjadi strategi yang relevan bagi organisasi dalam membangun hubungan pelanggan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis.
DAMPAK KUALITAS PELAYANAN, KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL DAN E-WOM PADA PERILAKU BELI JASA WISATA Esti Nur Wakhidah; Tengku Kespandiar; Nurlina Nurlina; Sarmoko Saridi; Dicky Jhon Anderson Butarbutar
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/zzqxsj24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, e-wom, komunikasi pemasaran digital pada perilaku beli jasa wisata pada destinasi Candi Prambanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei dengan kuesioner daring. Sampel sebanyak 250 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu wisatawan yang pernah berkunjung ke Candi Prambanan dan mengakses informasi destinasi melalui media digital. Analisis data dilakukan dengan bantuan software IBM SPSS 26, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, e-wom, komunikasi pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku beli jasa wisata pada destinasi Candi Prambanan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,663 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 66,3% variasi perilaku beli jasa wisata pada destinasi Candi Prambanan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan strategi pemasaran digital yang konsisten, membangun kualitas pelayanan yang baik, serta pengelolaan e-WOM positif untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan sehingga mendorong keberlanjutan pariwisata di Candi Prambanan.
Peningkatan Kemampuan Pemasaran Digital bagi Kelompok UMKM Badan Usaha Amal Nasyiatul ‘Aisyiyah Purbalingga, Jawa Tengah Muhammad Hamka; Dimara Kusuma Hakim; Esti Nur Wakhidah; Riyan Dwi Yulian Prakoso; Ermawati Ermawati; Indy Alfin Faujie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 3 (2024): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan implementasi pemasaran digital kepada kelompok UMKM Badan Usaha Amal Nasyiatul ‘Aisyiyah (BUANA) Purbalingga, Jawa Tengah. Permasalahan yang dihadapi kelompok UMKM BUANA Purbalingga yaitu keterbatasan jangkauan pemasaran, tidak tersedianya katalog produk, serta rendahnya pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) sebagai media promosi produk khususnya melalui media sosial. Metode yang digunakan meliputi Forum Grup Diskusi (FGD, workshop pemanfaatan media sosial dalam pemasaran digital, serta penyebaran kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, kepuasan pelaksanaan PKM, dan mengetahui minat peserta dalam mengadopsi model bisnis menggunakan pemasaran digital. Kesimpulan kegiatan PKM ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pemasaran digital mencapai 65%. Sementara itu, kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini sesuai dengan rencana dan tahapan yang telah telah dirumuskan sebelumnya. Hal tersebut direpresentasikan dari hasil kuesioner kepuasan pelaksanaan PKM, dimana respon peserta menunjukkan bahwa 47,57% Sangat Setuju, 44,27% Setuju dan hanya 8,16% yang menyatakan Ragu-Ragu. Sedangkan melalui program PKM ini,  mayoritas peserta memiliki minat dan keinginan beralih pada bisnis berbasis TI. Fakta tersebut terkonfirmasi dengan persentase sebanyak 86,4% dari peserta yang menyetujui dan sangat menyetujui untuk mengadopsi digitalisasi proses penjualan, sementara 7,5% masih mempertimbangkan penggunaannya, dan 6,2% memilih untuk tetap menggunakan metode penjualan konvensional.