Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Komik Edukasi Detektif Sains Sebagai Media Pembelajaran Literasi Sains Sekolah Dasar Tristaoryza Oryzasativa; Tita Tanjung Sari; Kadarisman
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): MARET
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v2i2.670

Abstract

Saat ini, konsep pembelajaran yang digunakan dalam mewujudkan pembebelajaran abad 21, salah satunya yaitu siswa membutuhkan media atau sarana dalam kegiatan pembelajaran agar kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan. Komik edukasi menjadi salah satu alternatif yang digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R & D (Research and Development) dengan tahap penelitian model Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiono yang terdiri dari 7 tahap penelitian karena keterbatasan waktu, biaya dan juga dampak dari pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan komik edukasi “Detektif Sains” sebagai media pembelajaran (2) mengetahui respon siswa terhadap pengembangan komik edukasi “Detektif Sains” sebagai media pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Instrumen pada penelitian ini berupa instrumen validasi produk dan respon siswa, adapun skala analisis data yang digunakan yaitu skala likert dan skala guttman. Dalam pembuatannya, aplikasi yang digunakan seperti medibangpaint photoshop cs3 dan canva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan dalam penelitian ini dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran, hal ini beradasarkan validasi desain media dan materi dengan persentase berturut-turut sebesar 94% dan 92% dengan kriteria “Sangat Sesuai” dan “Tidak Revisi”. (2) hasil respon siswa atau uji coba produk terhadap 8 orang siswa sekolah dasar diperoleh nilai dengan persentase sebesar 95% dengan kriteria “Sangat Baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran komik edukasi “Detektif Sains” dapat dinyatakan layak dan sesuai untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran.
Pengembangan Komik Edukasi Detektif Sains Sebagai Media Pembelajaran Literasi Sains Sekolah Dasar Tristaoryza Oryzasativa; Tita Tanjung Sari; Kadarisman
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 2 No 2 (2023): MARET
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v2i2.670

Abstract

Currently, the learning concept used in realizing 21st-century learning is that students need media or facilities in learning activities to become fun. Educational comics are an alternative used as learning media to improve the quality of education for the better. This study uses the R & D (Research and Development) research method with the research stage of the Borg and Gall model, which has been modified by Sugiono and consists of 7 research stages due to time, cost, and also the impact of the co-19 pandemic. This study aims to: (1) describe the development of the educational comic "Science Detective" as a learning medium and (2) find out students' responses to the development of the educational comic "Science Detective" as a learning medium. The subjects of this study were fifth-grade elementary school students. The instruments in this study were product validation instruments and student responses, while the data analysis scale used was the Likert scale and Guttman scale. In making it, the applications used are Medibangpaint Photoshop CS3 and Canva. The results of the research show that: (1) the development in this study was declared fit for use as learning media; this was based on the validation of media and material designs with successive percentages of 94% and 92% with the criteria of "Very Appropriate" and "Not Revised". (2) the results of student responses or product trials of 8 elementary school students obtained a score with a percentage of 95% with the "Very Good" criterion. So it can be concluded that the educational comic learning media "Science Detective" can be declared feasible and suitable for alternative learning media.