Saat ini, konsep pembelajaran yang digunakan dalam mewujudkan pembebelajaran abad 21, salah satunya yaitu siswa membutuhkan media atau sarana dalam kegiatan pembelajaran agar kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan. Komik edukasi menjadi salah satu alternatif yang digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R & D (Research and Development) dengan tahap penelitian model Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiono yang terdiri dari 7 tahap penelitian karena keterbatasan waktu, biaya dan juga dampak dari pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan komik edukasi “Detektif Sains” sebagai media pembelajaran (2) mengetahui respon siswa terhadap pengembangan komik edukasi “Detektif Sains” sebagai media pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Instrumen pada penelitian ini berupa instrumen validasi produk dan respon siswa, adapun skala analisis data yang digunakan yaitu skala likert dan skala guttman. Dalam pembuatannya, aplikasi yang digunakan seperti medibangpaint photoshop cs3 dan canva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan dalam penelitian ini dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran, hal ini beradasarkan validasi desain media dan materi dengan persentase berturut-turut sebesar 94% dan 92% dengan kriteria “Sangat Sesuai” dan “Tidak Revisi”. (2) hasil respon siswa atau uji coba produk terhadap 8 orang siswa sekolah dasar diperoleh nilai dengan persentase sebesar 95% dengan kriteria “Sangat Baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran komik edukasi “Detektif Sains” dapat dinyatakan layak dan sesuai untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran.
Copyrights © 2023