Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Ekosistem Mangrove Bagi Mitigasi Pemanasan Global Adilah Dinilhuda; Aji Ali Akbar; Jumiati Jumiati
Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.542 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v18i2.31233

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem di daerah pesisir tropis dan subtropis yang berperan penting sebagai ekosistem pelindung pantai dari abrasi dan tsunami; produsen makanan bagi makhluk hidup pesisir serta ekosistem penyerap dan penyimpan karbon bagi ekosistem pesisir. Sebagai penyerap dan penyimpan karbon, mangrove dapat menyimpan karbon lebih banyak dari hampir semua ekosistem di bumi, sehingga ekosistem ini dapat berperan penting pula dalam upaya mitigasi pemanasan global. Mangrove dapat menyimpan karbon lebih banyak dari hampir semua ekosistem di bumi. Hampir 40% dari biomassa pohon adalah karbon, dimana melalui proses fotosintesis dapat menyerap karbon dioksida dari atmosfer dan mengubahnya menjadi karbon organik (karbohidrat).   Penyimpanan karbon pada ekosistem mangrove dapat dalam biomassa vegetasinya seperti dalam batang, daun, akar, umbi, buah dan lainnya. Estimasi potensi penyimpanan karbon dalam vegetasi mangrove sebagai mitigasi pemanasan global, menjadikan indikator penting bagi konservasi ekosistem mangrove. Kata Kunci : Mangrove, Pemanasan Global, Dampak
PENENTUAN JALUR TRANSMISI AIR BAKU UNTUK WILAYAH PERKOTAAN DI KECAMATAN BENUA KAYONG Lusia Dewi Nurjana; - Nurhayati; Aji Ali Akbar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.31634

Abstract

Saat ini pelayanan air bersih oleh PDAM Ketapang untuk penduduk Kecamatan Benua Kayong melalui fasilitas sambungan rumah masih sangat minim, yaitu sekitar 11,95% dari jumlah penduduk di Kecamatan Benua Kayong walaupun wilayahnya memiliki banyak sungai. Pertumbuhan penduduk yang bertambah berdampak terhadap besarnya kebutuhan air. Diperlukan pengembangan sarana dan prasarana dalam penyediaan air bersih yang lebih besar untuk mencukupi kebutuhan penduduk di Kecamatan Benua Kayong. Sistem perpipaan akan berpengaruh terhadap elevasi jalur transmisi sehingga penentuan jalur transmisi yang efisien sangatlah penting direncanakan. Penentuan jalur transmisi dilakukan berdasarkan hasil survei di lapangan yang dihubungkan dengan data spasial, seperti peta topografi dan peta tata guna lahan. Jalur transmisi air baku untuk IPA Muliakerta ada 2 jalur alternatif dengan panjang transmisi dan penggunaan lahan yang berbeda. Jalur transmisi terpilih adalah alternatif 2 dengan panjang transmisi 17,4 km.Kata-kata kunci:   transmisi air baku, Kecamatan Benua Kayong, PDAM Ketapang, IPA Muliakerta
Pengelolaan Eksternalitas Lingkungan dalam Sektor Pariwisata Melalui Penerapan Green Economy di Indonesia Esta Azzahra; Aji Ali Akbar
Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik  Vol. 3 No. 4 (2025): Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/venus.v3i4.978

Abstract

In the era of globalization and rapid technological development, sustainable development has become crucial for a country's growth, especially in the tourism sector, which has significant potential to drive economic growth and environmental conservation. This research aims to examine how environmental externalities from the tourism sector can be effectively managed through the application of green economy principles. The method used is a qualitative approach with literature study, which includes analysis of the concept of green economy, the impact of tourism on society, and policies that can internalize negative impacts. The research results indicate that the application of green economy principles can reduce negative externalities caused by tourism, such as pollution and ecosystem damage, while also improving the welfare of local communities. Policies such as Pigovian taxes, subsidies, and regulations are necessary to support this implementation. Therefore, sustainable tourism management through green economy not only focuses on economic profit but also on environmental and social sustainability.