Raisa Raisa, Raisa
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Self-Criticism dan Self-Compassion: Studi pada Mahasiswa Kedokteran di Kota Makassar Raisa, Raisa; Thalib, Tarmizi; Saudi, A. Nur Aulia
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i2.3432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-criticism dengan self-compassion pada mahasiswa kedokteran di kota Makassar. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi Pearson Product-Moment. Sampel pada penelitian ini berjumlah 350 mahasiswa kedokteran di kota Makassar. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua skala psikologi yaitu Self-Criticism Scale yang terdiri 22 item dengan reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0.895 dan skala Self-Compassion Scale (SCS) yang mengacu pada aspek Neff (2011) terdiri dari 20 item dengan nilai reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0.609. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara kedua variabel self-criticism dengan self-compassion pada mahasiswa kedokteran di kota Makassar yaitu sebesar -0.263 dengan nilai signifikan 0.000 (p<0.05). Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara self-criticism dengan self-compassion pada mahasiswa kedokteran di Kota Makassar.
Understanding Family Burden as Caregiver in Stroke Patients: Case Study Pitri, Angela Dwi; Febryanto, Dwi; Pambudi, Hubertus Agung; Raisa, Raisa
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 November 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v6i1.1114

Abstract

A family member who acts as a caregiver is subjected to continuous distress while taking care of a stroke patient due to physical and psychological burdens. Most caregivers in Indonesia, or 47,2%, are young women. Research revealed that 45% of caregivers for stroke survivors experienced depression, and 64% underwent work and financial loads. Caregivers are responsible for feeding, maintaining hygiene, and doing daily activities in their caring. Several studies have focused on the stroke patients’ medical problems, whereas this study attempted to investigate the burden on family members as caregivers. This study employed a qualitative case study approach, utilizing a single-case study design. The data was processed using Colaizzi’s data analysis, which includes reading, identifying significant opinions, formulating meaning, and theming. The results revealed four themes on the caregivers’ burden, namely physical problems, hygiene care, medical care costs, and limited socializing activities. To summarize, physical problems are the main cause of caregivers’ distress, and caregivers are recommended to organize shifting schedules among family members in order to spare more time for their caring or any recreational activities.
Efektivitas Program Jumantik dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Teluk Lobam Andriani, Susi; Tampubolon, Ayu Lestari; Wulandari, Dea Aisyah; Nuraini, Eka Putri; Raisa, Raisa; Junita, Junita; Andika, Kurnia; Dewa, Albertus Agung; Ramadhan, Gilang; Suhendra, Donni
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1079

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Teluk Lobam, Kabupaten Bintan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat, kader Jumantik, staf puskesmas, serta mahasiswa KKN. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil survei pada 37 rumah menunjukkan bahwa 43,2% ditemukan jentik nyamuk, sedangkan 56,8% bebas dari jentik. Sebanyak 83,8% rumah telah memiliki jamban, namun kondisi penampungan air seperti bak mandi dan drum terbuka masih menjadi faktor utama perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Data kasus DBD juga menunjukkan peningkatan dari 3 kasus pada tahun 2024 menjadi 6 kasus pada tahun 2025, termasuk satu kasus kematian. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun program Jumantik telah berjalan lama, efektivitasnya belum optimal karena keterbatasan kader, sarana pendukung, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam penerapan 3M. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas kader, penyediaan sarana seperti larvasida, sosialisasi yang lebih intensif, serta kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas pencegahan DBD di wilayah tersebut.