This Author published in this journals
All Journal IndraTech
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INOVASI MODEL EVALUASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Zamsiswaya Zamsiswaya
IndraTech Vol 1, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : STMIK Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56005/jit.v1i2.72

Abstract

Proses Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya transfer pengetahuan dan  pemahaman, tetapi  lebih dari itu, ia juga menanamkan nilai-nilai dan mengawal pengamalan ajaran Islamoleh peserta didik. Seluruh proses evaluasi haruslah didesain secara terencana, sistemik, dan berkelanjutan. Dengan kata lain, PAI adalah upaya menumbuhkembangkan fitrah anak didik yang dibawa sejak lahir menjadi sebuah kemampuan dan kekuatan yang dapat melahirkan kompetensi siswa yang kamil sesuai dengan fitrahnya. Fitrah di satu sisi dapat diartikan sebagai suatu kecenderungan (potensi) untuk mengetahui, memahami dan mengamalkan ajaran Islam baik sebagai hamba Allah maupun sebagai khalifah Allah di muka bumi. Untuk menumbuh-kembangkan fitrah ini, maka PAI harus dapat mengarahkan dan membimbing peserta didik dengan sebuah inovasi pembelajaran, termasuk pada proses evaluasi. Hal yang sangat urgen dalam inovasi evaluasi pada pembelajaran PAI adalah harus dapat menanamkan, mengukur, dan mengawal akhlakul Islam secara aplikatif (moral action) dalam kehidupan peserta didik, dan inilah dasar asumsi model yang penulis sajikan.Kata Kunci : Model Evaluasi, PAI, Akhlak.
ANALISIS IMPLEMENTASI KONSEP MANUSIA DALAM AL-QUR’AN PADA SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-AZHAR PEKANBARU Zamsiswaya Zamsiswaya
IndraTech Vol 3, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : STMIK Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56005/jit.v3i2.131

Abstract

Hakekat manusia dalam konsep Islam adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT, memiliki berbagai potensi untuk tumbuh berkembang menuju kepada kesempurnaan. Konsep Islam dalam Al-Quran tentang  hakekat  manusia berdasarkan ungkapan  kata al-basyar,  al-insan,  an-nas, dan bani Adam  atau  dzuriyyat Adam, sebagaimana disebutkan di atas memberikan gambaran keseimbangan  antara  hak  dan  kewajiban   manusia sebagai  individu,     sosial,     budaya,  dan makhluk   Allah   SWT.   Kondisi   demikian menempatkan  manusia  secara  seimbang antara  teosentris dan antroposentris. Konsepsi tentang manusia tersebut apakah sudah dipahami secara baik dan dalam sebuah lembaga pendidikan? Riset lapangan ini menganalisis implementasi konsep hakikat manusia menurut Al-Qur’an pada penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Tingga Agama Islam (STAI) Al-Azhar Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STAI Al-Azhar Pekanbaru dalam statutanya yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan Islam yang dilaksanakan telah sesuai dengan konsepsi manusia menurut Al-Qur’an. Konsep yang menjadi muatan penyelenggraan pendidikan oleh STAI                Al-Azhar Pekanbaru yang dirumuskan dan dilaksanakan adalah                  (1) Penyelenggaraan sistem pendidikan dalam pengembangan kesatuan qalbiyah dan aqliyah menuju manusia yang cerdas dan berakhlak;                 (2) Pengembangan potensi yang dimiliki manusia sehingga melahirkan hard skills dan soft skills secara maksimal; (3) Pengembangan pendidikan terpadu antara ilmu pengetahuan dan budaya Islam; (4) Pengembangan teori dengan memperhatikan aspek kewahyuan, empirik, dan filosofis; (5) Partisipasi aktif pada pengabdian masyarakat. Kata Kunci: Implementasi, Manusia, Al-Qur’an