Mediasi Efektivitas Iklan Terhadap Kesadaran Merek (Brand Awareness) Tagline “Indomie Seleraku”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh daya tarik iklan (variabel X1), kualitas pesan iklan (variabel X2) dan frekuensi penayangan iklan (variabel X3) melalu efektivitas iklan sebagai variabel mediasi (M) terhadap kesadaran merek (Brand Awareness) sebagai variabel Y. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen yang pernah menonton iklan televisi Indomie di televisi. Jumlah populasi dalam penelitian ini tidak dapat diketahui secara pasti (populasi besar). Jumlah sampel pada penelitian ini kisaran 90 - 100 orang responde, di mana mengacu kriteria sampel menurut Hair et. al dengan teknik Maximum Likelihood Estimation (MLE). Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif, yaitu penelitian kausalitas yang menguji hipotesis mengenai hubungan kausalitas antara variabel pengaruh daya tarik iklan (variabel X1), kualitas pesan iklan (variabel X2) dan frekuensi penayangan iklan (variabel X3) melalu efektivitas iklan sebagai variabel mediasi (M) terhadap kesadaran merek (Brand Awareness) sebagai variabel Y. Metode analisisnya adalah analisis Variabel Mediasi dengan Metode Kausal Step melalui Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menyimpulkan; sebelum memasukkan variabel efektivitas iklan (M), secara parsial daya tarik iklan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awarness (Y), dilihat dari nilai sig X1 0,000 < Sig 0,05 dan Thitung 3,727 > Ttabel 1,661, kualitas pesan iklan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awarness (Y), dilihat dari nilai sig X2 0,000 < Sig 0,05 dan Thitung 4,707 > Ttabel 1,661, dan frekuensi penayangan iklan (X3) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Y, dilihat dari nilai sig X3 0,750 > Sig 0,05 dan Thitung 0,320 < Ttabel 1,661 Setelah memasukkan variabel mediasi M; secara parsial efektivitas iklan (M) memediasi hubungan daya tarik iklan (X1) terhadap brand awarness (Y), dilihat dari nilai koefisien variabel X1 yang turun dari 0,373 menjadi 0,243; secara parsial efektivitas iklan (M) memediasi hubungan kualitas pesan iklan (X2) terhadap brand awarness (Y), dilihat dari nilai koefisien variabel X2 yang turun dari 0,561 menjadi 0,411; dan secara parsial efektivitas iklan (M) memediasi hubungan frekuensi penayangan iklan (X3) terhadap brand awarness (Y), dilihat dari koefisien koefisien variabel X3 yang turun dari 0,029 menjadi 0,016