Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI OLAHRAGA PERMAINAN TONIS PADA SISWA SMP NEGERI 18 MAKASSAR M. Sahib Saleh; Muh. Syahrul Saleh; Yasriuddin Yasriuddin; Muh. Adnan Hudain; Ahmad Adil; lham Kamaruddin
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i11.5394

Abstract

Bermain adalah fitrah anak-anak, dimana mereka dapat meningkatkan kearifannya, mengembangkan kecerdasannya, dan terkenal dengan bermain, Filsuf Yunani kuno Plato berkata: "Jenis pendidikan yang paling efektif adalah membiarkan anak-anak bermain dalam permainan yang menarik." Bermain tidak hanya bagi anak-anak, tetapi orang dewasa dan orang tua pun melakukannya. Mereka bermain sebagai kegiatan yang dapat menghilangkan kepenatan karena tugas-tugas dan pekerjaan, dan tidak sedikit yang merasakan mendapatkan kembali kesegaran jiwa dan raga. adapun kegiatan bermain yang dimaksud disini adalah permainan Tonis. Melalui PKM dengan tema sosialisasi olahraga permainan tonis pada siswa SMP Negeri 18 Makassar bertujuan untuk memperkenalkan olahraga permainan tonnis kepada siswa, agar siswa dapat mengetahui dan memahami tentang bagaimana cara bermain tonnis.
SOSIALISASI PELATIHAN PERWASITAN PADA MAHASISWA BKMF TENIS FIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Ilham Kamaruddin; M. Sahib Saleh; Muh. Syahrul Saleh; Syahruddin Syahruddin; Muh. Adnan Hudain; Muhammad Nur; Andi Ridwan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 7: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i7.6811

Abstract

Sosialisasi Perwasitan Tenis Lapangan pada Mahasiswa BKMF Tenis di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar merupakan bagian dari upaya pengabdian kepada masyarakat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan singkat perwasitan pada mahasiswa, dengan penekanan pada pemahaman yang lebih mendalam tentang peraturan permainan dan perwasitan dalam tenis lapangan, dengan melibatkan 40 mahasiswa BKMF Tenis sebagai peserta. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan perwasitan ini terbagi menjadi dua sesi. Pertama, ada sesi teori di dalam ruangan, di mana dosen menyampaikan materi tentang peraturan permainan tenis dan aspek-aspek perwasitan kepada peserta. Kedua, sesi praktik di lapangan, di mana peserta dapat langsung mengaplikasikan konsep perwasitan yang telah mereka pelajari, dengan bimbingan seorang referee. Pelatihan perwasitan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami peran dan tanggung jawab seorang wasit dalam mendukung integritas olahraga tenis lapangan. Kesimpulannya, pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan pemahaman peserta tentang peraturan dan perwasitan tenis lapangan, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan olahraga tenis dan peningkatan kualitas pertandingan.
Instrumen Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus Desa Mattongang Tongang Andini Said; Andi Rezky Anggriani; Khaerun Nisa; Nurul Astipani; M. Sahib Saleh; Muh. Syahrul Saleh
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.86588

Abstract

Abstrak. Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Mattongang Tongang mengimplementasikan pendekatan partisipatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi kesehatan gizi bagi siswa sekolah dasar dan keluarga. Program ini dilakukan secara sistematis, melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator, guru, dan orang tua dalam penyuluhan interaktif, tanya jawab, dan praktik langsung tentang pola makan sehat dan gizi seimbang. Hasil menunjukkan capaian 100% pada program edukasi gizi, dengan dampak nyata berupa peningkatan pemahaman anak-anak dan keluarga mengenai nutrisi, perubahan perilaku konsumsi makanan sehat, serta penerapan praktik gizi seimbang di rumah dan sekolah. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas mahasiswa dalam kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan edukatif. Pendekatan partisipatif yang diterapkan memungkinkan masyarakat desa memahami dan mengaplikasikan ilmu gizi secara mandiri, mendukung pemberdayaan berkelanjutan, dan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, perangkat desa, dan komunitas lokal. Kata Kunci: Kuliah Kerja Nyata, Partisipasi Masyarakat,  Edukasi Gizi, Pengetahuan, Pemberdayaan Berkelanjutan