Susi Susanti
STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MEDIA PEMBELAJARAN CD INTERAKTIF UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Susi Susanti
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v4i1.491

Abstract

Learning media can make it easier for students to understand the material presented. With the development of the media era, it is possible to take advantage of increasingly modern technology, but schools still rarely use learning media in their learning. This research and development aims to produce a product in the form of an CD interactive media and to test the feasibility of an interactive CD media product on the sub-themes I and my dreams with the Microsoft PowerPoint for the fourth grade elementary school students. This research was conducted at SDN Kacangan I Lamongan with a class IV research sample. This research is a development research that uses the modified Borg and Gall development research model. The results of this study are learning media in the form of Interactive CDs and based on the results of product trials by material experts and media experts, the product has a decent criteria with a percentage of 90%. Based on the product trial on a limited scale, the product received the eligible criteria with a percentage of 79,4%. Based on these results, the Interactive CD learning media on the sub-themes I and my ideals is suitable for use in learning. Keyword: Learning media, CD interactive, sub-themes I and my ideals
Kemampuan Mahasiswa PGMI STIT MuhamdiyahBojonegoro Dalam Menyusun Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Susi Susanti
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Cakrawala: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/edq1ws11

Abstract

Teaching modules are the most important learning tools because they contain learning plans thatwill be implemented by the teacher so that learning is more focused. This research aims todetermine students' abilities in compiling teaching modules based on the Merdeka curriculum.The type of research used is descriptive research using a quantitative approach. The instrumentused is an instrument in the form of a test. In the teaching module there are main components thatmust be implemented. Of these three main components, it was found that students did notunderstand the knowledge about enrichment components and worksheets. The three maincomponents used as benchmarks are general information components, core components, andattachments. There is 1 student who has mastered the teaching module. 3 students who are verygood at making teaching modules, 2 students who are good at mastering making teachingmodules. When preparing teaching modules, students on average have included 3 components intheir modules, although there are still some students who experience several obstacles inpreparing them.
Analisis Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Susi Susanti; Fiki Dzakiyyatul Aula; Vivin Irawati
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Cakrawala : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/9qwj3471

Abstract

Dalam pembelajaran, pengembangan potensi pendidikan siswa harus dilakukan secara menyeluruh dan terpadu. Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran guru memerlukan model pembelajaran yang menyenangkan dan mampu meningkatakan keaktifan siswa dalam pelaksanaan pembelajarannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran di kelas IV dengan model problem based learning terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Penerapan model pembelajaran PBL pada pembelajaran telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Aktivitas siswa mengalami peningkatan, terlihat pada aktivitas belajar siswa sebesar 75,6% meningkat menjadi 81,8% diperoleh data keaktifan belajar siswa secara klasikal sebesar 78,7%. Peningkatan aktivitas siswa kelas IV MI Hidayatul Mubtadi’in Mudung 73,5% menjadi 85,3% dengan perolehan data klasikal sebesar 79,4% dari data tersebut dapat dikatakan bahwa penggunaan model problem based learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa madrasah ibtidaiyah. 
ANALISIS KETERAMPILAN MENGAJAR DALAM PRAKTIK PEMBELAJARAN MAHASISWA PGMI PADA MATA KULIAH MICRO TEACHING Susanti, Susi
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Cakrawala: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/9djyky33

Abstract

Micro Teaching merupakan suatu pelatihan mengajar secara terbatas bagi calon guru agar menguasai keterampilan mengajar yang dikehendaki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan mengajar pada mahasiswa PGMI STIT Muhammadiyah Bojonegoro pada mata kuliah Micro Teaching. Hasil analisa diharapkan dapat menjadi evaluasi bagi dosen yang mempersiapkan mahasiswa menjadi guru di Madrasah Ibtidaiyah dan bagi mahasiswa calon guru Madrasah Ibtidaiyah untuk meningkatkan kopetensi yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrumen rubrik penilaian praktik pembelajaran dan lembar observasi dosen. Perhitungan kuantitatif dilakukan dengan menghitung persentase total perolehan skor dari setiap kriteria rubrik penilaian praktik pembelajaran, kemudian dikonversi ke dalam data kualitatif melalui tabel persentase rentang skor penilaian. Peneliti memperoleh hasil bahwa kegiatan praktik pembelajaran yang dilaksanakan oleh mahasiswa PGMI angkatan 2020 sudah baik dengan rerata presentase keterampilan dasar mengajar 77,82% yang terdiri dari keterampilan membuka pembelajaran 80% (baik), Keterampilan menjelaskan 79% (baik), keterampilan mengadakan variasi sebesar 82,48% (baik), keterampilan memberikan penguatan sebesar 77,85% (baik), keterampilan bertanya 77% (baik), Keterampilan mengelola kelas 76,02% (baik), keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan 80% (baik), keterampilan membimbing diskusi 75,00% (cukup baik) dan ketrampilan penutup 73% (cukup baik). Berdasarkan persentase dari setiap keterampilan dasar mengajar dalam praktik pembelajaran pada mata kuliah micro teaching, dapat diketahui bahwa keterampilan yang perlu ditingkatkan adalah keterampilan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil, dan menutup pelajaran.
Pengaruh Literasi Digital dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran IPA pada Mahasiswa Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah susi
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala: Jurna Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/1f5fab76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat literasi digital mahasiswa PGMI terhadap efektivitas pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan responden mahasiswa PGMI semester VI di perguruan tinggi STIT Muhammadiyah Bojonegoro. Data dikumpulkan melalui angket literasi digital dan efektivitas pembelajaran IPA, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital mahasiswa berada pada kategori sedang, dengan rata-rata skor 71,7, sedangkan efektivitas pembelajaran IPA juga berada pada kategori sedang hingga baik, dengan rata-rata skor 74,3. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara literasi digital dan efektivitas pembelajaran IPA, di mana mahasiswa dengan literasi digital tinggi cenderung lebih efektif dalam pembelajaran IPA. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital untuk mendukung pembelajaran IPA yang adaptif dan inovatif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan literasi digital dan integrasi teknologi dalam kurikulum PGMI agar calon guru lebih siap menghadapi tantangan pendidikan abad 21.