Ahmad Firdaus
Politeknik LP3I Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Usaha Poklahsarkan Konnya Ujunge Melalui Pemberdayaan Wanita Nelayan dalam Mengolah Abon Ikan Konya Aneka Rasa Di Kabupaten Barru St Hatidja; Lina Mariana; Jamaluddin Jamaluddin; Ahmad Firdaus
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i1.835

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya dalam melakukan rekayasa sosial.  Pemberdayaan  perempuan  merupakan upaya  memperbaiki  status   dan   peran  perempuan dalam pembangunan  bangsa,  sama  halnya  dengan kualitas  peran  dan  kemandirian  organisasi perempuan.  Permasalahan yang dihadapi oleh wanita nelayan khususnya mitra wanita nelayan Poklahsarkan Konnya Ujunge adalah  (1) Ketergantungan ekonomi wanita nelayan terhadap hasil tangkapan nelayan, (2) Ketidakmampuan perempuan nelayan untuk melakukan diversifikasi dan kegiatan pengolahan ikan karena kurangnya keterampilan dan pengetahuan menjadi salah satu penyebab rendahnya fleksibilitas keuangan rumah tangga nelayan; (3) Ketidakmampuan wanita nelayan melakukan manajemen ekonomi keluarga akibat ketidaktahuan dan terbatasnya pengetahuan, (4) Rendahnya kemampuan kelompok pengolahan dan pemasar ikan (Poklahsarkan) Konnya Ujunge dalam memproduksi abon ikan konya. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan meliputi Tahap Pengamatan dan Sosialisasi, Tahap Pemilihan dan Penyusunan Metode Kegiatan, Tahap Pelaksanaan dan Monitoring dan Evaluasi. Dari kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara garis besar diidentifikasi permasalahan utama dari mitra saat ini, yaitu: Kurangnya pengetahuan mitra mengenai diversifikasi produk, kapasitas produksi masih terbatas, Manajemen Pemasaran dan Manajemen Usaha. Kegiatan pengabdian kepada mitra ini masih harus terus berlanjut untuk mewujudkan mitra menuju UMKM naik kelas.  
Environmental Taxes: Challenges and Opportunities for Sustainable Development Ahmad Firdaus; Abdul Wahab; Lina Mariana; Munifa Munifa
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 7 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrp.v7i2.16460

Abstract

This study explores the role of environmental taxes as a critical instrument for sustainable development, focusing on both the challenges and opportunities presented by their implementation in Indonesia. Environmental taxes, often termed "green taxes," are designed to mitigate environmental degradation by incentivizing industries to adopt eco-friendly practices and reduce their carbon footprint. Although Indonesia has made strides in incorporating environmental taxes through regulations like the carbon tax in Law No. 7 of 2021 and Government Regulation No. 46 of 2017, the application of these policies faces significant hurdles. Key challenges include limited public awareness and understanding of environmental taxes' benefits, as well as concerns over the financial impact on industries. Despite these obstacles, environmental taxes hold substantial potential for environmental enhancement by funding initiatives such as waste management, ecosystem restoration, and the promotion of renewable energy. This research emphasizes the importance of clear communication and collaboration among stakeholders to optimize the effectiveness of environmental tax policies, thereby contributing to Indonesia’s sustainable development goals.