Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menumbuhkan Kreativitas dan Jiwa Wirausaha pada Generasi Z melalui Workshop Pembuatan Produk Kerajinan Tangan Nurul Husna; Prayudha Ananta; Meydina Cahyani; Mutiasari Nur Wulan; Nindytia Puspitasari Dalimunthe; Angga Febrian
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v4i2.12064

Abstract

Menurut Herbalife (2021), 72% generasi Milenial dan Generasi Z di Asia Pasifik ingin memulai bisnis sendiri. Hampir sembilan dari sepuluh responden (87%) percaya bahwa memulai bisnis paling baik dilakukan sebelum usia 40 tahun, dengan rata-rata usia yang baik adalah 27 tahun. Berdasarkan data tersebut, Generasi Z (Gen Z) menjadi salah satu generasi yang banyak memiliki keinginan untuk memulai usaha sendiri. Generasi Z memiliki keterampilan teknologi yang baik, namun banyak yang masih kurang dalam pengetahuan dan keterampilan bisnis yang mendasar. Lookcraft adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang pelatihan kerajinan tangan, dengan misi utama untuk memberdayakan masyarakat melalui kreativitas dan keterampilan praktis. Didirikan atas dasar kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal dan peningkatan ekonomi kreatif, Lookcraft menjadi wadah bagi siapa saja yang ingin belajar, berkembang, dan berinovasi dalam dunia kerajinan tangan. Kegiatan ini dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi pada Gen Z dan membangun jiwa wirausaha sejak dini pada Generasi Z. 
PENERAPAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL BERBASIS LOCAL WISDOM UNTUK MENINGKATKAN KOMITMEN BERORGANISASI “KAUM SANTRI” DI RAJABASA Tedi Rusman; Nurdin Nurdin; Mutiasari Nur Wulan; Rahmad Nur Karim; Hadi Wijoyo; Samuel Turnip; Riyan Yuliyanto
Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia Vol 4, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia (JPSI)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di MWCNU Rajabasa bertujuan untuk meningkatkan komitmen berorganisasi kaum santri melalui penerapan komunikasi interpersonal berbasis kearifan lokal (Local Wisdom). Program ini dirancang untuk mengatasi masalah komunikasi interpersonal dan rendahnya komitmen berorganisasi yang teridentifikasi sebagai penghambat utama dinamika organisasi. Kegiatan ini melibatkan pelatihan komunikasi interpersonal, penggunaan teknologi komunikasi, dan proyek kolaboratif berbasis komunitas. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan nilai-nilai kearifan lokal, yang berdampak positif pada komitmen berorganisasi peserta. Skor rata-rata komitmen berorganisasi peserta meningkat dari 65 menjadi 87 setelah pelatihan. Pendekatan berbasis local wisdom ini terbukti efektif dalam memperkuat ikatan emosional dan komitmen afektif peserta terhadap organisasi, yang diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan dan kesuksesan organisasi dalam jangka panjang. Kata Kunci : Kaum Santri, Komitmen Berorganisasi, Komunikasi Interpersonal, Local Wisdom, Pelatihan