Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI SUBJEK TUNGGAL: EFEKTIVITAS TEKNIK SHAPING DAN TOKEN ECONOMY UNTUK MENINGKATKAN ATENSI DAN MEMORI KERJA ANAK LAMBAN BELAJAR Hasna Hafizhah Salma; Wuri Prasetyawati
Journal of Psychological Science and Profession Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v7i1.43461

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada bidang pendidikan di Indonesia, termasuk pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus yang mengalami kesulitan belajar. Beberapa anak di jenjang sekolah dasar terlihat lebih lambat dalam mengenal huruf. Beberapa di antaranya juga terlihat kesulitan membaca dan berhitung sehingga tertinggal secara akademik dibandingkan teman-teman sekelasnya. Anak lamban belajar memiliki keterbatasan atensi dan memori kerja. Kapasitas atensi dilihat dari kemampuan anak mempertahankan fokusnya dalam mengerjakan suatu tugas tanpa melakukan kegiatan lain yang tidak berkaitan dengan tugas tersebut. Memori kerja dilihat dari kemampuan mengingat anak saat sedang melakukan kegiatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efektivitas dari penerapan teknik shaping dan token economy dengan permainan puzzle dalam meningkatkan kapasitas atensi dan memori kerja. Penelitian ini penelitian ini merupakan penelitian subjek tunggal. Subjek adalah seorang anak perempuan lamban belajar yang berusia 7 tahun 10 bulan dan berada di jenjang kelas 1 sekolah dasar. Pada proses analisis data, peneliti menggunakan analisis visual dengan gambaran grafik. Hasil penelitian ini adalah teknik shaping dan token economy dikatakan efektif dalam meningkatkan kapasitas atensi dan memori kerja anak. Efektivitas dilihat dari keberhasilan subjek mencapai target perilaku, yakni dapat bertahan lebih dari 18 menit perilaku on-task dan berhasil menyelesaikan minimal 10 puzzle dengan benar. Implikasi penelitian ini dapat diterapkan oleh orang tua untuk memberi dukungan kepada anak lamban belajar dengan menggunakan sistem penguatan terencana secara berkala untuk mempertahankan atensi anak ketika sedang melakukan suatu kegiatan. Selain itu, penggunaan puzzle juga terbukti dapat meningkatkan kapasitas memori kerja anak lamban belajar.
Efforts to Overcome Adolescent Academic Anxiety through Intervention Programs with a Cognitive-Behavioral Therapy Approach Sekarini Andika Permatasari; Wuri Prasetyawati
Bisma The Journal of Counseling Vol. 7 No. 1 (2023): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v7i1.58382

Abstract

Academic anxiety is an anxious response that arises due to a maladaptive mindset in doing academic assignments. Academic anxiety in adolescence that is not handled properly can interfere with students in the academic field and everyday life. Thus, interventions are needed to help students overcome their anxiety problems. This study aims to see the effectiveness of individual intervention programs with the CBT approach in dealing with academic anxiety in adolescent students. This research is a quasi-experimental study with a single-subject design. The subject is a 14-year-old female student. Data collection in the study was carried out using observation and interview methods, with research instruments in the form of observation guidelines. Measuring tools used are the Coping Questionnaire-Child and The Subjective Units of Distress/Discomfort Scale to measure the subject's perception of his ability to overcome anxiety and assess the level of anxiety experienced. Data were analyzed using visual inspection drawn from graphs. The results showed that individual intervention programs using the CBT approach effectively increased the ability of subjects with academic anxiety to overcome their anxiety.
ADAPTING THE DIRTY DOZEN IN THE INDONESIAN CONTEXT: PSYCHOMETRIC EVALUATION OF THE DARK TRIAD TRAITS FOR EDUCATIONAL AND PSYCHOLOGICAL RESEARCH Abdurosid Nur Ali; Wuri Prasetyawati
EDUCATIONE Volume 3, Issue 2, July 2025
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v3i2.83

Abstract

Dark triad personality traits—narcissism, psychopathy, and Machiavellianism—are recognized as important constructs in psychological research but have lacked a concise, psychometrically sound assessment tool in Indonesia. This study aimed to adapt and validate the Dirty Dozen (DD) instrument into Bahasa Indonesia to address this gap. Using a sample of 157 adults recruited online, the research employed a rigorous adaptation process, including translation, back-translation, expert judgment, and pilot testing. Psychometric properties were examined through confirmatory factor analysis (CFA) and reliability analysis. Results indicated that the Indonesian DD demonstrated strong reliability and validity for the narcissism and Machiavellianism subscales, while the psychopathy subscale showed lower internal consistency, likely due to cultural and linguistic challenges in item adaptation. The CFA supported the original three-factor structure, with significant overlap between Machiavellianism and psychopathy, and no gender differences found in any domain. In conclusion, the Indonesian DD is a practical and efficient tool for measuring dark triad traits in local populations, though refinement of psychopathy items and response scale categories is recommended for future research.