p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sehat Masada
Dian Purnama Sari
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Safety Training terhadap Ketrampilan Orang Tua dalam Penanganan Cedera Balita di PMB Bidan I Kabupaten Bandung Dian Purnama Sari; Retna Hermawati
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 1 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i1.277

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi pada masa anak-anak adalah kecelakaan atau cedera. Cedera termasuk salah satu dari beberapa penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di dunia. Tindakan pencegahan cedera berupa pengawasan yang dapat dilakukan oleh orang tua, karena dalam beraktivitas anak tidak memperhatikan bahaya. Safety training sebagai kegiatan yang menjamin terciptanya kondisi yang aman, terhindar dari gangguan fisik dan mental melalui pembinaan dan pelatihan, pengarahan, dan kontrol terhadap pelaksanaan kegiatan yang dapat di lakukan oleh orang tua. Penelitian ini menggunakan quasy experimental study with control group design. Sample didapatkan dengan menggunakan simple random sampling yaitu orang tua. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2021. Cara pengumpulan data penelitian dengan menggunakan ceklist. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh safety training terhadap keterampilan orang tua dalam penanganan cedera balita di rumah tangga dengan uji PairedT-Test hasil pre-test dan post-test pada kelompok intervensi p=0,001 (p<0,05), sedangkan hasil pre-test dan post-test pada kelompok kontrol p=0,568. Uji Independent T-Test pada kelompok intervensi dan kontrol mendapat hasil pre-test p=0,337 (p>0,05) dan hasil post-test p=0,001 (p<0,05). Pengasuhan anak dilakukan sepenuhnya oleh orang tua, karena pada masa ini seorang anak lebih banyak dilewatkan dalam lingkungan keluarga.
PENGARUH EDUKASI MEDIA GAMIFIKASI TENTANG MENARCHE TERHADAP KESIAPAN REMAJA PUTRI PRAPUBERTAS DI SDN PASIRLUHUR KABUPATEN BANDUNG Dara Ayunda; Dian Purnama Sari; Melati Yuliandari; Haidir Syafrullah
Jurnal Sehat Masada Vol 20 No 2 (2026): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescent girls experience menarche as a sign of early puberty, but many are not yet physically, psychologically, socially, and cognitively prepared. SDKI data shows the average age of menarche is 13–14 years. A study at Pasirluhur Elementary School shows that 87% of female students are unprepared. Unpreparedness can lead to anxiety, dysmenorrhea, and unhealthy behaviors. Early education is important so that adolescents are emotionally ready and can maintain reproductive health. Gamification media serves as an interesting, interactive, and easily understood educational alternative for children of prepubertal age. This study aims to determine the influence of gamification media education about menarche on the readiness of prepubertal girls in Pasirluhur Elementary School, Bandung Regency. The method used in this study was a quantitative approach with a pre-experimental design, namely a pretest-posttest one group. A sample of 79 people was taken using total sampling, with 79 respondents. The results showed that before the intervention, 8.9% of students were prepared, while after the intervention, this percentage increased to 97.5%. Data analysis used the Wilcoxon Signed Rank test, showing a p value of 0.000 with a significance level of 0.05. The results of this study indicate a p value of 0.000 with a significance level of 0.05. Based on the research findings, it can be concluded that there is an impact on students' preparedness after being provided education through gamification media about menarche.