Abstrak: Pembelajaran AUD di masa pandemi Covid-19 mengalami banyak tantangan. Proses pembelajaran yang dilaksanakan secara blended learning memaksa guru dan orang tua untuk aktif memaksimalkan aspek perkembangan anak usia dini. Permasalahan umum adalah minimnya alat permainan edukatif (APE) yang memanfaatkan lingkungan sekitar dan barang bekas. Alat permaianan yang digunakan selama ini kebanyakan diperoleh dari membeli dalam bentuk jadi. Hal ini diakibatkan kurangnya ide serta kreativitas guru untuk membuat APE dengan bahan baku yang mudah ditemui dan dikenali anak. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di PAUD Al Khair Barabai. Peserta pelatihan berjumlah 40 orang. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membekali guru agar terampil dalam memanfaatkan limbah dan barang bekas sebagai bahan baku pembuatan alat peraga edukatif (APE). Tujuan lain dari kegiatan ini adalah mengurangi limbah rumah tangga yang sebagian besar adalah barang plastik dan kertas. Kegiatan dilaksanakan dengan ceramah, diskusi, dana praktik pembuatan APE oleh guru PAUD Al Khair Barabai. Berdasarkan hasil angket pelatihan semua peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sampai akhir dengan skor 100%. Pada angket hasil pelaksanaan pelatihan pemanfaatan lingkungan dan barang bekas, keterampilan guru meningkat dari 70% menjadi 95% guru mampu membuat alat peraga edukatif dengan beragam.Abstract: AUD learning during the Covid-19 pandemic experienced many challenges. The learning process that is carried out in a blended learning manner forces teachers and parents to actively maximize aspects of early childhood development. A common problem is the lack of educational game tools (APE) that utilize the surrounding environment and used goods. Game tools used so far are mostly obtained from buying in finished form. This is due to the lack of ideas and creativity of teachers to make APE with raw materials that are easily found and recognized by children. The training activities were carried out at PAUD Al Khair Barabai. The training participants totaled 40 people. The purpose of this community service activity is to equip teachers to be skilled in utilizing waste and used goods as raw materials for making educational aids (APE). Another goal of this activity is to reduce household waste, most of which are plastic and paper goods. Activities carried out with lectures, discussions, funds for the practice of making APE by PAUD Al Khair Barabai teachers. Based on the results of the training questionnaire, all participants were very enthusiastic in participating in the activity until the end with a score of 100%. In the questionnaire on the results of training on the use of the environment and used goods, the skills of teachers increased from 70% to 95% of teachers being able to make various educational aids.