Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENEMPATAN DAN INSENTIF KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PTP. NUSANTARA IV (Persero) BAH JAMBI Anton A. P. Sinaga
Jurnal Ilmiah METHONOMI Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah METHONOMI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methonomi.Vol1No2.pp18-28

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini dapat diidentifikasikan yaitu terjadi ketidakpuasan karyawan disebabkan penempatan yang kurang memuaskan serta penempatan kurang memuaskan disebabkan adanya karyawan yang kurang professional dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penempatan yang diberikan PTP. Nusantara IV (Persero) Bah Jambi kepada karyawannya. Untuk mengetahui tingkat produktivitas karyawan pada PTP. Nusantara IV (Persero) Bah Jambi dan untuk mengetahui pengaruh penempatan terhadap produktivitas karyawan pada PTP. Nusantara IV (Persero) Bah Jambi. Untuk mengetahui gambaran yang jelas bagaimana pengaruh penempatan terhadap produktivitas karyawan pada PTP. Nusantara IV (Persero) Bah Jambi, maka penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis dari penelitian ini yaitu diperoleh rata-rata penempatan sebesar 37,96 dengan standar diviasi sebesar 3,095, nilai maksimum sebesar 43 dan nilai minimum sebesar 31 sehingga dapat dikatakan variabel penempatan cukup bervariatif dan menyebar. Rata-rata produktivitas karyawan sebesar 36,61 dengan standar diviasi sebesar 2,645, nilai maksimum sebesar 40 dan nilai minimum sebesar 27 sehingga dapat dikatakan variabel produktivitas karyawan cukup bervariatif dan menyebar. Terdapat pengaruh antara penempatan terhadap produktivitas karyawan. Penempatan merupakan suatu tingkat keunggulan dan merupakan output yang tidak berbentuk dan bermanfaat bagi karyawan dan tingkat tinggi rendahnya ditentukan oleh harapan tersebut. Diharapkan pihak PTP. Nusantara IV (Persero) Bah Jambi agar dapat lebih meningkatkan lagi penempatannya. Hal ini dilakukan agar karyawan merasa nyaman dan loyal menjadi karyawan perusahaan. Diharapkan pihak perusahaan lebih memperhatikan keluhan-keluhan karyawannya dan dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik. Diharapkan kepada pihak perusahaan agar menyediakan kotak saran bagi karyawan tentang keinginan dan harapan karyawan kepada perusahaan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KOTA MEDAN: Studi Kasus Usaha Kecil Dan Menengah Anton A. P. Sinaga
Jurnal Ilmiah METHONOMI Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah METHONOMI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methonomi.Vol2No1.pp1-9

Abstract

Kesejahteraan sosial adalah suatu kegiatan yang terorganisir dengan tujuan membantu penyesuaian timbal balik antara individu-individu dengan lingkungan sosial mereka. Tujuan ini dicapai secara seksama melalui teknik- teknik dan metode-metode dengan maksud agar memungkinkan individuindividu, kelompok-kelompok maupun komunitas-komunitas memenuhi kebutuhan-kebutuhan dan memecahkan masalah-masalah penyesuian diri mereka terhadap perubahan pola-pola masyarakat, serta melalui tindakan kerjasama untuk memperbaiki kondisi-kondisi ekonomi dan sosial. Dengan potensi UKM yang dimiliki, sangat memungkinkan menggali seluruh potensi ekonomi yang ada, menuju percepatan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini diarahkan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat Kota Medan. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif Kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder dan primer. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian yang telah ditetapkan dengan menggunakan data sampel yang diperoleh. Metode Statistik Inferensial yang digunakan dalam analisis data penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM). Hasil deskriptif penelitian ini mengindikasikan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan masih berada pada kriteria kurang baik. Hal ini terlihat dari skor rata – rata masing – masing variabel laten kesejahteraan masyarakat lebih kecil dari skor ambang batas tengah 9. Hasil kajian hipotesis penelitian ini kualitas hidup dari segi materi, kualitas hidup dari segi fisik, kualitas hidup dari segi mental, kualitas hidup dari segi spiritual merupakan empat faktor yang berpengaruh positif dan signifikan kesejahteraan masyarakat Kota Medan.
Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Penjualan terhadap Minat Beli Konsumen pada PT. Pin Develompment Medan 2021 Roni Imanuel Marpaung; Anton A. P. Sinaga; Elperida J. Sinurat
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/mtx.Vol7No1.pp18-28

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh kualitas produk property, dan promosi penjualan terhadap minat beli konsumen pada PT. PIN Development Medan. Waktu penelitian dilaksanakan pada pada tanggal 1 Februari 2021 sampai dengan 30 April 2021. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil 20% dari keseluruhan jumlah populasi. Berdasarkan pendapat diatas maka sampel dalam penelitian ini ditetapkan sebanyak 60 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah uji statistik melalui uji regresi berganda, uji t test, uji f t test , dan koefisien determinasi (R2 ).  Hasil analisis menunjukkan hasil uji simultan dengan uji F diketahui nilai F hitung 36,909 dan nilai Sig. adalah 0,000. Diketahui nilai F hitung 36,909> F tabel 3,158 dan nilai Sig adalah 0,000 < 0,05, maka Kualitas Produk dan Promosi Penjualan secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli Konsumen. Dan hasil uji koefisien determinasi (R-Square) adalah 0,564. Nilai tersebut dapat diartikan variabel Kualitas Produk dan Promosi Penjualanmampu mempengaruhi Minat Beli Konsumensebesar 56,4% sisanya sebesar 100% - 56,4% = 43,6% dijelaskan oleh variabel atau faktor lainnya.