Harlina Liong
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Dana Desa pada Pemerintah Desa Sappa Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo Muh. Faisal; Harlina Liong; Warka Syachbrani
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijak.v1i2.1086

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana pertanggung jawaban dan transparannya pemerintah dalam mengelola Dana Desa di Desa Sappa Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbasis studi di lapangan. Teknik pengumpulan data yang di gunakan berupa wawancara, dengan pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai informan. Hasil penelitian menyatakan pemerintah Desa Sappa dalam pengelolaan keuangan Dana Desa sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan maupun ketentuan-ketentuan yang berlaku, Transparansi dan Akuntabilitas yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sappa dengan menyebarkan informasi dari tiap- tiap dusunnya berupa informasi langsung dan terdapat papan informasi yang ditempatkan di Kantor Desa.This research discusses how the government is accountable and transparent in managing Village Funds in Sappa Village, Belawa District, Wajo Regency. This research is a qualitative research based on a study in the field. The data collection technique used was in the form of interviews, with the village government and the Village Consultative Body (BPD) as informants. The research results stated that the Sappa Village government in the financial management of the Village Fund was in accordance with applicable laws and regulations, Transparency and Accountability were carried out by the Sappa Village government by disseminating information from each hamlet in the form of direct information and there was an information board that placed at the Village Office.
Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna tentang Aplikasi Keuangan Mikro Desa melalui Program Kolaborasi KKN dan Pengabdian Dosen di Desa Galung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru Muhajji; Muh. Rizal Halim; Muhammad Yusri Yunus; Nur Fadilah; Harlina Liong; Steven Leonardi; Arsil Karim; Annisa; Tuti; Dwi Andini; Muhammad Fachrian; Dinar Lilis; Muh. Reza; Muh Aidil; Nurhafisa; Firdha Apriliyanti; Abd Rahman
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi desa menuntut adanya sistem pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Namun, banyak lembaga ekonomi desa seperti koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi permasalahan pencatatan keuangan yang bersifat manual, tidak terstandar, serta rentan terhadap kesalahan dan kehilangan data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa aplikasi keuangan mikro berbasis Android melalui kolaborasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dan pengabdian dosen STIE AMKOP Makassar di Desa Galung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Metode pelaksanaan meliputi seleksi aplikasi keuangan mikro, integrasi literasi keuangan dan prinsip keuangan syariah, sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat, pendampingan penggunaan aplikasi, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, dan survei kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi keuangan mikro mampu meningkatkan efisiensi operasional, akurasi pencatatan, serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan koperasi desa, BUMDes, dan UMKM. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan literasi digital dan literasi keuangan masyarakat desa, dengan tingkat penerimaan aplikasi yang tinggi. Integrasi prinsip keuangan syariah memberikan nilai tambah berupa kejelasan akad dan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ekonomi desa. Dengan demikian, kolaborasi KKN dan pengabdian dosen melalui penerapan TTG terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan dapat direplikasi di desa lain untuk mendukung transformasi digital tata kelola keuangan desa.