Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Studi Numerik Perilaku Kolom Pendek yang Diperkuat Dengan CFRP Menggunakan Metode “Pushover Analysis” Arfiadi, Yoyong; Candra Wibawa, Made Abitya
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.4988

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh perkuatan CFRP (Carbon Fiber Reinforced Polymer) terhadap kinerja kolom pendek beton bertulang melalui analisis pushover menggunakan OpenSees. Kolom pendek yang memiliki rasio tinggi terhadap dimensi penampang relatif kecil, cenderung mengalami kegagalan geser dan perilaku rapuh saat beban gempa. Model portal sederhana satu bentang satu tingkat dibangun dengan elemen nonlinear forceBeamColumn, material beton tak terkekang dan terkekang dimodelkan dengan Concrete02, serta baja tulangan dimodelkan dengan Steel02. Tahapan analisis meliputi pendefinisian geometri dan material, pembuatan fiber section, penerapan beban gravitasi, beban lateral bertahap, serta perekaman respons struktur. Model yang dianalisis terdiri atas tiga skenario, yakni tanpa CFRP, satu lapis CFRP, dan dua lapis CFRP. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkuatan CFRP meningkatkan kapasitas geser, kekakuan lateral, dan daktilitas struktur. Base shear naik sebesar 2,2% pada satu lapis dan 3,4% pada dua lapis CFRP dibandingkan tanpa perkuatan, menegaskan efektivitas CFRP dalam meningkatkan kinerja seismik kolom pendek serta menahan keruntuhan geser.
Aplikasi vektor beban penentu lokasi kerusakan struktur pada struktur portal rangka ruang Richard Frans; Yoyong Arfiadi
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.12.2.6679.172-178

Abstract

Structural health monitoring system is one of the most interesting and important topics in civil engineering. This is because a good structural health monitoring system will increase the reliability of the structure. There are 4 (four) levels in the structural health monitoring system, one of which is damage localization. Damage localization requires an approach or method that can accurately predict the damaged member. One of the methods that is widely applied and proven to give good results for predicting damaged members called damage locating vector (DLV). The DLV method has been applied to several structures, such as plane truss structures, space truss structures, plane frame structures, shear buildings, plane stress elements, thick plate elements and several types of structures. The purpose of this research is to apply DLV method to space frame structures to find out the effectiveness of this method in damage detection. There are three damage scenarios used, two single damage scenarios and one multiple damage scenario. Based on the results obtained, the DLV method can accurately determine the damaged member in the space frame structure for single damage scenarios but in case of multiple damage scenarios, the DLV cannot predict the damaged member due to the values ​​of the end forces and moments of the damaged members are similar to one another.
Analisis Riwayat Waktu Nonlinier Struktur Flat Slab dengan OpenSees Navigator Hasibuan, Samsul A Rahman Sidik; Arfiadi, Yoyong; Utomo, Junaedi
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1245.304 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.38184

Abstract

Pengembangan sistem struktur yang tidak menggunakan balok sebagai komponen utama pertama kali diajukan oleh Turner pada tahun 1906. Sistem struktur ini lebih dikenal dengan flat slab. Struktur flat slab didukung oleh kepala kolom dan drop panel, atau tanpa drop panel, atau tanpa kepala kolom. Beberapa peraturan bangunan seperti IS 456:2000, ACI 318-19, EC 2:2004, dan NZS 3101 (Part 1):2006 hanya memberikan pedoman untuk merancang sistem flat slab di bawah beban gravitasi saja. Namun demikian, bangunan flat slab juga banyak dibangun di daerah dengan gempa tinggi yang dapat menyebabkan runtuhnya bangunan akibat beban gempa. Dalam tulisan ini struktur gedung flat slab 10 tingkat hasil rancangan dianalisis menggunakan analisis riwayat waktu respons nonlinier dengan bantuan software OpenSees Navigator menggunakan beberapa rekaman gempa yaitu Kobe (Jepang, 1995), Imperial Valley (California, 1979) dan Tabas (Iran, 1978) yang telah disesuaikan dengan spektra desain kota Yogyakarta. Dari hasil analisis menggunakan OpenSees Navigator diperoleh bahwa story drift yang terjadi masih dalam batas-batas yang disyaratkan dalam peraturan, sehingga gedung yang ditinjau masih dalam batas perencanaan life safety.